EVALUASI RISIKO ERGONOMI PROSES PEMBUATAN GONG DI GONG FACTORY BOGO

SETIO, HERAWAN (2018) EVALUASI RISIKO ERGONOMI PROSES PEMBUATAN GONG DI GONG FACTORY BOGO. S2 thesis, Universitas Mercu Buana.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text (COVER)
Halaman Judul.pdf

Download (34kB) | Preview
[img]
Preview
Text (PENGESAHAN)
Lembar Pengesahan.pdf

Download (118kB) | Preview
[img]
Preview
Text (PERNYATAAN)
Lembar Pernyataan.pdf

Download (110kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KATA PENGANTAR)
Kata Pengantar.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR TABEL)
Daftar Tabel.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR GAMBAR)
Daftar Gambar.pdf

Download (106kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (116kB)
[img] Text (BAB II)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB)
[img] Text (BAB III)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (120kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)
[img] Text (BAB VI)
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)

Abstract

Perhatian akan kesehatan yang dirasakan oleh pekerja di Industri Kecil Menengah (IKM) di Indonesia dirasakan masih kurang. Gong Factory Bogor merupakan salah satu IKM yang memproduksi alat musik tradisional Gong. Dalam proses pembuatan Gong ditemukan beberapa kondisi yang tidak ergonomis diantaranya posisi kerja yang tidak normal, sehingga menyebabkan terjadinya penurunan tingkat produktivitas kerja. Evaluasi risiko ergonomi akan dilakukan untuk menilai risiko ergonomi pada proses pembuatan Gong. Metode yang digunakan untuk mengukur prevelansi MSDs adalah kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan untuk mengukur tingkat risiko menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA). Prevelansi MSDs secara individu, diketahui bahwa 20% pekerja berada dalam tingkat risiko rendah, berarti belum diperlukan adanya perbaikan; persentase tingkat risiko sedang sebesar 66,67%, hasil ini memungkinkan diperlukan adanya perbaikan; dan sekitar 13,33% pekerja memerlukan tindakan perbaikan dengan segera. Hasil dari pengukuran dengan menggunakan RULA dan REBA bahwa pekerjaan penempaan mendapatkan nilai 14, kondisi membutuhkan perbaikan postur kerja dan fasilitas dengan segera. Rekomendasi dengan perancangan alat bantu bersifat Knock Down dengan handle alat bantu yang diperpanjang, akan membantu memperbaiki postur tubuh pekerja saat melakukan proses penempaan.

Item Type: Thesis (S2)
Call Number CD: CDT/MTI/2018/001
Call Number: 53/MTI/2018/001
NIM: 55315110016
Uncontrolled Keywords: Ergonomi, Prevelansi Musculoskeletal Disorder (MSDs), Nordic Body Map (NBM), Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA)
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 630 Agriculture and Related Technologies/Pertanian dan Teknologi Terkait
Divisions: Pascasarjana > Magister Teknik Industri
Depositing User: Rokhyudi
Date Deposited: 25 Jan 2018 03:53
Last Modified: 25 Jan 2018 03:53
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/40376

Actions (login required)

View Item View Item