DOMPET KULIT DENGAN PEWARNAAN TEKNIK MARBLING

FEBRIAWAN, ADE RAFII (2020) DOMPET KULIT DENGAN PEWARNAAN TEKNIK MARBLING. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
1. HALAMAN JUDUL.pdf

Download (87kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (117kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
3. Surat pernyataan materai 6000.pdf

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
4. lembar pengesahan.pdf

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KATA PENGANTAR)
5. KATA PENGANTAR.pdf

Download (231kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR TABEL)
7. DAFTAR TABEL.pdf

Download (213kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR GAMBAR)
8. DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (229kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
9. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (437kB)
[img] Text (BAB II)
10. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (631kB)
[img] Text (BAB III)
11. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
12. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
13. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB VI)
14. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
16. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (363kB)

Abstract

In the Tang Chinese era (618-907 AD) the marbling technique or art of ebru was discovered and developed in Turkistan. In the past this painting was used for manuscripts or scriptures, and this painting technique developed in the Islamic world and originated in mainland China. This decorative art then spread to India and Persia Anatolia and Japan around the 12th century. accidentally rediscovered by someone in the Japanese imperial family who drowned a sumi ink painting in water, watched the ink float to the surface, then placed a piece of paper on floating ink, lifted it and retained the image. This technique is called suminagashi, or floating ink. Turkey has remained a mill for centuries. In the 1890s, this art was considered ancient and was actually on the verge of death. Finally, some of the remaining researchers began publishing valuable methods and formulas for family marathons, so that they would not disappear at all times. Seljuk and Ottoman artists use marbling to decorate books, imperial decrees, official correspondence, and documents. In addition to book binding, marble paper can be used to frame pictures, placemats, note cards, table sets, collages, origami, lamp covers, and to cover anything like boxes and cans. This potential is an opportunity that can be used more widely, but various obstacles arise especially in terms of the availability of rare and highpriced materials. This study uses the method of experimentation, approach to literature and historical studies to find alternative local raw materials that can be applied to cow skin using the marling technique. The results of this study describe cornstarch, tapioca, seaweed extract, and psychedelic marble streak powder gel. From the best local raw material as a substitute for gel media in marbling techniques. From this it is explained that the marling technique is elastic, can be placed in any object. But with different aesthetic and artistic values. Keywords: Leather Wallet , Marbling, Ebru, Suminaggashi, Fluid Art Pada zaman Dinasti Tang Cina (618-907 M) teknik marbling atau seni ebru di temukan dan dikembangkan di Turkistan. Dahulu seni lukis ini digunakan untuk sampul naskah atau kitab suci, dan teknik seni lukis ini berkembang di dunia islam dan berasal dari daratan Cina. Seni dekoratif ini kemudian menyebar ke India dan Persia Anatolia dan Jepang sekitar abad ke-12. ditemukan kembali secara tidak sengaja oleh seseorang dalam keluarga kekaisaran Jepang yang menenggelamkan lukisan tinta sumi dalam air, menyaksikan tinta melayang ke permukaan, kemudian meletakkan selembar kertas pada tinta yang mengambang, mengangkatnya dan mempertahankan gambarnya. Teknik ini disebut suminagashi, atau tinta mengambang. Turki tetap menjadi pusat penggilingan selama berabad-abad. Pada tahun 1890-an, seni ini dianggap kuno dan sebenarnya berada di ambang kematian. Akhirnya, beberapa dari peneliti yang tersisa mulai menerbitkan metode-metode dan formula-formula maraton keluarga berabad-abad yang berharga, agar mereka tidak hilang sepanjang waktu. Para seniman Seljuk dan Ottoman menggunakan marbling untuk menghias buku, dekrit kekaisaran, korespondensi resmi, dan dokumen. Selain penjilidan buku, kertas marmer dapat digunakan untuk membingkai gambar, alas piring, kartu catatan, set meja, kolase, origami, penutup lampu, dan untuk menutupi apa saja seperti kotak dan kaleng. Potensi ini merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan secara lebih luas, namun berbagai kendala muncul terutama dalam hal ketersediaan material yang langka dan tinggi harganya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimentasi, pendekatan literatur dan kajian sejarah guna mencari alternatif bahan baku lokal yang dapat diaplikasikan pada kulit sapi menggunakan teknik marbling. Hasil penelitian ini menjelaskan tepung maizena, tapioka, ekstrak rumput laut, dan psychedelic marble streak powder gel. Dari bahan baku lokal yang paling baik sebagai pengganti media gel pada teknik marbling. Dari hal tersebut menjelaskan bahwa tekhnik marbling itu bersifat elastis, bisa ditempatkan dalam objek apapun. Namun dengan nilai estetik dan seni yang berbeda pastinya. Kata Kunci : Dompet Kulit, Marbling, Ebru, Suminaggashi, Fluid Art

Item Type: Thesis (S1)
Call Number: SDSK/19/19/005
NIM: 41914010086
Uncontrolled Keywords: Dompet Kulit, Marbling, Ebru, Suminaggashi, Fluid Art
Subjects: 500 Natural Science and Mathematics/Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 570 Biology/Biologi, Ilmu Hayat > 573 Specific Physiological Systems in Animals/Sistem Fisiologi Spesifik pada Hewan > 573.5 Integument of Animals/Kulit Hewan, Kulit Binatang
600 Technology/Teknologi > 670 Manufacturing/Manufaktur, Pabrik-pabrik > 675 Leather and Fur Processing/Pabrik Kulit dan Pabrik Bulu
600 Technology/Teknologi > 670 Manufacturing/Manufaktur, Pabrik-pabrik > 675 Leather and Fur Processing/Pabrik Kulit dan Pabrik Bulu > 675.2 Leather Processing/Pabrik Kulit
600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu
600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu > 685 Leather and Fur Goods/Produksi Barang-barang dari Kulit dan Bulu
600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu > 685 Leather and Fur Goods/Produksi Barang-barang dari Kulit dan Bulu > 685.2 Leather and Fur Clothing and Accessories/Kulit dan Bulu Pakaian dan Aksesoris
Divisions: Fakultas Desain dan Seni Kreatif > Desain Produk
Depositing User: Dede Muksin Lubis
Date Deposited: 20 Jan 2020 05:06
Last Modified: 20 Jan 2020 05:06
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/53680

Actions (login required)

View Item View Item