ANALISA PROSES KERJA PNEUMATIK REJECTOR PADA ALAT SORTIR SISTEM KONVEYOR OTOMATIS

SANJAYA, UJANG SUTRISNA (2020) ANALISA PROSES KERJA PNEUMATIK REJECTOR PADA ALAT SORTIR SISTEM KONVEYOR OTOMATIS. S1-Sarjana thesis, Universitas Mercu Buana Jatisampurna.

[img]
Preview
Text
1. Cover.pdf

Download (33kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Lembar Pernyataan.pdf

Download (76kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Lembar Pengesahan.pdf

Download (357kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Penghargaan.pdf

Download (41kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Abstrak.pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Daftar Isi.pdf

Download (103kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Daftar Gambar.pdf

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Daftar Tabel.pdf

Download (34kB) | Preview
[img] Text
9. Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (48kB)
[img] Text
10. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (170kB)
[img] Text
11. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (77kB)
[img] Text
12. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (299kB)
[img] Text
13. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (40kB)
[img] Text
14. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (49kB)
[img] Text
15. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (78kB)

Abstract

ABSTRAK Abstrak-- Di dalam dunia industri maupun distribusi barang terdapat suatu proses yang disebut penyortiran. Pada dasarnya proses sortir tersebut menggunakan manusia sebagai subyek yang melakukan penyortiran barang. Namun banyak faktor negatif yang dilihat masih mempengaruhi hal tersebut, seperti faktor human error, kurangnya kerapihan, waktu dan tenaga yang dibutuhkan, kebutuhan biaya yang dikeluarkan lebih besar serta masih banyak sehingga dirasa masih kurang efisien dan efektif. Berdasarkan hal tersebut, dibuat suatu prototype mesin sortir berdasarkan barcode id pada produk. Dalam prototype tersebut digunakanlah pneumatik rejector sebagai hardware pendukung sistem tersebut, pneumatik rejector untuk mengarahkan barang/produk tersebut ke gate/bin yang sudah ditentukan. Untuk memastikan pneumatik rejector tersebut bekerja secara optimal, maka akan dilakukan analisa dari pneumatik rejector pada prototype mesin sortir tersebut. Dimana pnematik yang digunakan pada prototype tersebut adalah pneumatik dengan merk AIRTAC model MA 16 x 50 double acting. Berdasarkan hasil observasi pada beberapa industri masih ditemukan proses sortir dengan metode manual, dimana hasil output tersebut juga dalam pencatatannya masih manual dan membutuhkan beberapa tenaga kerja, contoh: untuk 1 line yang menyortir beberapa varian yang berbeda harus disortir dan dicatat dengan membutuhkan 3 orang pekerja dengan rata-rata hasil sortir 3,8 pcs/menit, setelah adanya prototype sistem sortir otomatis rata-rata hasil penyortiran mengalami peningkatan kecepatan dan ketepatan hasil penyortiran sekitar 18pcs/menit produk per menit. Kata kunci :Mesin Sortir, Pneumatik, Pneumatik Rejector, Prototype ABSTRACT Abstract-- In the industrial world and in the distribution of goods there is a process called sorting. Basically, the sorting process uses humans as subjects who sort goods. However, many negative factors seen still influence this, such as human error, lack of tidiness, the time and energy required, the need for greater costs and still a lot so that they are still less efficient and effective. Based on this, a prototype sorting machine was made based on the barcode id on the product. In the prototype the pneumatic rejector is used as hardware supporting the system, pneumatic rejector to direct the goods / products to the specified gate / bin. To ensure that the pneumatic rejector works optimally, an analysis of the pneumatic rejector will be performed on the prototype of the sorting machine. Where the mathematic used in the prototype is pneumatic with the AIRTAC brand type MA 16 x 50 double acting. Based on observations in several industries still found the sorting process by manual method, where the output results are also recorded in manuals and still require some labor, for example: for 1 line sorting several different variants must be sorted and recorded by requiring 3 workers with the average sorting results are 3.8 pcs / minute, after the prototype automatic sorting system the average sorting results have increased the speed and accuracy of the sorting results around 18pcs / minute products per minute. Keywords: Sorting Machine, Pneumatic, Pneumatic Rejector, Prototype

Item Type: Thesis (S1-Sarjana)
Call Number CD: ft/msn 19 003
NIM: 41315310007
Uncontrolled Keywords: Mesin Sortir, Pneumatik, Pneumatik Rejector, Prototype
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 600. Technology/Teknologi
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 620.1-620.9 Standard Subdivisions of Engineering and Applied Operations/Subdivisi Standar Dari Ilmu Teknik dan operasi Terapan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Nasruddin Mansyur S.Hum
Date Deposited: 25 Jun 2020 04:33
Last Modified: 25 Jun 2020 04:33
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/56037

Actions (login required)

View Item View Item