Studi Identifikasi Titik Rawan Kecelakaan dan Penanganannya pada Ruas Jalan Kota Cibinong, Kabupaten Bogor

JAYANTI, DIKA (2021) Studi Identifikasi Titik Rawan Kecelakaan dan Penanganannya pada Ruas Jalan Kota Cibinong, Kabupaten Bogor. S1-Sarjana thesis, Universitas Mercu Buana Jatisampurna.

[img]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text
lembar pengesahan.pdf

Download (129kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lembar pernyataan.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (186kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Kata Pengantar.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
daftar isi..pdf

Download (78kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar Gambar.pdf

Download (61kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Daftar tabel.pdf

Download (25kB) | Preview
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (168kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[img] Text
daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)

Abstract

ABSTRAK. Ruas jalan yang diamati adalah Ruas jalan kota cibinong kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui area titik rawan kecelakaan ( black spot ) diruas jalan kota cibinong kabupaten Bogor. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk menygetahui penyebab terjadinya kecelakaan diruas jalan tersebut sehingga didapatkan solusi penangannya. Data yang diperlukan dalam proses analisis titik rawan kecelakaan dan penanganannya dikota cibinong adalah data primer yaitu berupa data geometrik jalan, dan kondisi lingkungan. Serta data sekunder berupa peta lokasi dan jumlah penduduk. Dan menggunakan data kecelakaan IRSMS kabupaten Bogor kurun waktu 2016-2017. Dari data kecelakaan tersebut maka didapatkan hasil mana titik koordinat atau segmen jalan yang memiliki itensitas kecelakaan terbanyak dalam kurun waktu 2 tahun. Dari hasil analisa dan survey langsung dilapangan, maka di dapat hasil bahwa ruas jalan raya bogor (6,49 ; 106,844) merupakan area rawan kecelakaan dimana didapatkan dari hasil analisa pemetaan bahwa telah terjadi 5 kali kejadian kecelakaan dalam kurun waktu 2 tahun dan jarak terjauh dari masing-masing titik kecelakaan yaitu sejauh 500 m. Selain itu berdasarkan analisa pembobotan dan kerugian biaya sebesar 45 poin untuk pembobotan berdasarkan keparahan korban dan biaya kerugian akibat kecelakaan sebesar Rp 3.474.309.236,-. hasil analisa dan pengamatan langsung dilokasi black spot dapat disimpulkan beberapa penyebab kecelakaan pada Ruas Jalan Raya bogor (-6,49 ; 106,844 ) yaitu ruas jalan yang lurus dan kondisi jalan yang halus membuat pengendara mengantuk dan cenderung memicu pengendara meacu kencang kendaraanya, tidak adanya rambu diarea U - turn , marka jalan yang sudah memudar bahkan hilang, tidak adanya fasilitas Zebra Cross, dan fungsi trotoar yang digunakan oleh pedagang kaki lima. Adapun penanganan kecelakaan dengan cara memasang rambu hati-hati diarea U - turn, memperbaiki marka jalan yang sudah memudar/hilang, memfasilitasi penyebrang jalan dengan membuat Zebra Cross, dan menindak tegas pedagang kaki lima yang mengambil hak pejalan kaki ( Trotoar ) . Kata kunci : Titik rawan kecelakaan, IRSMS, Pemetaan, pembobotan, penyebab kecelakaan, penanganan black spot.

Item Type: Thesis (S1-Sarjana)
Call Number CD: FT/SIP 18 003
NIM: 41116320086
Uncontrolled Keywords: Titik rawan kecelakaan, IRSMS, Pemetaan, pembobotan, penyebab kecelakaan, penanganan black spot.
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 624 Civil Engineering/Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Nasruddin Mansyur S.Hum
Date Deposited: 11 Jan 2021 08:55
Last Modified: 11 Jan 2021 08:55
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/58985

Actions (login required)

View Item View Item