PERANCANGAN PUSAT SENI DAN BUDAYA JAWA BARAT

NANDANI, PRIATI (2019) PERANCANGAN PUSAT SENI DAN BUDAYA JAWA BARAT. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
1. Cover.pdf

Download (36kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. Abstrak.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
3. Lembar Pernyataan.pdf

Download (219kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
4. Lembar Pengesahan.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KATA PENGANTAR)
5. Kata Pengantar.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
6. Daftar Isi.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR TABEL)
8. Daftar Tabel.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR GAMBAR)
7. Daftar Gambar.pdf

Download (110kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
9. Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (359kB)
[img] Text (BAB II)
10. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB III)
11. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB IV)
12. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (653kB)
[img] Text (BAB V)
13. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
14. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
15. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

The arts and culture center within a provincial capital is a place that is expected to represent identity or character. West Java has noble values that have been attached from the past, both reflected formally and informally in the life of the community. Local concepts in West Java tradition, such as Tritangtu concept which is the way of thinking of traditional society of West Java is interpreted as a life guide to get harmony with nature. The concept is used as an important foundation in developing the idea behind the design of the building of the Center of Art and Culture. The concept of the building used is the approach of Green architecture concept and Neo- Vernacular concept. Green Architectural Building is a building that meets the requirements of the building and has significant measurable performance in energy, water and other energy savings through the application of Green architecture principles in accordance with the functions and classification in each stage of its operation. While the Neo-Vernacular building is a building with an approach that has the meaning of a new form with a fixed meaning, the appearance of Neo-Vernacular architecture can present a new form in terms of old elements are renewed, so do not escape at all because of a new interpretation of the old form then given a long meaning to avoid culture shock (culture shock). Pusat seni dan budaya di dalam suatu ibukota provinsi merupakan tempat yang diharapkan dapat merepresentasikan identitas atau karakter. Jawa Barat memiliki nilai-nilai luhur yang telah melekat sejak masa lalu baik yang tercermin secara formal maupun informal dalam kehidupan masyarakat. Konsep-konsep lokal dalam tradisi Jawa Barat, seperti konsep Tritangtu yang merupakan cara berpikir masyarakat tradisional Jawa Barat dimaknai sebagai pedoman hidup untuk mendapat harmoni dengan alam. Konsep tersebut dijadikan landasan penting dalam mengembangkan gagasan yang melatar belakangi perancangan bangunan Pusat Seni dan Budaya. Konsep bangunan yang digunakan adalah pendekatan konsep Green architecture dan konsep Neo-Vernakular. Bangunan Green architecture ialah bangunan yang memenuhi persyaratan bangunan gedung dan memiliki kinerja terukur secara signifikan dalam penghematan energi, air, dan sumber daya lainnya melalui penerapan prinsip Green architecture sesuai dengan fungsi dan klasifikasi dalam setiap tahapan penyelenggaraannya. Sedangkan bangunan Neo-Vernakular adalah bangunan dengan pendekatan yang memiliki arti bentuk baru dengan makna tetap, penampilan bentukan arsitektur Neo- Vernakular dapat menghadirkan bentuk baru dalam pengertian unsur-unsur lama yang diperbaharui, jadi tidak lepas sama sekali karena terjadi interpretasi baru terhadap bentuk lama yang kemudian diberi makna yang lama untuk menghindari kejutan budaya (culture shock).

Item Type: Thesis (S1)
NIM: 41214010003
Uncontrolled Keywords: PERANCANGAN PUSAT SENI DAN BUDAYA JAWA BARAT
Subjects: 000 Computer Science, Information and General Works/Ilmu Komputer, Informasi, dan Karya Umum > 020 Library and Information Sciences/Perpustakaan dan Ilmu Informasi > 021 Relationship of Libraries/Hubungan-hubungan Perpustakaan, Arsip dan Kearsipan, Pusat Informasi > 021.2 Relationship with the Community/Hubungan Perpustakaan dengan Masyarakat > 021.26 Cultural Role/Peran budaya
300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 300. Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 306 Culture and Institutions/Kultur, Ilmu Budaya, Kebudayaan dan Lembaga-lembaga, Institusi > 306.4 Specific Aspect of Culture/Aspek Spesifik tentang Budaya dan Kebudayaan
700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 710 Civic and Lanscape Art/Seni Perkotaan dan Pertamanan > 711 Area Planning/Perencanaan Wilayah Perkotaan dan Pertamanan > 711.5 Plans for Specific Kinds of Areas/Perencanaan untuk Jenis Area Tertentu > 711.57 Cultural and Educational Areas/Kawasan Budaya dan Pendidikan
Divisions: Fakultas Teknik > Arsitektur
Depositing User: Dede Muksin Lubis
Date Deposited: 05 Mar 2019 07:28
Last Modified: 05 Mar 2019 07:28
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/47750

Actions (login required)

View Item View Item