NAINGGOLAN, PRISKAH (2026) PENGARUH LITERASI, PERILAKU DAN AKURASI PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP PEMANFAATAN FINANCIAL TECHNOLOGY UMKM DI JAKARTA BARAT. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (HAL COVER)
Cover.pdf Download (563kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab 1.pdf Restricted to Registered users only Download (398kB) |
||
|
Text (BAB II)
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (393kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (459kB) |
||
|
Text (BAB V)
Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (206kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (251kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (373kB) |
Abstract
This study examines the factors influencing the use of Financial Technology (fintech) among micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in West Jakarta. The analysis focuses on three key aspects financial literacy, financial behavior, and the accuracy of financial management which are expected to be associated with MSME owners’ readiness to utilize fintech services to support their business activities. Primary data for this study were systematically gathered utilizing a structured questionnaire deployed to 155 MSME owners, representing the target population across the specific locales of Cengkareng, Grogol Petamburan, Kembangan, and Palmerah. The population in this study consists of all MSME actors in West Jakarta who meet the research criteria, totaling 2.611.515 business units. Sample size estimation was conducted via the Inverse Square Root (ISR) method to fulfill the minimum data requirements necessary for robust PLS-SEM estimations. Participant selection was executed via a non-probability sampling framework, predicated upon the specific attributes and prevailing conditions inherent to the research population. Analytical procedures for this study were operationalized through the Partial Least Squares (PLS) path modeling technique, utilizing SmartPLS as the primary statistical tool. The findings indicate that financial literacy, financial behavior, and the accuracy of financial management are positively and significantly related to fintech utilization. These results suggest that MSME owners with stronger financial understanding, more disciplined financial routines, and more accurate financial recording and management tend to be more willing and more capable of adopting fintech in their operations. The study highlights the importance of strengthening MSMEs’ financial management capacity through education and assistance so that fintech adoption goes beyond following trends and instead contributes to operational efficiency and better business decision-making. Keywords: Literacy, Behavior, Financial Management Accuracy, Financial Technology Utilization Studi ini diinisiasi dengan tujuan sentral untuk menginvestigasi ragam determinan yang memengaruhi pemanfaatan teknologi finansial (fintech) pada pelaku UMKM di Jakarta Barat. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu literasi keuangan, perilaku keuangan, dan ketepatan pengelolaan keuangan, yang diasumsikan berkaitan dengan kesiapan pelaku usaha dalam menggunakan layanan fintech untuk mendukung aktivitas bisnis. Penarikan data primer dieksekusi melalui pendekatan survei berbasis kuesioner terhadap 155 unit analisis berskala UMKM yang beroperasi di kawasan Kecamatan Cengkareng, Grogol Petamburan, Kembangan, dan Palmerah. Ranah populasi pada riset ini merujuk secara spesifik pada agregat pelaku UMKM yang berkedudukan di kawasan Jakarta Barat yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 2.611.515 unit usaha. Penarikan ukuran sampel pada kajian ini diestimasi secara matematis menggunakan Inverse Square Root Method (ISR), yang ditujukan sebagai landasan justifikasi untuk memenuhi asumsi kecukupan data dalam eksekusi pengujian PLS-SEM. Mekanisme pencuplikan data pada riset ini dioperasionalkan menggunakan kaidah nonprobability sampling, dengan rasionalisasi untuk mengakomodasi realitas kondisi serta parameter spesifik yang melekat pada semesta penelitiann. Pengolahan dan pengujian data dilakukan dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) menggunakan SmartPLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi keuangan, perilaku keuangan, dan ketepatan pengelolaan keuangan memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap pemanfaatan fintech. Sintesis dari hasil pengujian ini memberikan sinyalemen bahwa para pelaku UMKM yang memiliki pemahaman keuangan lebih baik, menerapkan kebiasaan keuangan yang lebih disiplin, serta melakukan pencatatan dan pengelolaan keuangan secara lebih tepat cenderung lebih terbuka dan lebih aktif memanfaatkan fintech dalam kegiatan usahanya. Implikasi penelitian menekankan pentingnya penguatan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM melalui edukasi dan pendampingan agar adopsi fintech tidak sekadar mengikuti tren, tetapi benar-benar mendukung efisiensi dan pengambilan keputusan usaha. Kata Kunci : Literasi, Perilaku, Akurasi Pengelolaan Keuangan, Pemanfaatan Financial Technology
Actions (login required)
![]() |
View Item |
