GALIA, NURUL (2026) Pendekatan Komunikasi Persuasi Guna Menumbuhkan Motivasi Belajar Generasi Z Putus Sekolah di Desa (Studi Kasus pada Desa Cikembar di Kabupaten Sukabumi Tahun 2026). S2 thesis, Universitas Mercu Buana-Menteng.
|
Text (Cover)
55223120003_NURUL GALIA_01 COVER - Nurul Galia.pdf Download (725kB) |
|
|
Text (Bab 1)
55223120003_NURUL GALIA_02 BAB I - Nurul Galia.pdf Restricted to Registered users only Download (792kB) |
|
|
Text (Bab 2)
55223120003_NURUL GALIA_03 BAB II - Nurul Galia.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
Text (Bab 3)
55223120003_NURUL GALIA_04 BAB III - Nurul Galia.pdf Restricted to Registered users only Download (636kB) |
|
|
Text (Bab 4)
55223120003_NURUL GALIA_05 BAB IV - Nurul Galia.pdf Restricted to Registered users only Download (7MB) |
|
|
Text (Bab 5)
55223120003_NURUL GALIA_06 BAB V - Nurul Galia.pdf Restricted to Registered users only Download (231kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
55223120003_NURUL GALIA_07 DAFTAR PUSTAKA - Nurul Galia.pdf Restricted to Registered users only Download (549kB) |
|
|
Text (Lampiran)
55223120003_NURUL GALIA_08 LAMPIRAN - Nurul Galia.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
Abstract
Fenomena putus sekolah pada Generasi Z di wilayah pedesaan masih menjadi persoalan sosial yang kompleks, tidak hanya dipengaruhi oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh rendahnya harapan masa depan dan kepercayaan diri untuk melanjutkan pendidikan. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan komunikasi yang tidak bersifat normatif, melainkan mampu membangun makna, harapan, dan keyakinan diri secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan komunikasi persuasi dalam menumbuhkan motivasi belajar Generasi Z putus sekolah di Desa Cikembar, Kabupaten Sukabumi Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus intrinsik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Generasi Z putus sekolah serta pihak pendamping. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan Teori Konvergensi Simbolik, Teori Fantasi, dan Teori Motivasi Harapan sebagai kerangka konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi persuasi yang efektif berlangsung melalui tiga tahapan utama, yaitu pembentukan makna bersama tentang pendidikan, konstruksi narasi harapan melalui tema fantasi yang realistis, serta penguatan keyakinan diri (agency) melalui komunikasi empatik dan pendampingan bertahap. Selain itu, saluran komunikasi non- formal seperti forum diskusi kecil, pelatihan keterampilan, dan pendampingan belajar berperan signifikan dalam memperkuat motivasi belajar. Penelitian ini menghasilkan model sintesis pendekatan komunikasi persuasi kontekstual desa yang mengintegrasikan ketiga teori secara berkelanjutan. Kata kunci: Komunikasi Persuasi, Generasi Z, Putus Sekolah, Konstruktivisme, Motivasi Belajar.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
