CHOLISAH, PUTRI SUCI NUR (2026) PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA TIKTOK SEBAGAI SARANA AKTUALISASI DIRI (Studi Deskriptif Kualitatif Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta). S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (HAL COVER)
01 Cover.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
02 Bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
||
|
Text (BAB II)
03 Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (343kB) |
||
|
Text (BAB III)
04 Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) |
||
|
Text (BAB IV)
05 Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (554kB) |
||
|
Text (BAB V)
06 Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (104kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
07 Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
08 Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (348kB) |
Abstract
The evolution of social media has transformed TikTok into more than just a source of entertainment; it has become a platform for individuals to express themselves, construct digital identities, and develop their personal potential. This study aims to describe the use of TikTok as a means of self-actualization among students from the Faculty of Communication Sciences at Universitas Mercu Buana, Jakarta. Employing a post positivism paradigm and a qualitative descriptive approach, the study gathered data through in-depth interviews, observations, and documentation involving five active student users of TikTok. The analysis is grounded in the concepts of virtual identity, Erving Goffman’s Impression Management Theory, and Self Actualization Theory specifically incorporating Schultz’s characteristics of self-actualized individuals. The results indicate that students utilize TikTok as a space to foster creativity, express their identities, build personal brands, and manage impressions—navigating "front stage," "back stage," and authenticity—to construct their virtual identities. The findings further reveal that TikTok serves not merely as an entertainment medium but as a vehicle for potential development and the fulfillment of self-actualization needs within the digital realm. Keywords : TikTok, self-actualization, virtual identity, impression management, university students. Perkembangan media sosial menjadikan TikTok tidak hanya sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana bagi individu untuk mengekspresikan diri, membangun identitas digital, dan mengembangkan potensi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media sosial TikTok sebagai sarana aktualisasi diri pada mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta. Penelitian menggunakan paradigma post positivisme dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima mahasiswa aktif pengguna TikTok. Penelitian ini menggunakan konsep Identitas Virtual, Teori Pengelolaan Kesan Erving Goffman, serta Teori Aktualisasi Diri dengan karakteristik individu teraktualisasi menurut Duane Schultz sebagai landasan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memanfaatkan TikTok sebagai ruang untuk mengembangkan kreativitas, mengekspresikan identitas diri, membangun personal branding, serta mengelola kesan melalui panggung depan, panggung belakang, dan otentisitas dalam membangun identitas virtual. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya dimanfaatkan sebagai media hiburan, tetapi menjadi sarana pengembangan potensi dan pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri di ruang digital. Kata Kunci : TikTok, aktualisasi diri, identitas virtual, pengelolaan kesan, mahasiswa.
Actions (login required)
![]() |
View Item |
