KECENDERUNGAN PORNOGRAFI DALAM FILM BERGENRE HOROR (ANALISIS ISI DALAM FILM AIR TERJUN PENGANTIN)

FAUZIAH, RATNA (2012) KECENDERUNGAN PORNOGRAFI DALAM FILM BERGENRE HOROR (ANALISIS ISI DALAM FILM AIR TERJUN PENGANTIN). S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (COVER)
1. HAL COVER.pdf

Download (908kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAKSI.pdf

Download (86kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
3. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
[img] Text (BAB II)
4. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[img] Text (BAB III)
5. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)
[img] Text (BAB IV)
6. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB)
[img] Text (BAB V)
7. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (71kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8. DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Media masa merupakan saluran penyampaian pesan yang paling efektif. Melalui media massa kita dapat menyampaikan suatu pesan yang kita inginkan kepada masyarakat luas. Dan salah satu media massa adalah film. Secara fisik dari bahassa film adalah media gambar (visual) dan media suara (audio). Dalam perkembangannya film bukan hanya sekedar usaha menampilkan gambar bergerak (moving image), namun juga telah diikuti berbagai muatan kepentingan tertentu, seperti gambaran kehidupan, gaya hidup serta pesan moralitas. Namun pada saat ini banyak film yang penyajiannya sering tidak menggambarkan adat budaya bangsa indonesia. Seperti film Air terjun Pengantin ada beberapa audio dan visual yang masih berbau pornografi. Pornografi addalah kegiatan seksual termasuk bahan-bahan yang menampilkan ketelanjangan, adegan-adegan yang secara sugestif yang bersifat meniru adegan seks yang sengaja bertujuan untuk menstimulus atau membangkitkan hasrat seksual. Oleh karena itu, permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah memaparkan bagaimana kecenderungan isi film Air terjun pengantin dilihat dari aspek pornografi, maka isi film yang disampaikanpun akan terlihat dengan jelas. Sifat penelitian yang digunakan adalah bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Kuantitatif adalah teori atau paradigma yang digunakan untuk menuntun peneliti menemukan masalah penelitian, menemukan hipotesis, menemukan konsep-konsep, dan menemukan alat-alat analisis data. Sedangkan metode yang digunakan untik menganalisa adalah metode analisis isidengan 2 (dua) koder. Analisis isi digunakan untuk mendeskripsikan secara objektif, sistematik dan kuantitatif isi komunikasi yang tampak. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukan bahwa audio dan visual dalam film Air Terjun Pengantin bila dilihat dari aspek pornografi lebih cenderung kepada pakaian minim dan adegan yang menggambarkan rangkaian aktivitas seksual. Semua unsur audio dan visual menjadi sangat penting, karena akan menentukan hasil penggarapan suatu film. Membuat film adalah suatu kerja kolaboratif yang melibatkan banyak pihak dan elemen. Penceritaan film Air Terjun Pengantin menjadi formula baru di dalam perfilman indonesia yang jika dilihat dari audio dan visualnya, maka hal ini dapat menjadi bahan untuk mengkoreksi bagaimana untuk membuat film menjadi lebih baik dan berkualitas.

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FK/BRD. 12 143
Call Number: SK/41/12/143
NIM/NIDN Creators: 44108010149
Uncontrolled Keywords: Kecenderungan pornografi Dalam Film Bergenre Horor
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Penyiaran
Depositing User: Admin Perpus UMB
Date Deposited: 01 Aug 2012 16:48
Last Modified: 22 Nov 2025 03:45
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/21001

Actions (login required)

View Item View Item