ADRIYANTO, MUHAMMAD DANDI (2026) ANALISIS RESEPSI GEN Z TENTANG AKSI KAMPANYE BOIKOT MEREK PADA AKUN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @GERAKANBDS. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (Halaman Cover)
COVER.pdf Download (757kB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (414kB) |
||
|
Text (Bab 2)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) |
||
|
Text (Bab 3)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (103kB) |
||
|
Text (BAB 4)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (558kB) |
||
|
Text (Bab 5)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (76kB) |
||
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (162kB) |
||
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (431kB) |
Abstract
Penelitian ini menelaah resepsi Generasi Z terhadap pesan kampanye boikot merek yang dipublikasikan melalui akun Instagram Gerakan BDS (@gerakanbds) dengan menggunakan teori encoding–decoding yang dikemukakan oleh Stuart Hall. Analisis diarahkan pada bagaimana audiens menafsirkan pesan tersebut serta menempatkan hasil pemaknaannya ke dalam kategori hegemoni dominan, negosiasi, atau oposisi. Variabel utama yang dikaji adalah resepsi Generasi Z terhadap pesan kampanye boikot merek pada konten Instagram @gerakanbds. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode analisis resepsi Stuart Hall melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian berjumlah delapan orang dari kelompok Generasi Z yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model analisis data yang dikembangkan oleh Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, kemudian hasilnya diklasifikasikan ke dalam kategori resepsi Stuart Hall. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar informan Generasi Z berada pada posisi hegemoni dominan, yaitu menerima kampanye boikot merek yang disampaikan melalui akun @gerakanbds sebagai isu yang penting dan relevan serta memaknai boikot sebagai wujud solidaritas kemanusiaan. Sebagian informan berada pada posisi negosiasi, yaitu menyetujui pesan boikot namun menerapkannya secara selektif dan bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan, kebiasaan konsumsi, serta ketersediaan alternatif produk. Sementara itu, sebagian kecil informan berada pada posisi oposisi, yakni memahami pesan kampanye tetapi menolak arah ajakannya karena menilai bahwa boikot dapat berdampak pada pihak yang tidak terlibat secara langsung dan sulit diterapkan secara menyeluruh. Temuan ini menunjukkan bahwa audiens Generasi Z bersifat aktif dalam memproduksi makna serta menegosiasikan pesan kampanye boikot di media sosial sesuai dengan konteks pengalaman dan pertimbangan masing-masing.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 44321010052 |
| Uncontrolled Keywords: | Reception Analysis, Generation Z, Instagram, Boycott Campaign, Stuart Hall. |
| Subjects: | 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations/Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Communication/Komunikasi > 302.23 Media (Means of Communication)/Media (Sarana Komunikasi) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Periklanan dan Komunikasi pemasaran |
| Depositing User: | Haqi ar rachma nur |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:35 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:35 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/101614 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
