HUBUNGAN ANTARA HARAPAN DENGAN KECEMASAN MASA DEPAN PADA MAHASISWA KELAS KARYAWAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MERCU BUANA

HANDAYANI, ASRI (2026) HUBUNGAN ANTARA HARAPAN DENGAN KECEMASAN MASA DEPAN PADA MAHASISWA KELAS KARYAWAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MERCU BUANA. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta - Menteng.

[img] Text (Cover)
46121120057-Asri_Handayani-Cover - asri handayani.pdf

Download (523kB)
[img] Text (BAB I)
46121120057-Asri_Handayani-BAB_I - asri handayani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (41kB)
[img] Text (BAB II)
46121120057-Asri_Handayani-BAB_II - asri handayani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (173kB)
[img] Text (BAB III)
46121120057-Asri_Handayani-BAB_III - asri handayani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[img] Text (BAB IV)
46121120057-Asri_Handayani-BAB_IV - asri handayani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text (BAB V)
46121120057-Asri_Handayani-BAB_V - asri handayani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (30kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
46121120057-Asri_Handayani-Daftar_Pustaka - asri handayani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (152kB)
[img] Text (Lampiran)
46121120057-Asri_Handayani-Lampiran - asri handayani.pdf
Restricted to Registered users only

Download (435kB)

Abstract

Kecemasan terhadap masa depan merupakan kondisi psikologis yang umum dialami individu, khususnya pada fase kehidupan yang dihadapkan pada berbagai tuntutan dan ketidakpastian. Kondisi ini sering muncul ketika individu berada pada tahap perkembangan yang menuntut adanya perencanaan hidup, kejelasan tujuan, serta kesiapan menghadapi perubahan sosial maupun profesional. Salah satu faktor psikologis yang diduga berkaitan dengan kecemasan masa depan adalah harapan. Harapan dipandang sebagai sumber daya psikologis yang dapat memengaruhi cara individu memandang tujuan hidup dan menghadapi tantangan yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan dan kecemasan masa depan pada responden penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk mengidentifikasi arah dan kekuatan hubungan antarvariabel secara empiris berdasarkan data numerik. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala harapan dan skala kecemasan masa depan yang disebarkan kepada responden. Instrumen tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi psikologis responden secara sistematis dan terukur. Uji normalitas Kolmogorov–Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Pemilihan teknik analisis ini disesuaikan dengan karakteristik data agar hasil pengujian hipotesis tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara harapan dan kecemasan masa depan dengan nilai signifikansi < 0,05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,267 menunjukkan bahwa hubungan kedua variabel berada pada kategori lemah dengan arah positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi harapan yang dimiliki individu, kecemasan masa depan juga cenderung meningkat, meskipun hubungan tersebut tidak kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa harapan memiliki keterkaitan dengan kecemasan masa depan. Anxiety about the future is a common psychological condition experienced by individuals, especially in phases of life faced with various demands and uncertainties. This condition often arises when individuals are at a stage of development that requires life planning, clarity of goals, and readiness to face social and professional changes. One psychological factor thought to be related to future anxiety is hope. Hope is seen as a psychological resource that can influence how individuals view life goals and face upcoming challenges. This study aims to determine the relationship between hope and future anxiety in research respondents. This research uses a quantitative approach with a correlational design. This approach was chosen because it allows researchers to empirically identify the direction and strength of intervariable relationships based on numerical data. Data were collected using expectation scale instruments and future anxiety scales distributed to respondents. The instrument was used to describe the psychological condition of respondents in a systematic and measurable manner. The Kolmogorov–Smirnov normality test showed that the data was not normally distributed, so data analysis was carried out using the Spearman Rank correlation test. The choice of analysis technique is adjusted to the characteristics of the data so that the results of hypothesis testing remain accurate and accountable. Results showed that there was a significant association between hope and future anxiety with a significance value < 0.05. The correlation coefficient value of 0.267 shows that the relationship between the two variables is in the weak category with a positive direction. These findings indicate that the higher the level of hope an individual has, future anxiety also tends to increase, even though the relationship is not strong. Thus, it can be concluded that hope is related to future anxiety.

Item Type: Thesis (S1)
NIM/NIDN Creators: 46121120057
Uncontrolled Keywords: Harapan, kecemasan masa depan, mahasiswa kelas karyawan Hope, Future Anxiety
Subjects: 100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology/Psikologi
100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology/Psikologi > 155 Differential and Developmental Psychology/Psikologi Diferensial dan Psikologi Perkembangan > 155.6 Psychology of Adults/Psikologi Dewasa
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: ZAIRA ELVISIA
Date Deposited: 03 Mar 2026 01:45
Last Modified: 03 Mar 2026 01:45
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/101309

Actions (login required)

View Item View Item