Romadhan, Naufal Maqbul (2026) RESEPSI KHALAYAK ATAS REPRESENTASI KONFLIK FANDOM TRANSNASIONAL DALAM KONTEN TIKTOK (Analisis Resepsi Atas Konten "K-netz VS SEAblings" Di Akun @ghosty_comic). S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta - Menteng.
|
Text (COVER)
44522010010-Naufal Maqbul Romadhan-01 Cover - Naufal Maqbul.pdf Download (437kB) |
|
|
Text (BAB 1)
44522010010-Naufal Maqbul Romadhan-02 Bab 1 - Naufal Maqbul.pdf Restricted to Registered users only Download (324kB) |
|
|
Text (BAB 2)
44522010010-Naufal Maqbul Romadhan-03 Bab 2 - Naufal Maqbul.pdf Restricted to Registered users only Download (289kB) |
|
|
Text (BAB 3)
44522010010-Naufal Maqbul Romadhan-04 Bab 3 - Naufal Maqbul.pdf Restricted to Registered users only Download (132kB) |
|
|
Text (BAB 4)
44522010010-Naufal Maqbul Romadhan-05 Bab 4 - Naufal Maqbul.pdf Restricted to Registered users only Download (438kB) |
|
|
Text (BAB 5)
44522010010-Naufal Maqbul Romadhan-06 Bab 5 - Naufal Maqbul.pdf Restricted to Registered users only Download (95kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
44522010010-Naufal Maqbul Romadhan-08 Daftar Pustaka - Naufal Maqbul.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
44522010010-Naufal Maqbul Romadhan-09 Lampiran - Naufal Maqbul.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi khalayak terhadap representasi konflik fandom transnasional dalam konten TikTok “K-netz vs SEAblings” pada akun @ghosty_comic. Subjek penelitian terdiri atas delapan informan yang merupakan pengguna TikTok serta memiliki pengetahuan dan ketertarikan terhadap budaya K-Pop dan fandom digital. Penelitian ini menggunakan teori Encoding-Decoding Stuart Hall dengan pendekatan kualitatif dan metode analisis resepsi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi terhadap konten TikTok, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses encoding untuk mengidentifikasi preferred meaning dan proses decoding untuk memahami pemaknaan informan terhadap pesan media. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi resepsi khalayak terhadap representasi konflik fandom transnasional. Lima informan berada pada posisi dominant-hegemonic, dua informan berada pada posisi negotiated, dan satu informan berada pada posisi oppositional. Posisi dominant- hegemonic muncul karena representasi konflik yang dikonstruksi kreator dianggap sesuai dengan pengetahuan dan pengalaman informan mengenai dinamika fandom di media sosial. Posisi negotiated muncul ketika informan menerima makna utama tetapi menyesuaikannya berdasarkan pengalaman dan pemahaman pribadi, sedangkan posisi oppositional ditunjukkan melalui penolakan terhadap generalisasi perilaku seluruh anggota fandom. Penelitian juga menunjukkan bahwa konflik “K-netz vs SEAblings” tidak hanya dipahami sebagai fanwar, tetapi sebagai konflik fandom transnasional yang melibatkan identitas budaya, identitas fandom, dan identitas nasional dalam ruang digital. Dengan demikian, pemaknaan khalayak terhadap pesan media tidak bersifat tunggal, melainkan dipengaruhi oleh pengalaman, pengetahuan, dan konteks sosial budaya khalayak sebagaimana dijelaskan dalam teori Encoding-Decoding Stuart Hall. Kata Kunci : Resepsi Khalayak, Konflik Fandom, TikTok, Stuart Hall, Fandom Digital.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 44522010010 |
| Uncontrolled Keywords: | Resepsi Khalayak, Konflik Fandom, TikTok, Stuart Hall, Fandom Digital. |
| Subjects: | 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations/Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Communication/Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Komunikasi Digital |
| Depositing User: | NAJHWA LAILI SYAFAQOH |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 02:46 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 02:46 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/103345 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
