PENGARUH PENGGUNAAN ABU ECENG GONDOK SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON

Rusliana, Tisna Nur (2020) PENGARUH PENGGUNAAN ABU ECENG GONDOK SEBAGAI SUBTITUSI SEMEN PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON. S1-Sarjana thesis, Universitas Mercu Buana Jatisampurna.

[img]
Preview
Text
1. Cover.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Lembar Pengesahan.pdf

Download (232kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Surat Pernyataan Keaslian Karya.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Kata Pengantar.pdf

Download (72kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Daftar Isi.pdf

Download (29kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Daftar Tabel.pdf

Download (24kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Daftar Gambar.pdf

Download (23kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. Daftar Lampiran.pdf

Download (23kB) | Preview
[img] Text
10. BAB 1 Pendahuluan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (117kB)
[img] Text
12. BAB 3 Metode Penelitian.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text
11. BAB 2 Tinjauan Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (353kB)
[img] Text
13. BAB 4 Hasil dan Analisis Penelitian.pdf
Restricted to Registered users only

Download (554kB)
[img] Text
14. BAB 5 Penutup.pdf
Restricted to Registered users only

Download (28kB)
[img] Text
15. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (121kB)
[img] Text
16. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (417kB)

Abstract

ABSTRAK Beton adalah sebuah bahan bangunan komposit yang terbuat dari campuran beberapa material seperti agregar halus (pasir), agregat kasar (kerikil), air dan bahan perekat semen. Seiring perkembang zaman, inovasi beton sangat diperlukan di bidang konstruksi, karena tidak menutup kemungkinan bahwa material sumber daya alam yaitu pasir, kerikil, semen, dan air semakin lama semakin menipis. Eceng gondok merupakan salah satu jenis tumbuhan air mengapung. Eceng gondok termasuk tumbuhan air yang sangat berguna jika populasinya dapat dikendalikan. Sebaliknya, eceng gondok juga dapat mengganggu lingkungan jika populasinya tidak dapat dikendalikan dapat merusak ekosistem air atau lingkungan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan abu eceng gondok sebagai bahan substitusi semen ditinjau dari kuat tekan beton. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan total benda uji 48 sampel berbentuk kubus dengan ukuran 10cm x 10cm x 10cm menggunakan variasi subtitusi abu eceng gondok 0%, 2,5%, 5%, dan 7,5% dari total berat semen. Benda uji akan di uji slump untuk mengetahui workability dan kuat tekan pada hari ke 7, 14, 21, dan 28. Hasilnya menunjukan bahwa semakin banyak persentase abu eceng gondok pada campuran beton, menyebabkan terjadinya penurunan nilai slump, hal ini disebabkan karena berat jenis abu eceng gondok yang lebih kecil dari semen. Dari hasil uji kuat tekan di dapat nilai tertinggi yaitu pada variasi subtitusi 2,5% dengan mencapai kuat tekan hancur rata-rata yaitu 14,243 MPa. Sedangkan beton dengan subtitusi 0%, 2,5% dan 7,5% mendapatkan hasil 13,570 MPa, 11,642 MPa, dan 12,169 MPa. Maka didapatkan kesimpulan bahwa beton tersebut masuk kedalam kategori beton mutu rendah (10-<15 MPa) yang umumnya digunakan untuk struktur ringan seperti lantai kerja, trotoar, dan juga plesteran. Kata Kunci : Bahan Ramah Lingkungan, Abu Eceng Gondok, Beton, Kuat Tekan. ABSTRACT Concrete is a composite material building that is produced by mixing some of materials such as fine aggregate, coarse aggregate, water, and cement adhesive. As time goes by, the innovation of concrete is very necessary in the sector of construction, because there’s possibility that during periods of time, natural resources such as sand, pebble, cement, and water turns out to be scarce. Water hyacinth is an aquatic plant. Water hyacinth is very useful if the population is under control. Otherwise, water hyacinth can interfere the environment as long as the population isn’t well-controlled and can be a damage to the ecosystem or aquatic environment. This research aims to find out the impact of using water hyacinth ash as an ingredient substitution for cement by reviewing the pressure of the concrete. This research is using experimental method with a total of 48 cube-shaped test objects with the size 10 cm x 10 cm x 10 cm using 0%, 2,5%, 5%, 7,5% variation of water hyacinth ash composition from weight of cement adhesive. The object will be tested for slump in order to find out the workability and the pressure on 7, 14, 21, and 28 days. The result showed that the more percentage of water hyacinth ash in the concrete mixture implicates the decreasing value of the slump. this is due to the density of water hyacinth ash which is lighter than cement. In accordance to the pressure test, the highest score obtained is 2.5% at substitution variation by reaching the average pressure 14,243 MPa. mean while the concrete with 0%, 2,5% & 7,5% substitutions get the 13,570 MPa, 11,642 MPa, and 12,169 MPa results. So the conclusion is the concrete is included in low quality concrete category (10-<15 MPa) which is generally used for a lightweight structures such as lean concrete, sidewalk, and plaster. Keywords : Environmentally Friendly Materials, Water Hyacinth Ash, Concrete, Compressive Strength

Item Type: Thesis (S1-Sarjana)
Call Number CD: FT/SIP 19 006
NIM: 41115210006
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Bahan Ramah Lingkungan, Abu Eceng Gondok, Beton, Kuat Tekan.
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 624 Civil Engineering/Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Nasruddin Mansyur S.Hum
Date Deposited: 14 Mar 2020 09:49
Last Modified: 14 Mar 2020 09:49
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/55588

Actions (login required)

View Item View Item