KHOIRUNNISA, ANJANY (2025) POLA KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DAN ANAK AKIBAT PERCERAIAN (Studi Deskriptif Pada Keluarga Di Wilayah Jakarta Barat). S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (Cover)
COVER.pdf Download (511kB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) |
||
|
Text (Bab 2)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
||
|
Text (Bab 3)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (285kB) |
||
|
Text (Bab 4)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (374kB) |
||
|
Text (Bab 5)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (189kB) |
||
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFPUS.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) |
||
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Download (717kB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi antara orang tua dan anak dalam keluarga bercerai di wilayah Jakarta Barat. Tingginya angka perceraian di kawasan urban memunculkan perubahan dalam dinamika keluarga, terutama dalam keseimbangan emosional dan peran pengasuhan. Penelitian ini berfokus pada bagaimana pola komunikasi bergeser pasca perceraian serta bagaimana anak menyesuaikan diri dengan situasi tersebut. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa perceraian sering memunculkan gaya komunikasi yang tidak stabil, ada yang menjadi lebih ketat dan mengarah pada sikap otoriter, sementara yang lain justru menjadi terlalu longgar akibat rasa bersalah orang tua. Studi-studi tersebut juga menegaskan bahwa pola komunikasi keluarga pascaperceraian sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis, kedekatan emosional, serta pengasuhan yang dijalankan setelah perpisahan. Kajian ini memperluas pemahaman tersebut dengan melihat pengalaman anak secara langsung dalam mengelola hubungan interpersonal dengan kedua orang tua di tengah perubahan dinamika keluarga. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivis, yang memandang bahwa makna komunikasi dibangun secara subjektif dari pengalaman masing-masing individu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada empat informan Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi pasca perceraian bersifat dinamis dan bergantung pada kondisi emosional keluarga. PDS dan NS menunjukkan kombinasi pola authoritarian–permissive, TBR cenderung pada pola permissive–authoritative, sementara AD merepresentasikan pola authoritative murni dengan komunikasi terbuka dan seimbang. Temuan ini mendukung pandangan Steinberg bahwa keseimbangan antara kontrol dan penerimaan menjadi kunci dalam membangun komunikasi keluarga yang sehat setelah perceraian.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 44221010012 |
| Uncontrolled Keywords: | Pola Komunikasi, Perceraian, Komunikasi Interpersonal, Hubungan Keluarga, Anak |
| Subjects: | 100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology/Psikologi > 155 Differential and Developmental Psychology/Psikologi Diferensial dan Psikologi Perkembangan 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | Haqi ar rachma nur |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:34 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:34 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/101607 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
