STUDI PERLAKUAN PANAS BERTINGKAT PADA KOMPOSIT BaFe12O19/Fe3O4

ARIYAN, NOVAN RIZKY (2017) STUDI PERLAKUAN PANAS BERTINGKAT PADA KOMPOSIT BaFe12O19/Fe3O4. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. Abstrak.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text (HAL COVER)
1. Hal Cover.pdf

Download (268kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
3. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (123kB)
[img] Text (BAB II)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (470kB)
[img] Text (BAB III)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (389kB)
[img] Text (BAB IV)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (385kB)
[img] Text (BAB V)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (113kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
8. Hal Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (783kB)

Abstract

Dalam penelitian ini, telah dibuat komposit BaFe12O19/Fe2O3 dari bahan barium heksaferit (BaFe12O19) dan mill scale sebagai sumber Fe3O4 menggunakan teknik High Energy Milling (HEM) dengan waktu milling selama 3 jam. Perbandingan komposisi serbuk BaFe12O19 : Fe3O4 adalah 1 : 1. Proses milling menggunakan metode wet milling dengan ethanol sebagai media. Lalu sampel divariasi pada dua tahap heat treathment. Sintering pada suhu 950°C dan kalsinasi pada suhu 950°C+1100°C, 950°C+1200°C dan 950°C+1300°C Karakterisasi yang dilakukan meliputi analisis struktur kristal dengan X-Ray Diffraction (XRD), dan sifat kemagnetan dengan Vibrating Sample Magnetometer (VSM). Dari analisis XRD menunjukkan bahwa telah terbentuk struktur komposit BaFe12O19/Fe2O3 dengan Fe2O3 sebagai fasa mayor dan BaFe12O19 sebagai fasa minor. BaFe12O19 memiliki struktur kristal hexagonal dengan parameter kisi a = 5,879 Å dan c = 23,776 Å. Sedangkan Fe2O3 mempunyai struktur kristal rhombohedral dengan parameter kisi a = 5,012 Å dan c = 13,667 Å. Dari analisis VSM, kondisi optimum komposit BaFe12O19/Fe2O3 dicapai pada proses suhu kalsinasi 950°C+1200°C dengan magnetisasi saturasi (Ms) = 20,99 emu/g, magnetisasi remanen (Mr) = 8,87 emu/g dan koersivitas (Hc) = 666,51 Oe, dan energi produk maksimum (BHmaks) = 60,7 kGOe. Kata kunci : Magnetik Komposit, Barium Heksaferit, Hematit, Sintering, Kalsinasi, XRD, VSM, Energi Produk Maksimum

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FT/MSN. 18 093
NIM: 41312010044
Uncontrolled Keywords: Magnetik Komposit, Barium Heksaferit, Hematit, Sintering, Kalsinasi, XRD, VSM, Energi Produk Maksimum
Subjects: 500 Natural Science and Mathematics/Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika > 536 Heat/Panas > 536.1 Theories of Heat/Teori tentang Panas, Teori Kalor
500 Natural Science and Mathematics/Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika > 536 Heat/Panas > 536.2 Heat Transfer/Transmisi Kalor, Perpindahan Panas
500 Natural Science and Mathematics/Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika > 536 Heat/Panas > 536.4 Effects of Heat on Matter/Pengaruh, Efek Panas pada Benda
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Dede Muksin Lubis
Date Deposited: 28 Dec 2017 01:59
Last Modified: 31 Oct 2018 08:30
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/40040

Actions (login required)

View Item View Item