PEMETAAN POLA-POLA BRAND IDENTITY MELALUI SENSORIS INDERA PENCIUMAN (OLFACTORY) DALAM MEMBANGUN SOCIAL ENGAGEMENT Studi Olfactics Pada Outlet Ritel di Mal-Mal di Jakarta

PRADANA, DICKY CIPTA (2018) PEMETAAN POLA-POLA BRAND IDENTITY MELALUI SENSORIS INDERA PENCIUMAN (OLFACTORY) DALAM MEMBANGUN SOCIAL ENGAGEMENT Studi Olfactics Pada Outlet Ritel di Mal-Mal di Jakarta. S2 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text (HAL COVER)
HAL COVER.pdf

Download (11MB) | Preview
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (206kB)
[img] Text (BAB II)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (877kB)
[img] Text (BAB III)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (263kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (246kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
HAL DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB)

Abstract

Tataran identitas brand dalam lingkup ritel sejauh ini umumnya hanya menggunakan tiga sensoris indera, yaitu penglihatan (visual), pendengaran (aural) dan indera peraba (tacticle). Menjadi hal yang menarik ketika indera penciuman kita (olfactory) ternyata juga dapat mengenali brand-brand yang ada di lingkup ritel. Dalam pemikiran Peneliti, bahwa manusia bisa berpuasa sejenak tidak makan, terpejam untuk tidak melihat, menutup telinga untuk tidak mendengar, sejenak tidak menyentuh sesuatu. Namun selagi Manusia masih hidup, Manusia tidak akan berhenti menutup hidungnya untuk bernafas dan tertarik dengan sesuatu melalui indera penciuman nya (olfactory). Penelitian ini bertujuan memetakan pola-pola komunikasi identitas brand melalui sensoris indera penciuman (olfactory) pada brand ritel seperti Wakai, Johnny Andrean. XXI, Rotiboy, BreadTalk dll. Metode penelitian ini menggunakan analisis studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang dapat memberikan peluang besar bagi dibuatnya interpretasi-interpretasi alternatif. Untuk itu dipilih lah pendekatan deskriptif eksploratif yang mana merupakan jenis penelitian yang bertujuan untuk menemukan suatu pengetahuan baru yang sebelumnya belum ada. Penelitian ini mengungkap Olfactory branding di lingkup ritel berkontribusi secara holistik dalam memberikan pola-pola komunikasi yang menghasilkan identitas brand melalui pemaknaan tentang pengalaman diri dan keterlibatan sosial dengan sebuah brand yang dikategorikan atas persepsi berdasarkan segmentasi geografi, demografi, psikografi dan sosiokultural.

Item Type: Thesis (S2)
NIM: 55214120024
Uncontrolled Keywords: Olfactory, Brand Identity, Ritel, Social Engagement, Sensory Branding
Subjects: 000 Computer Science, Information and General Works/Ilmu Komputer, Informasi, dan Karya Umum > 000. Computer Science, Information and General Works/Ilmu Komputer, Informasi, dan Karya Umum > 004 Data Processing, Computer Science/Pemrosesan Data, Ilmu Komputer, Teknik Informatika > 004.6 Interfacing and Communications/Tampilan Antar Muka (Interface) dan Jaringan Komunikasi Komputer
100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology/Psikologi > 152 Sensory Perception, Movement, Emotions, Physiological Drives/Psikologi Fisiologis > 152.1 Sensory Perception/Persepsi Indera
Divisions: Pascasarjana > Magister Ilmu Komunikasi
Depositing User: Alnisa Hardiyanti
Date Deposited: 06 Jan 2018 09:36
Last Modified: 06 Jan 2018 09:36
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/40157

Actions (login required)

View Item View Item