SALSABILA, KANIA (2026) KOMUNIKASI GASTRONOMI DALAM TAYANGAN NETFLIX MIDNIGHT DINER SEASON 1. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta - Menteng.
|
Text (COVER)
44222110041 - Kania Salsabila - 01 Cover - backup kanes.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
44222110041 - Kania Salsabila - 02 Bab 1 - backup kanes.pdf Restricted to Registered users only Download (439kB) |
|
|
Text (BAB 2)
44222110041 - Kania Salsabila - 03 Bab 2 - backup kanes.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text (BAB 3)
44222110041 - Kania Salsabila - 04 Bab 3 - backup kanes.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 4)
44222110041 - Kania Salsabila - 05 Bab 4 - backup kanes.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 5)
44222110041 - Kania Salsabilla - 06 Bab 5 - backup kanes.pdf Restricted to Registered users only Download (58kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
44222110041 - Kania Salsabila - 08 Daftar Pustaka - backup kanes.pdf Restricted to Registered users only Download (261kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
44222110041 - Kania Salsabila - 09 Lampiran - backup kanes.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Gastronomi berkembang sebagai suatu bentuk diplomasi publik yang memanfaatkan aspek kuliner untuk menciptakan citra positif suatu negara melalui pendekatan budaya. Munculnya platform digital seperti Netflix telah memperluas distribusi tayangan budaya lintas negara sehingga serial televisi dapat berfungsi sebagai media untuk menyampaikan nilai-nilai, identitas dan budaya kuliner kepada audiens di seluruh dunia. Midnight Diner Season 1 adalah serial dari Jepang yang menampilkan makanan sebagai elemen penting dalam kehidupan sehari-hari tokohnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi gastronomi yang ada dalam tayangan Midnight Diner Season 1 serta mengidentifikasi konstruksi makanan sebagai media komunikasi budaya yang mendukung citra Jepang di tingkat internasional. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis dengan menggunakan penekatan kualitatif. Analisis dilakukan menggunakan model SPEAKING dari Dell Hymes yang meliputi Setting and Scence, Participants, Ends, Act Sequence, Key, Instrumentalities, Norms dan Genre. Data diperoleh melalui observasi seluruh episode Midnight Diner Season 1 di Netflix, studi dokumentasi dan kajian pustaka. Analisis dilakukan secara interpretatif untunk mengidentifikasi makna komunikasi, representasi budaya dan unsur gastronomi dalam dialog, interaksi serta penyajian kuliner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi gastronomi dibentuk melalui komunikasi sehari-hari dengan makanan sebagai sarana untuk menyampailakn nilai budaya Jepang. Analisis SPEAKING mengidentifikasi Izakaya sederhana sebagai ruang interaksi sosial yang terbuka, makanan berfungsi sebagai sarana membangun hubungan interpersonal, rasa empati dan ikatan emosional, serta makanan sebagai pemicu cerita dan refleksi tentang kehidupan. Genre drama Slice of Life menyampaikan nilai-nilai budaya secara tersirat melalui pendekatan Soft Power. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Midnight Diner Season 1 berperan sebagai media komunikasi budaya yang mencerminkan identitas Jepang serta mendukung gastronomi dan pembangunan citra positif negara di tingkat global. Kata Kunci: Gastronomi; Netflix;SPEAKING; Komunikasi Budaya
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 44222110041 |
| Uncontrolled Keywords: | Gastronomi; Netflix;SPEAKING; Komunikasi Budaya |
| Subjects: | 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | CLAUDIA ASTRIANI |
| Date Deposited: | 03 Oct 2026 01:51 |
| Last Modified: | 03 Oct 2026 01:51 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/104233 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
