Prameswara, Rakes (2026) ANALISIS RESEPSI KONTEN SATIRE SOSIAL-POLITIK DI KALANGAN FOLLOWERS AKUN TIKTOK BIGMO TAHUN 2026. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta - Menteng.
|
Text (COVER)
44523010016_Rakes Prameswara COVER - RAKES PRAMESWARA.pdf Download (676kB) |
|
|
Text (BAB 1)
44523010016_Rakes Prameswara BAB 1 - RAKES PRAMESWARA.pdf Restricted to Registered users only Download (393kB) |
|
|
Text (BAB 2)
44523010016_Rakes Prameswara BAB 2 - RAKES PRAMESWARA.pdf Restricted to Registered users only Download (251kB) |
|
|
Text (BAB 3)
44523010016_Rakes Prameswara BAB 3 - RAKES PRAMESWARA.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
|
|
Text (BAB 4)
44523010016_Rakes Prameswara BAB 4 - RAKES PRAMESWARA.pdf Restricted to Registered users only Download (595kB) |
|
|
Text (BAB 5)
44523010016_Rakes Prameswara BAB 5 - RAKES PRAMESWARA.pdf Restricted to Registered users only Download (139kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
44523010016_Rakes Prameswara DAFPUS - RAKES PRAMESWARA.pdf Restricted to Registered users only Download (218kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
44523010016_Rakes Prameswara LAMPIRAN - RAKES PRAMESWARA.pdf Restricted to Registered users only Download (788kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas bagaimana satire sosial-politik yang ditampilkan oleh streamer Bigmo di platform TikTok serta bagaimana audiens memaknai konten tersebut melalui pendekatan analisis resepsi Stuart Hall. Fenomena yang diteliti berfokus pada gaya komunikasi Bigmo yang provokatif, hiperbolis, dan sering kali memunculkan berbagai interpretasi di kalangan pengguna TikTok, terutama akibat peran klipper yang turut mengubah konteks penyebaran konten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi. Data diperoleh melalui observasi konten TikTok Bigmo, dokumentasi digital, serta wawancara dengan informan yang merupakan followers akun TikTok Bigmo. Analisis dilakukan menggunakan konsep encoding-decoding Stuart Hall yang membagi pemaknaan audiens ke dalam posisi dominan, negosiasi, dan oposisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satire Bigmo tidak dimaknai secara tunggal oleh audiens. Sebagian informan berada pada posisi dominan yang menerima konten sebagai hiburan dan kritik sosial, sebagian berada pada posisi negosiasi yang menerima tetapi tetap mengkritisi gaya penyampaiannya, dan sebagian lainnya berada pada posisi oposisi yang menolak dan menganggap konten tersebut sebagai provokatif atau menyinggung. Selain itu, peran klipper dan algoritma TikTok memperkuat fragmentasi makna sehingga memperluas perbedaan interpretasi di ruang digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa makna satire dalam media sosial bersifat cair dan sangat bergantung pada konteks produksi, distribusi, serta latar belakang sosial audiens. Kata Kunci: Satire sosial, TikTok, Bigmo, analisis resepsi, Stuart Hall, klipper, media sosial
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 44523010016 |
| Uncontrolled Keywords: | Satire sosial, TikTok, Bigmo, analisis resepsi, Stuart Hall, klipper,media sosial |
| Subjects: | 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Komunikasi Digital |
| Depositing User: | CLAUDIA ASTRIANI |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 02:03 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 02:03 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/104192 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
