GAYA HIDUP REMAJA MELALUI KOREAN WAVE DI KOTA SERANG (Studi Deskriptif Terhadap Gaya Hidup Komunitas Army Banten)

MILLAH, HAFIDHOTU (2020) GAYA HIDUP REMAJA MELALUI KOREAN WAVE DI KOTA SERANG (Studi Deskriptif Terhadap Gaya Hidup Komunitas Army Banten). S1 thesis, Universitas Mercu Buana.

[img]
Preview
Text (HALAMAN COVER)
1. Halaman Judul.pdf

Download (415kB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
2. Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (135kB)
[img] Text (BAB 2)
3. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (276kB)
[img] Text (BAB 3)
4. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (137kB)
[img] Text (BAB 4)
5. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (401kB)
[img] Text (BAB 5)
6. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (25kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (240kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
8. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (537kB)

Abstract

Nowdays, Korean Wave has a great influence for people in the world. The phenomenon of the increasing popularity of the entertainment and cultural world of South Korea in Asia and the World. A phenomenon has now gained high awareness in the world. Korean Wave which includes three forms of media, namely pop music (K-Pop), television drama series (KDrama), and Korean films (K-Movies). The impact felt in Indonesia is that more and more people are attracted to this Korean Wave. This has an impact on changes in behavior or lifestyle in society, especially teenagers who are in the Banten Army community as a fan of Korean boy band called Bangtan Boys (BTS). Therefore, researchers are interested in conducting research on adolescent lifestyles in the Banten Army community, this departs from the postpositivism paradigm, this study discusses the lifestyle of adolescent Banten Army communities through the Korean wave that outlines the style, style, and consumptive culture using research methods descriptive qualitative by using De Fleur's cultural norm theory, in this case analyzing how the media develop culture, knowledge, norms and values about society and the meaning of signs of the Korean Wave. The results of this study can be concluded about the lifestyles of adolescents who experience changes with the Korean wave after they joined the Banten Army community of Korean culture that they saw and received, over time it became a habit and incarnated as a lifestyle in terms of dress, language, culture consumed making their lifestyle means that their identities are different from others, so that others can distinguish between the Banten ARMY community and other communities. Keywords: lifestyle, Mass Media & Cultural Norm Theory Dunia saat ini tengah dilanda hysteria Korean Wave. Fenomena meningkatnya popularitas dunia hiburan dan budaya korea selatan di Asia dan Dunia. Suatu fenomena kini meraih kesadaran tinggi di dunia. Korean Wave dimana mencakup tiga bentuk media, yaitu musik pop (K-Pop), serial drama televisi (K-Drama), dan film-film korea (K-Movies). Dampak yang dirasakan di Indonesia adalah semakin banyaknya masyarakat tertarik dengan Korean Wave ini. Hal ini berdampak pada perubahan perilaku atau gaya hidup pada masyarakat khususnya remaja pada komunitas Army Banten sebagai salah satu fans boyband Korea yang bernama Bangtan Boys (BTS). Maka dari itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang gaya hidup remaja pada komunitas Army Banten, ini berangkat dari paradigma postpositivisme, penelitian ini berupaya menggambarkan bagaimana gaya hidup remaja komunitas Army Banten melalui korean wave yang mengambarkan gaya berpakaian, gaya berbicara, dan budaya konsumtif dengan menggunakan metode penelitian deskiptif kualitatif dengan menggunakan teori norma budaya De Fleur, dalam hal ini menganalisis bagaimana media mempengaruhi kebudayaan, pengetahuan, norma- norma dan nilai suatu masyarakat dan pemaknaan akan tanda-tanda Korean Wave. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan mengenai gaya hidup remaja yang mengalami perubahan dengan korean wave setelah mereka bergabung dengan komunitas Army Banten budaya Korea yang mereka lihat dan mereka terima, lama kelamaan menjadi kebiasaan dan menjelma sebagai gaya hidup dari segi berpakaian, bahasa, budaya yang dikonsumsi menjadikan gaya hidup yang mereka miliki mengartikan bahwa identitas mereka berbeda dari yang lainnya, sehingga orang lain dapat membedakan antara komunitas ARMY Banten dengan komunitas lainnya. Kata Kunci: Gaya Hidup, Media Massa & Teori Norma Budaya

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FK/PR. 20 007
NIM/NIDN Creators: 44217010176
Uncontrolled Keywords: Gaya Hidup, Media Massa & Teori Norma Budaya
Subjects: 100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 170 Ethics, Moral Philosophy/Etika, Filsafat Moral > 174 Occupational Ethics/Etika Jabatan, Etika Profesi
100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 170 Ethics, Moral Philosophy/Etika, Filsafat Moral > 174 Occupational Ethics/Etika Jabatan, Etika Profesi > 174.2 Medical Ethics Professions/Etika Medis, Etika Kesehatan
100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 170 Ethics, Moral Philosophy/Etika, Filsafat Moral > 174 Occupational Ethics/Etika Jabatan, Etika Profesi > 174.2 Medical Ethics Professions/Etika Medis, Etika Kesehatan > 174.24 Questions of Life and Death/Pertanyaan tentang Hidup dan Mati
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Hubungan Masyarakat
Depositing User: Dede Muksin Lubis
Date Deposited: 22 Mar 2022 15:01
Last Modified: 03 Mar 2023 08:46
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/58626

Actions (login required)

View Item View Item