NASRULLOH, MUHAMMAD (2026) STRATEGI PENINGKATAN EFEKTIVITAS MAINTENANCE MESIN UNTUK MEMINIMALISIR DOWNTIME PADA PT. MNO, PRODUSEN KERAMIK TABLEWARE. S2 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (Halaman Cover)
01 COVER.pdf Download (3MB) | Preview |
|
|
Text (Bab 1)
02 BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (283kB) |
||
|
Text (Bab 1)
03 BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (795kB) |
||
|
Text (Bab 3)
04 BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) |
||
|
Text (Bab 4)
05 BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (Bab 5)
06 BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) |
||
|
Text (Daftar Pustaka)
07 DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (190kB) |
||
|
Text (Lampiran)
08 LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (483kB) |
Abstract
Penelitian ini berfokus pada strategi peningkatan efektivitas pemeliharaan mesin di PT MNO, sebuah produsen tableware keramik terkemuka, yang menghadapi tantangan berupa tingginya frekuensi kerusakan mesin sehingga menyebabkan downtime tidak terencana. Kondisi tersebut berdampak negatif terhadap efisiensi lini produksi, menghambat ketepatan pengiriman produk ke pelanggan, serta meningkatkan biaya operasional yang secara signifikan menurunkan daya saing perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi akar penyebab kegagalan mesin dan merumuskan tindakan korektif strategis guna meminimalkan durasi downtime. Dengan menerapkan metodologi mixed-methods yang menggabungkan pendekatan kuantitatif, deskriptif, dan kualitatif, data dihimpun dari riwayat pemeliharaan mesin-mesin kritis selama periode Juni 2022 hingga Desember 2024. Kinerja peralatan dievaluasi menggunakan indikator Overall Equipment Effectiveness (OEE), sementara investigasi masalah dilakukan melalui Root Cause Analysis (RCA) dengan bantuan diagram Fishbone dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil analisis menunjukkan degradasi performa yang ekstrem, di mana nilai OEE merosot dari 90,32% pada tahun 2022 menjadi titik kritis 42,75% pada tahun 2024. Identifikasi masalah menemukan bahwa penyebab utama kerusakan meliputi usia suku cadang yang telah melampaui batas umur ekonomis (>20 tahun), ketidakpatuhan terhadap prosedur Preventive Maintenance (PM), kurangnya pelatihan teknis bagi operator baru, serta dampak sistemik dari pemangkasan anggaran pemeliharaan hingga 80%. Sebagai solusi, dirumuskan rencana perbaikan melalui metode 5W+1H yang menitikberatkan pada restorasi komponen vital, penerapan sistem buffer stock suku cadang, dan penguatan kompetensi melalui pelatihan intensif. Melalui implementasi strategi terpadu ini, tingkat keandalan mesin diproyeksikan pulih secara signifikan dengan nilai OEE mencapai 79% pada periode 2025.
| Item Type: | Thesis (S2) |
|---|---|
| NIM/NIDN Creators: | 55123120077 |
| Uncontrolled Keywords: | Downtime, overall equipment effectiveness (OEE), preventive Maintenance, Root Cause Analysist |
| Subjects: | 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 620.1-620.9 Standard Subdivisions of Engineering and Applied Operations/Subdivisi Standar Dari Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 620.1 Engineering Mechanics/Mekanika Teknik 600 Technology/Teknologi > 650 Management, Public Relations, Business and Auxiliary Service/Manajemen, Hubungan Masyarakat, Bisnis dan Ilmu yang Berkaitan > 658 General Management/Manajemen Umum > 658.5 Management of Production/Manajemen Produksi |
| Divisions: | Pascasarjana > Magister Manajemen |
| Depositing User: | Haqi ar rachma nur |
| Date Deposited: | 18 Jun 2026 08:37 |
| Last Modified: | 18 Jun 2026 08:37 |
| URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/101618 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
