RIO EKA, PUTRA (2026) EVALUASI PENGELOLAAN PIUTANG PNBP PADA DIREKTORAT PENERIMAAN MINERAL DAN BATUBARA DALAM KERANGKA SUSTAINABILITY MANAGEMENT. S2 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta - Menteng.
|
Text (Cover)
55124110077-Rio Eka Putra-01 Cover - Rio Eka Putra..pdf Download (351kB) |
|
|
Text (Bab 1)
55124110077-Rio Eka Putra-02 Bab 1 - Rio Eka Putra.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) |
|
|
Text (Bab 2)
55124110077-Rio Eka Putra-03 Bab 2 - Rio Eka Putra.pdf Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text (Bab 3)
55124110077-Rio Eka Putra-04 Bab 3 - Rio Eka Putra.pdf Restricted to Registered users only Download (290kB) |
|
|
Text (Bab 4)
55124110077-Rio Eka Putra-05 Bab 4 - Rio Eka Putra.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab 5)
55124110077-Rio Eka Putra-06 Bab 5 - Rio Eka Putra.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
55124110077-Rio Eka Putra-07 Daftar Pustaka - Rio Eka Putra.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) |
|
|
Text (Lampiran)
55124110077-Rio Eka Putra-08 Lampiran - Rio Eka Putra.pdf Restricted to Registered users only Download (941kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan Piutang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Direktorat Penerimaan Mineral dan Batubara dalam kerangka sustainability management. Evaluasi mencakup penetapan dan penagihan, optimalisasi pengelolaan setelah penagihan, penyelesaian piutang macet, serta pengelolaan piutang secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, analisis dokumen, dan observasi langsung, kemudian dianalisis secara tematik dan divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan piutang PNBP belum sepenuhnya optimal. Proses penetapan dan penagihan masih menghadapi keterlambatan penerbitan surat tagihan, ketidaktepatan perhitungan dan penerapan tarif, ketidaklengkapan dokumen, serta belum mutakhirnya data wajib bayar. Pengelolaan setelah penagihan terkendala oleh pemantauan pembayaran yang belum memadai, ketidaklengkapan informasi pembayaran, keterlambatan penyelesaian keberatan, keringanan, dan pengembalian, serta belum optimalnya penerapan sanksi dan penghentian layanan. Penyelesaian piutang macet menghadapi tingginya jumlah transaksi, keterbatasan sumber daya manusia, ketidaklengkapan dokumen lama, keterlambatan pelimpahan kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang, belum terselesaikannya Surat Penerimaan Pengurusan Piutang Negara, serta belum optimalnya mekanisme penyelesaian piutang di bawah Rp8 juta. Dalam perspektif sustainability management, pengelolaan piutang belum sepenuhnya didukung oleh tata kelola yang terintegrasi, berbasis risiko, akuntabel, dan berkesinambungan. Penelitian merekomendasikan integrasi sistem informasi, validasi data otomatis, standar waktu penerbitan surat tagihan, dashboard umur dan risiko piutang, pemutakhiran data wajib bayar, prioritas penyelesaian piutang macet, penguatan koordinasi antarinstansi, regulasi, dan kapasitas sumber daya manusia. Upaya tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, serta keberlanjutan pengelolaan piutang PNBP dan penerimaan negara. Kata kunci: Penerimaan Negara Bukan Pajak, piutang negara, pengelolaan piutang, mineral dan batubara, sustainability management, manajemen keuangan publik.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 55124110077 |
| Uncontrolled Keywords: | Penerimaan Negara Bukan Pajak, piutang negara, pengelolaan piutang, mineral dan batubara, sustainability management, manajemen keuangan publik. |
| Subjects: | 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 330 Economics/Ilmu Ekonomi |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Manajemen |
| Depositing User: | CLAUDIA ASTRIANI |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 02:10 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 02:10 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/103728 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
