FUNGSI DAN PERAN HUBUNGAN MASYARAKAT DI SEKRETARIAT JENDRAL DEWAN KETAHANAN NASIONAL

RULITA, MEYLINDA (2014) FUNGSI DAN PERAN HUBUNGAN MASYARAKAT DI SEKRETARIAT JENDRAL DEWAN KETAHANAN NASIONAL. S2 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta-Menteng.

[img]
Preview
Text (Cover)
COVER FIX FULL.pdf

Download (886kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstrak)
abstrakx.pdf

Download (91kB) | Preview
[img] Text (Bab 1)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (69kB)
[img] Text (Bab 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (215kB)
[img] Text (Bab 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img] Text (Bab 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (182kB)
[img] Text (Bab 5)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (45kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB)

Abstract

Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Setjen Wantannas) adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Presiden selaku Ketua Dewan mempunyai tugas merumuskan rancangan kebijakan dan strategi nasional dalam rangka pembinaan ketahanan nasional untuk menjamin pencapaian tujuan dan kepentingan nasional Indonesia. Dalam melaksanakan layanan dan pembinaan persidangan dan kehumasan Setjen Wantannas membawahi Biro Persidangan dan Humas. Dibentuknya Biro Persidangan dan Humas tentunya sebagai upaya Setjen Wantannas dalam menerapkan good governance. Peran Setjen Wantannas saat ini dinilai kurang maksimal tidak seperti zaman Orde Baru dimana Setjen Wantannas berperan dalam menyusun Garis-garis Besar Haluan Negara. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis tugas dan fungsi humas di Setjen Wantannas yang sudah dilaksanakan oleh Biro Persidangan dan Humas pada Setjen Wantannas pada tahun 2013. Hasil penelitian secara umum Biro Persidangan dan Humas sudah menjalankan tugas dan fungsi kehumasannya dengan baik. Kedudukan Biro Persidangan dan Humas dalam struktur Organisasi Setjen Wantannas juga diketahui cukup efektif dalam mendapatkan akses komunikasi dan informasi, meskipun masih ada keterbatasan akses khususnya terkait dengan kesekretariatan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan. Humas sudah menjalankan tugas dan fungsinya sebagai problem solving dan mampu meneliti dan menganalisis permasalahan yang diangkat dari aspirasi atau opini publik, iklim politik, dan lain sebagainya yang kemudian dijadikan bahan untuk saran dan penyusunan kebijakan. Hubungan Humas dan pers juga baik karena Humas mampu mengakomodir kebutuhan pers akan informasi terkait Setjen Wantannas walaupun ada informasi yang bersifat rahasia dan tidak bisa dipublikasikan. Kurang maksimalnya pencapaian kinerja Biro Persidangan dan Humas dikarena sejumlah hambatan yaitu : kurangnya kompetensi petugas Humas, kurangnya jumlah petugas Humas, kurangnya dukungan anggaran dan program sampai kepada ruang kerja yang kurang besar atau kondusif.

Item Type: Thesis (S2)
Call Number CD: CDT-552-14-036
Call Number: 52/PCOM/2014/025
NIM/NIDN Creators: 55208120006
Uncontrolled Keywords: KOMPOL, komunikasi politik
Subjects: 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations/Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Communication/Komunikasi
Divisions: Pascasarjana > Magister Ilmu Komunikasi
Depositing User: Sepria Mikel
Date Deposited: 05 May 2018 08:03
Last Modified: 28 Jun 2022 03:06
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/41423

Actions (login required)

View Item View Item