HUBUNGAN ANTARA RELIGIOSITAS DENGAN KEBERSYUKURAN PADA JEMAAH PENGAJIAN MAJELIS TAKLIM USTAZ KEMBAR

YUSUF, GILANG TRI PRAYOGO (2021) HUBUNGAN ANTARA RELIGIOSITAS DENGAN KEBERSYUKURAN PADA JEMAAH PENGAJIAN MAJELIS TAKLIM USTAZ KEMBAR. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta-Menteng.

[img] Text (COVER)
Cover.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 2)
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB)

Abstract

The researcher assumes that by regularly attending ‘Pengajian Majelis Taklim’, it will make the individual know more deeply about the religion of Islam which is believed to surely lead him to the path of truth—the path that is blessed by Allah SWT. Therefore, this religious activity will increase the individual level of religiosity and gratitude. This study used a purposive sampling technique on 139 ‘Jemaah’ who regularly attend the ‘Majelis Taklim Ustaz Kembar’, Bogor. To measure religiosity, the researcher used The Centrality of religiosity scale (CRS) created by Huber dan Huber (2012), modified by Purnomo dan Suryadi (2018), then modified by Putra (2020), then modify by the researcher. For measuring gratitude, the researcher used The Gratitude Questionnaire-Six-Item Form (GQ-6) created by McCullough et al. (2002), then modify by the researcher. The Kolmogorov-Smirnov normality test in this study has a sig value. 0.200, Pearson correlation test in this study is 0.532 with a sig value. 0.000 < 0.05. Finding of this research is religiosity has positive correlation with gratitude among ‘Jemaah Majelis Taklim’. In this study, there were also other interesting findings, specifically that there was no correlation between Frequency Aspect of Gratitude with Religiosity (sig. 0.586 > 0.05). Furthermore, it is also known that there is no correlation between Ideology Dimension of Religiosity with Frequency Aspect (sig. 0.054 > 0.05), Span Aspect (0.072 > 0.05) and Density aspect (0.128 > 0.05) of Gratitude. These results indicate that a sense of gratitude towards Allah SWT with a sense of gratitude for the good things that have been obtained by individual in their lives is a separate thing. Keywords : Religiosity, Gratitude, Jemaah, Pengajian, Majelis Taklim ==== Peneliti mengasumsikan dengan rutin mengikuti Pengajian Majelis Taklim akan menjadikan para Jemaah-nya makin mengetahui secara mendalam terkait agama Islam yang diyakini akan menuntunnya ke jalan kebenaran—jalan yang diridai oleh Allah SWT. Oleh karena itu, kegiatan keagaamaan ini diprediksikan dapat meningkatkan tingkat Religiositas dan Kebersyukuran dari individu. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling pada 139 Jemaah Majelis Taklim Ustaz Kembar, Bogor. Peneliti menggunakan Centrality of Religiosity Scale (CRS) yang diciptakan oleh Huber dan Huber (2012), dimodifikasi oleh Purnomo dan Suryadi (2018), lalu dimodifikasi oleh Putra (2020), yang selanjutnya dimodifikasi oleh peneliti untuk mengukur Religiositas. Sementara itu, peneliti menggunakan The Gratitude Questionnaire-Six-Item Form (GQ-6) yang diciptakan oleh McCullough dkk. (2002), yang selanjutnya dimodifikasi oleh peneliti untuk mengukur Kebersyukuran. Hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dalam penelitian ini mempunyai nilai sig. 0.200, selanjutnya untuk uji korelasi pearson pada penelitian ini senilai 0.532 dengan nilai sig. 0.000 < 0.05. Sehingga, diketahui bahwa ada korelasi positif antara Religiositas dengan Kebersyukuran pada Jemaah Majelis Taklim. Pada penelitian ini juga terdapat temuan menarik lainnya, yaitu ditemukan bahwa tidak terdapat korelasi antara Frequency Aspect dari Kebersyukuran dengan Religiusitas (sig. 0.586 > 0.05). Selanjutnya, juga diketahui bahwa tidak terdapat korelasi antara Ideology Dimension dari Religiusitas dengan Frequency Aspect (sig. 0.054 > 0.05), Span Aspect (0.072 > 0.05) dan Density aspect (0.128 > 0.05) dari Kebersyukuran. Hasil tersebut menunjukkan bahwa rasa Kebersyukuran terhadap Allah SWT dengan rasa Kebersyukuran atas hal-hal baik yang telah diperoleh individu dalam kehidupannya merupakan suatu hal yang terpisah. Kata Kunci : Religiositas, Kebersyukuran, Jemaah, Pengajian, Majelis Taklim

Item Type: Thesis (S1)
NIM/NIDN Creators: 46117110073
Subjects: 100 Philosophy and Psychology/Filsafat dan Psikologi > 150 Psychology/Psikologi
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Priyo Raharjo
Date Deposited: 28 Jan 2022 07:41
Last Modified: 28 Jan 2022 07:42
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/54881

Actions (login required)

View Item View Item