RIDDER, NANI ANTONIA WIJAYANTI DE (2024) POLA KOMUNIKASI ANTARPRIBADI YANG BISA MENIMBULKAN KEKERASAN DALAM HUBUNGAN BERPACARAN (Studi Kasus pada Pasangan yang Pernah Mengalami Kekerasan dalam Hubungan Berpacaran). S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (HAL COVER)
01 Cover.pdf Download (475kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
02 Abstrak.pdf Download (133kB) | Preview |
|
Text (BAB I)
03 Bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
||
Text (BAB II)
04 Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (343kB) |
||
Text (BAB III)
05 Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
||
Text (BAB IV)
06 Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (380kB) |
||
Text (BAB V)
07 Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (120kB) |
||
Text (DAFTAR PUSTAKA)
08 Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (136kB) |
||
Text (LAMPIRAN)
09 Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (685kB) |
Abstract
Good communication patterns include the ability to listen and understand your partner well, as well as being able to speak honestly and openly without attacking or triggering negative emotions in your partner. The aim of this research is to determine interpersonal communication patterns that can lead to violence in dating relationships. In this research, the approach used is qualitative with a case study method. The results of this research are that in dating relationships, it turns out that we carry out interpersonal communication patterns whether consciously or not. The communication pattern that is as effective as possible is the circular communication pattern. Meanwhile, in terms of communication patterns, what should not be implemented are balanced-divided communication patterns, unbalanceddivided communication patterns, and monopoly communication patterns, because these patterns can create inequality which can lead to conflict and violence. The conclusion of this research is that there is an imbalanced communication pattern - split which can lead to an imbalance of power between partners. Second, emotional tension can increase because circular communication patterns are not implemented, namely a lack of response and no feedback on the partner's feelings and attitudes. Balanced-divided communication patterns often give rise to misunderstandings that can trigger violence. Lastly, monopoly communication patterns can be caused by various things related to power imbalances. The communication patterns that can cause the least violence are secondary and equality communication patterns. Keywords: Communication Patterns, Interpersonal Communication, Dating Relationship, Relationship Violence Pola komunikasi yang baik meliputi kemampuan untuk mendengarkan dan memahami pasangan dengan baik, serta mampu berbicara dengan jujur dan terbuka tanpa menyerang atau memicu emosi negatif pada pasangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola komunikasi antarpribadi yang bisa menimbulkan kekerasan dalam hubungan berpacaran. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini adalah dalam menjalin hubungan berpacaran ternyata kita melakukan pola-pola komunikasi antarpribadi yang dilakukan secara sadar ataupun tidak. Pola komunikasi yang sebaik kurang efektif untuk dilakukan adalah pola komunikasi sirkular. Sedang dalam pola komunikasi, yang seharusnya tidak dilakukan adalah pola komunikasi seimbang-terbelah, pola komunikasi tak imbang-terbelah, dan pola komunikasi monopoli, karena pola-pola tersebut bisa menimbulkan ketimpangan yang dapat berujung pada konflik dan kekerasan. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya pola komunikasi tak seimbang – terbelah yang dapat menimbulkan ketimpangan kekuasaan antar pasangan. Kedua, ketegangan emosional dapat meningkat karena tidak diterapkannya pola komunikasi sirkular, yaitu kurangnya respon dan tidak adanya umpan balik terhadap perasaan dan sikap pasangan. Pola komunikasi yang seimbang-terbelah sering menimbulkan kesalahpahaman dapat memicu kekerasan. Terakhir, pola komunikasi monopoli yang dapat disebabkan oleh berbagai hal terkait dengan ketidakseimbangan kekuasaan. Pola komunikasi yang paling sedikit dapat menimbulkan kekerasan adalah pola komunikasi sekunder dan equality. Kata Kunci: Pola Komunikasi, Komunikasi Antarpribadi, Hubungan Berpacaran, Kekerasan dalam Hubungan.
Actions (login required)
View Item |