UPAYA PERBAIKAN PADA ASSEMBLY PROSES BUILDING UNTUK MENGURANGI JUMLAH DEFECT PADA GREEN TIRE DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMEADI PT. GTR

HARIADI, SLAMET (2020) UPAYA PERBAIKAN PADA ASSEMBLY PROSES BUILDING UNTUK MENGURANGI JUMLAH DEFECT PADA GREEN TIRE DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMEADI PT. GTR. S1-Sarjana thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
1. HAL COVER.pdf

Download (35kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
4. ABSTRAK.pdf

Download (41kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
2. LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
3. LEMBAR PEGESAHAN.pdf

Download (212kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KATA PENGANTAR)
6. KATA PENGANTAR.pdf

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR TABEL)
8. DAFTAR TABEL.pdf

Download (39kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR GAMBAR)
9. DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (41kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
10. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (122kB)
[img] Text (BAB II)
11. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img] Text (BAB III)
12. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text (BAB IV)
13. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (727kB)
[img] Text (BAB V)
14. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (853kB)
[img] Text (BAB VI)
15. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (42kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (464kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
17. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (825kB)

Abstract

PT. GTR, dalam beberapa program pengendalian kualitas yang sudah dilakukan perusahaan belum berdampak maksimal terhadap kualitas produk yang dihasilkan seringkali masih belum memenuhi standar, terbukti jumlah defect pada Green tirepada proses building masih berada diluar batas yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu 0.08%. Oleh karena itu perusahaan harus segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap proses produksi yang berlangsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Failure Mode and EffectsAnalysis(FMEA) untuk mengidentifikasi dan menganalisa kegagalan yang terjadi selama proses produksi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa faktor-faktor penyebab defect, serta melakukan perbaikan untuk mengurangi jumlah defect pada green tire. Pada penelitian ini terdapat sepuluh mode kegagalan, Berdasarkan perhitungan nilai Risk Priority Number (RPN) terdapat 3 nilai RPN tertinggi. Mode kegagalan dengan nilai RPN tertinggi Jointless lepas dari roll stand dengan nilai RPN sebesar 567. Mode kegagalan kedua adalah terjadi getaran di shaft roll dengan nilai RPN sebesar 504. Sedangkan di urutan ketiga memiliki mode kegagalan jointless terselip diantara roll dan stopper roll dengan nilai RPN sebesar 448. Untuk tujuh mode kegagalan lainnya yaitu lock shaft roll tidak ada, Bearing dancing roll jebol, jointless gulung di roll pemutar, Belum ada standart pemasangan alur jointless pada dancing roll dan operator memasang alur jointless berbeda-beda, Sensor jointlessmati/tidak berfungsi, Baut dudukan limit sensor midle kendur, Tidak adanya prosedur pencegahan Defect jointless ketarik. Upaya perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan diatas antara lain: Memodifikasi rollstand semula panjang roll stand adalah 70 mm dirubah menjadi keukuran 100 mm, Menambah baut dudukan Shield shaft roll stand 2 pcs dirubah menjadi 4 pcs, Memodifikasi roll bantal yang semula panjang roll bantal 50 mm dirubah ke 80 mm, Membuat lock shaft roll buat pengunci dibagian shaft roll material jointless dipasang lock shaft roll, Mengganti bearing dancing roll dengan yang baru, Melakukan penambahan roll pemisah pada dancing rolldan perubahan alur jointless, Studypemasangan material alur Jointless pada dancing roll dan membuat standart pemasangan alur material jointless, Mengganti sensor dengan yang baru, Melakukan penggantian baut dudukan limit sensor Midle, Membuatan Instruksi Kerja Lapangan (IKL) prosedur pencegahan jointless ketarik.Setelah dilakukan perbaikan jumlah defect pada Green tire berkurang dari sebelumnya 165 pcs menjadi 75 pcs per bulan.Kata kunci : kecacatan produk, Green tire, Pengendalian kualitas, Failure mode and effects analysis (FMEA), risk priority number (RPN)

Item Type: Thesis (S1-Sarjana)
NIM: 41615120060
Uncontrolled Keywords: kecacatan produk, Green tire, Pengendalian kualitas, Failure mode and effects analysis (FMEA), risk priority number (RPN)
Subjects: 000 Computer Science, Information and General Works/Ilmu Komputer, Informasi, dan Karya Umum > 020 Library and Information Sciences/Perpustakaan dan Ilmu Informasi > 025 Operations, Archives, Information Centers/Operasional Perpustakaan, Arsip dan Pusat Informasi, Pelayanan dan Pengelolaan Perpustakaan > 025.3 Bibliographic Analysis and Control/Bibliografi Analisis dan Kontrol Perpustakaan > 025.34 Cataloging, Classification, Indexing of Special Materials/Pengatalogan, Klasifikasi, Pengindeksan Bahan Tertentu > 025.344 Machine-Readable Materials/Bahan yang Dapat Dibaca Mesin
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 621 Applied Physics/Fisika terapan
600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu > 680.1-680.9 Standard Subdivisions of Manufacture For Specific Uses/Subdivisi Standar Dari Industri Pembuatan Produk Untuk Penggunaan Tertentu
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Dede Muksin Lubis
Date Deposited: 08 May 2020 05:20
Last Modified: 08 May 2020 05:20
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/55796

Actions (login required)

View Item View Item