ROSILAWATI, GYA (2026) RESEPSI FOLLOWERS MENGENAI PERSONAL BRANDING VERRELL BRAMASTA SEBAGAI POLITISI MUDA DI INSTAGRAM @BRAMASTAVRL. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta - Menteng.
|
Text (COVER)
44222010040_Gya Rosilawati_ 01 Sampul - Gya Rosilawati.pdf Download (4MB) |
|
|
Text (BAB 1)
44222010040_Gya Rosilawati_02 Bab 1 - Gya Rosilawati.pdf Restricted to Registered users only Download (351kB) |
|
|
Text (BAB 2)
44222010040_Gya Rosilawati_03 Bab 2 - Gya Rosilawati.pdf Restricted to Registered users only Download (205kB) |
|
|
Text (BAB 3)
44222010040_Gya Rosilawati_04 bab 3 - Gya Rosilawati.pdf Restricted to Registered users only Download (170kB) |
|
|
Text (BAB 4)
44222010040_Gya Rosilawati_05 bab 4 - Gya Rosilawati.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 5)
44222010040_Gya Rosilawati_ 06 bab 5 - Gya Rosilawati.pdf Restricted to Registered users only Download (114kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
44222010040_Gya Rosilawati_07 Daftar pustaka - Gya Rosilawati.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
44222010040_Gya Rosilawati_08 Lampiran - Gya Rosilawati.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Personal branding merupakan cara seseorang membentuk dan menampilkan citra dirinya di mata publik, khususnya melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana followers memaknai personal branding Verrell Bramasta sebagai politisi muda melalui akun Instagram @bramastavrl. Penelitian ini menggunakan Teori Resepsi Stuart Hall yang menjelaskan proses penerimaan pesan melalui tiga posisi, yaitu hegemonik dominan, negosiasi, dan oposisi. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan konsep personal branding Peter Montoya yang meliputi spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, kenampakan, kesatuan, keteguhan, dan nama baik. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan sepuluh followers aktif akun Instagram @bramastavrl, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi unggahan Instagram. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan berada pada posisi hegemonik dominan, yaitu menerima personal branding Verrell Bramasta secara positif dan utuh sesuai dengan konten yang ditampilkan. Sebagian informan berada pada posisi negosiasi karena menyesuaikan pesan yang diterima dengan pengalaman dan pandangan pribadi. Sementara itu, beberapa informan berada pada posisi oposisi karena menilai personal branding yang ditampilkan belum sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi dan fokus isu yang diharapkan. Kata Kunci : Personal branding , Instagram, Resepsi khalyak
Actions (login required)
![]() |
View Item |
