PARADES, LATISYA (2026) INTERPRETASI PRAKTISI PUBLIC RELATIONS TERHADAP SURAT TERBUKA SEBAGAI BENTUK RESPON KRISIS DI MEDIA SOSIAL INTAGRAM @FALCONPICTURES_. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta - Menteng.
|
Text (COVER)
44222010278-LATISYA PARADES-01 Cover - LATISYA PARADES.pdf Download (767kB) |
|
|
Text (BAB 1)
44222010278-LATISYA PARADES-02 Bab 1 - LATISYA PARADES.pdf Restricted to Registered users only Download (306kB) |
|
|
Text (BAB 2)
44222010278-LATISYA PARADES-03 Bab 2 - LATISYA PARADES.pdf Restricted to Registered users only Download (384kB) |
|
|
Text (BAB 3)
44222010278-LATISYA PARADES-04 Bab 3 - LATISYA PARADES.pdf Restricted to Registered users only Download (181kB) |
|
|
Text (BAB 4)
44222010278-LATISYA PARADES-05 Bab 4 - LATISYA PARADES.pdf Restricted to Registered users only Download (477kB) |
|
|
Text (BAB 5)
44222010278-LATISYA PARADES-06 Bab 5 - LATISYA PARADES.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
44222010278-LATISYA PARADES-07 Daftar Pustaka - LATISYA PARADES.pdf Restricted to Registered users only Download (157kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
44222010278-LATISYA PARADES-08 Lampiran - LATISYA PARADES.pdf Restricted to Registered users only Download (962kB) |
Abstract
Surat terbuka yang dirilis Falcon Pictures melalui akun Instagram @falconpictures menjadi bentuk respons organisasi dalam menghadapi krisis reputasi akibat kontroversi yang melibatkan salah satu aktor film produksinya. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena media sosial berfungsi sebagai ruang publik digital yang memungkinkan khalayak menafsirkan pesan krisis secara beragam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana praktisi Public Relations sebagai khalayak profesional memaknai fase krisis, kluster krisis, serta strategi respons krisis yang disampaikan melalui surat terbuka tersebut. Fokus kajian meliputi persepsi terhadap tanggung jawab organisasi, strategi respons primer dan sekunder, serta proses encoding-decoding pesan krisis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi Stuart Hall. Teknik pengambilan informan dilakukan secara purposive sampling terhadap sembilan praktisi Public Relations yang memiliki pengalaman profesional di bidang komunikasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga posisi resepsi, yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Posisi dominan memandang surat terbuka sebagai strategi yang relevan secara kanal, posisi negosiasi menilai upaya respons telah dilakukan namun belum optimal, sementara posisi oposisi menilai pesan krisis gagal memenuhi prinsip empati, tanggung jawab, dan pemulihan reputasi. Temuan ini menunjukkan bahwa latar belakang profesional informan memengaruhi cara khalayak mengevaluasi efektivitas komunikasi krisis di media sosial, serta menegaskan pentingnya integrasi pesan, medium, dan strategi jangka panjang dalam praktik Public Relations. Kata Kunci: Komunikasi krisis, Surat Terbuka, Resepsi khalayak, Public relations,Instagram.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 44222010278 |
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi krisis, Surat Terbuka, Resepsi khalayak, Public relations, Instagram. |
| Subjects: | 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 302 Social Interaction, Interpersonal Relations/Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Communication/Komunikasi |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Komunikasi > Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | MARISA ANGGRENI BR BANGUN |
| Date Deposited: | 07 Mar 2026 08:02 |
| Last Modified: | 07 Mar 2026 08:02 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/101462 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
