SIMAMORA, YANTONO (2026) RANCANGAN SISTEM DIGITALISASI UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI & QUALITY MELALUI METODE SELECTIVE QC 7 TOOLS & PENDEKATAN DESIGN THINKING DI INDUSTRI OTOMOTIF. S2 thesis, Universitas Mercu Buana-Menteng.
|
Text (Cover)
5532312003_Yantono Simamora_01 Cover - Yantono simamora (1).pdf Download (555kB) |
|
|
Text (Bab 1)
5532312003_Yantono Simamora_02 BAB-1 - Yantono simamora.pdf Restricted to Registered users only Download (254kB) |
|
|
Text (Bab 2)
5532312003_Yantono Simamora_03 BAB-2 - Yantono simamora.pdf Restricted to Registered users only Download (260kB) |
|
|
Text (Bab 3)
5532312003_Yantono Simamora_04 BAB-3 - Yantono simamora.pdf Restricted to Registered users only Download (145kB) |
|
|
Text (Bab 4)
5532312003_Yantono Simamora_05 BAB-4 - Yantono simamora.pdf Restricted to Registered users only Download (693kB) |
|
|
Text (Bab 5)
5532312003_Yantono Simamora_06 BAB-5 - Yantono simamora.pdf Restricted to Registered users only Download (36kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
5532312003_Yantono Simamora_07 Daftar Pustaka - Yantono simamora.pdf Restricted to Registered users only Download (170kB) |
|
|
Text (Lampiran)
5532312003_Yantono Simamora_08 Lampiran - Yantono simamora.pdf Restricted to Registered users only Download (122kB) |
Abstract
Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah Efektivitas Peralatan Keseluruhan (OEE) perusahaan, yang masih di bawah target, dengan pencapaian rata-rata 72%, menunjukkan kerugian produktivitas yang signifikan dan aktifitas produksi yang tidak efisien. Tekanan eksternal seperti persaingan global, ketidakpastian ekonomi, dan peningkatan tingkat Upah Minimum Regional (UMP) semakin mempercepat kebutuhan transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing. Studi ini bertujuan untuk merancang sistem digitalisasi untuk mengatasi inefisiensi operasional dan kualitas produksi yang rendah yang disebabkan oleh ketergantungan pada proses manual di industri komponen otomotif. Penelitian ini mengusulkan sistem digitalisasi terintegrasi dengan menggabungkan metode selective QC 7 Tools dan pendekatan Design Thinking. selective QC 7 Tools diterapkan untuk mengidentifikasi akar penyebab inefisiensi operasional, sementara kerangka kerja Design Thinking yang terdiri dari tahap empati, definisi, ide, prototipe, dan pengujian digunakan untuk mengembangkan solusi digital yang berpusat pada pengguna. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan kinerja OEE sebesar 11% dan peningkatan akurasi dalam pemantauan dan pengendalian produksi. Analisis keuangan menunjukkan bahwa sistem ini membutuhkan investasi awal sebesar Rp 1.747.900.000 dan menghasilkan penghematan operasional tahunan sebesar Rp 1.699.968.000, dengan periode pengembalian modal (payback period) selama 1,03 tahun. Lebih lanjut, investasi ini mencapai pengembalian investasi (ROI) sebesar 385,72% dalam waktu lima tahun. Temuan ini menegaskan bahwa sistem digitalisasi yang diusulkan efektif secara operasional dan layak secara ekonomi untuk mendukung kinerja manufaktur berkelanjutan. Kata kunci: Sistem Digitalisasi, Operasional Efisiensi, Perbaikan Kualitas, Selective QC 7 Tools, Pendekatan Design Thinking, Industri Otomotif
Actions (login required)
![]() |
View Item |
