LESTARI, NADIRAH YUNI (2026) REPRESENTASI SILENT TREATMENT DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA DRAMA KOREA MR. PLANKTON. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (HAL COVER)
01 COVER.pdf Download (522kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
02 BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (111kB) |
||
|
Text (BAB II)
03 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (367kB) |
||
|
Text (BAB III)
04 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (856kB) |
||
|
Text (BAB IV)
05 BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
06 BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
07 DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (342kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
08 LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (146kB) |
Abstract
This study aims to analyze the representation of silent treatment in interpersonal communication within the Korean drama Mr. Plankton. Silent treatment refers to the behavior of deliberately remaining silent, ignoring, avoiding interaction, or refusing to express feelings openly, which can significantly affect the dynamics of interpersonal relationships. The drama Mr. Plankton was selected as the research object due to its portrayal of complex character relationships through emotional conflicts, rejection, neglect, withdrawal, and the use of both verbal and nonverbal communication. This research employs a qualitative approach using Klaus Krippendorff's content analysis method. The data consist of dialogues, facial expressions, body language, gestures, acts of silence, physical withdrawal, and responses among characters in selected scenes from the drama Mr. Plankton. Analysis was conducted on 11 selected scenes across 10 episodes, with attention to the context of interpersonal communication, behavioral forms, purposes, and the impact of silent treatment on character relationships. The findings reveal that silent treatment is represented through various forms, including complete silence, deflective responses, deceptive statements to conceal reality, avoidance of eye contact, physical withdrawal, empty stares, flat facial expressions, as well as gestures and touch such as hugs and hand grips. This study identifies six main categories of silent treatment representation: (1) rejection and emotional neglect, (2) escapism from reality, (3) passive compliance to avoid conflict, (4) expression of pain and betrayal, (5) protective silence toward loved ones, and (6) reconciliation through nonverbal communication. Thus, Mr. Plankton represents silent treatment as a multidimensional communication phenomenon. Silence functions not only as a form of rejection, punishment, or conflict avoidance but also as a means of self-protection, expression of affection, and reconciliation in interpersonal relationships. Keywords: Silent Treatment, Interpersonal Communication, Nonverbal Communication, Korean Drama Mr. Plankton, Qualitative Content Analysis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi silent treatment dalam komunikasi interpersonal pada drama Korea Mr. Plankton. Silent treatment merupakan perilaku mendiamkan, mengabaikan, menghindari interaksi, atau menolak menyampaikan perasaan secara terbuka yang dapat memengaruhi dinamika hubungan interpersonal. Drama Mr. Plankton dipilih karena menampilkan kompleksitas hubungan antarkarakter melalui konflik emosional, penolakan, pengabaian, penarikan diri, serta penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi model Klaus Krippendorff. Data penelitian berupa dialog, ekspresi wajah, bahasa tubuh, gestur, tindakan diam, penarikan diri secara fisik, serta respons antarkarakter yang terdapat dalam adegan-adegan drama Mr. Plankton. Analisis dilakukan terhadap 11 adegan terpilih dari 10 episode dengan memperhatikan konteks komunikasi interpersonal, bentuk perilaku, tujuan, serta dampak silent treatment terhadap hubungan antarkarakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silent treatment direpresentasikan melalui berbagai bentuk, yaitu diam total, jawaban menghindar, kebohongan untuk menutupi kenyataan, penghindaran kontak mata, penarikan diri secara fisik, tatapan kosong, ekspresi wajah datar, serta gestur dan sentuhan seperti pelukan dan genggaman tangan. Penelitian ini menemukan enam kategori utama representasi silent treatment, yaitu: (1) penolakan dan pengabaian emosional, (2) pelarian dari realitas, (3) kepatuhan pasif untuk menghindari konflik, (4) ekspresi rasa sakit dan pengkhianatan, (5) perlindungan terhadap orang yang dicintai, dan (6) rekonsiliasi melalui komunikasi nonverbal. Dengan demikian, Mr. Plankton merepresentasikan silent treatment sebagai fenomena komunikasi yang multidimensional. Keheningan tidak hanya berfungsi sebagai bentuk penolakan, hukuman, atau penghindaran konflik, tetapi juga dapat menjadi sarana perlindungan diri, penyampaian kasih sayang, dan rekonsiliasi dalam hubungan interpersonal. Kata kunci: Silent Treatment, Komunikasi Interpersonal, Komunikasi Nonverbal, Drama Korea Mr. Plankton, Analisis Isi Kualitatif.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 44222110026 |
| Uncontrolled Keywords: | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi silent treatment dalam komunikasi interpersonal pada drama Korea Mr. Plankton. Silent treatment merupakan perilaku mendiamkan, mengabaikan, menghindari interaksi, atau menolak menyampaikan perasaan secara terbuka yang dapat memengaruhi dinamika hubungan interpersonal. Drama Mr. Plankton dipilih karena menampilkan kompleksitas hubungan antarkarakter melalui konflik emosional, penolakan, pengabaian, penarikan diri, serta penggunaan komunikasi verbal dan nonverbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi model Klaus Krippendorff. Data penelitian berupa dialog, ekspresi wajah, bahasa tubuh, gestur, tindakan diam, penarikan diri secara fisik, serta respons antarkarakter yang terdapat dalam adegan-adegan drama Mr. Plankton. Analisis dilakukan terhadap 11 adegan terpilih dari 10 episode dengan memperhatikan konteks komunikasi interpersonal, bentuk perilaku, tujuan, serta dampak silent treatment terhadap hubungan antarkarakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silent treatment direpresentasikan melalui berbagai bentuk, yaitu diam total, jawaban menghindar, kebohongan untuk menutupi kenyataan, penghindaran kontak mata, penarikan diri secara fisik, tatapan kosong, ekspresi wajah datar, serta gestur dan sentuhan seperti pelukan dan genggaman tangan. Penelitian ini menemukan enam kategori utama representasi silent treatment, yaitu: (1) penolakan dan pengabaian emosional, (2) pelarian dari realitas, (3) kepatuhan pasif untuk menghindari konflik, (4) ekspresi rasa sakit dan pengkhianatan, (5) perlindungan terhadap orang yang dicintai, dan (6) rekonsiliasi melalui komunikasi nonverbal. Dengan demikian, Mr. Plankton merepresentasikan silent treatment sebagai fenomena komunikasi yang multidimensional. Keheningan tidak hanya berfungsi sebagai bentuk penolakan, hukuman, atau penghindaran konflik, tetapi juga dapat menjadi sarana perlindungan diri, penyampaian kasih sayang, dan rekonsiliasi dalam hubungan interpersonal. Kata kunci: Silent Treatment, Komunikasi Interpersonal, Komunikasi Nonverbal, Drama Korea Mr. Plankton, Analisis Isi Kualitatif. |
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology/Psikologi > 153 Conscious Mental Process and Intelligence/Intelegensia, Kecerdasan Proses Intelektual dan Mental > 153.6 Communication Psychology/Psikologi Komunikasi > 153.69 Nonverbal Communication/Komunikasi Nonverbal 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations/Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal 400 Language/Bahasa > 400. Language/Bahasa > 401 Philosopy and Theory/Filsafat dan Teori Bahasa > 401.4 Language and Communication, Lexicology/Bahasa dan Komunikasi, Leksikologi > 401.41 Semiotics/Semiotik 600 Technology/Teknologi > 650 Management, Public Relations, Business and Auxiliary Service/Manajemen, Hubungan Masyarakat, Bisnis dan Ilmu yang Berkaitan > 659 Advertising and Public Relations/Periklanan, Reklame, Pariwara, Iklan, Sponsor, Humas, Hubungan Masyarakat > 659.2 Public Relations/Hubungan Masyarakat |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | khalimah |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 08:32 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 08:32 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/103796 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
