ANGGRAINI, INDAH CAHYA (2026) Analisis Efektivitas Wayground dalam Pembelajaran Hybrid Learning ditinjau dari Kinerja Jaringan dan Kepuasan Pengguna dengan Importance–Performance Analysis (IPA). S2 thesis, Universitas Mercu Buana-Menteng.
|
Text (Cover)
55422110013-Indah Cahya Anggraini-01 Cover - Indah Cahya Anggraini.pdf Download (710kB) |
|
|
Text (Bab 1)
55422110013-Indah Cahya Anggraini-02 Bab 1 - Indah Cahya Anggraini.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text (Bab 2)
55422110013-Indah Cahya Anggraini-03 Bab 2 - Indah Cahya Anggraini.pdf Restricted to Registered users only Download (519kB) |
|
|
Text (Bab 3)
55422110013-Indah Cahya Anggraini-04 Bab 3 - Indah Cahya Anggraini.pdf Restricted to Registered users only Download (490kB) |
|
|
Text (Bab 4)
55422110013-Indah Cahya Anggraini-05 Bab 4 - Indah Cahya Anggraini.pdf Restricted to Registered users only Download (797kB) |
|
|
Text (Bab 5)
55422110013-Indah Cahya Anggraini-06 Bab 5 - Indah Cahya Anggraini.pdf Restricted to Registered users only Download (205kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
55422110013-Indah Cahya Anggraini-07 Daftar Pustaka - Indah Cahya Anggraini.pdf Restricted to Registered users only Download (265kB) |
|
|
Text (Lampiran)
55422110013-Indah Cahya Anggraini-08 Lampiran - Indah Cahya Anggraini.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Implementasi pembelajaran hybrid di sekolah menengah kejuruan menuntut kesiapan sistem pembelajaran digital yang andal secara teknis serta mampu memberikan pengalaman penggunaan yang baik bagi siswa. Salah satu platform pendukung yang digunakan adalah Wayground, yang terintegrasi antara pembelajaran daring dan tatap muka. Namun, kinerja teknis sistem, kualitas pengalaman pengguna, serta tingkat kepuasan siswa terhadap penggunaan platform ini belum diketahui secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi Wayground melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup Quality of Service (QoS), Quality of Experience (QoE), dan End User Computing Satisfaction (EUCS), yang dipetakan menggunakan Importance–Performance Analysis (IPA). Data dikumpulkan dari 103 siswa kelas X melalui kuesioner, serta pengukuran parameter jaringan menggunakan aplikasi PingTools untuk memperoleh nilai delay, jitter, serta throughput upload dan download. Analisis EUCS dilakukan dengan metode SEM-PLS guna menguji validitas, reliabilitas, serta pengaruh antarvariabel terhadap kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas jaringan berada pada kategori baik, dengan rata-rata delay sebesar 37,89 ms, jitter 17,56 ms, throughput upload 5,615 Mb/s, dan throughput download 1,016 Mb/s. Hasil analisis Quality of Experience (QoE) menunjukkan bahwa pengalaman pengguna terhadap Wayground berada pada kategori baik. Dimensi usability memiliki nilai rata-rata tertinggi (16,6019), diikuti oleh reliability (16,1456) dan responsiveness/performance (15,9709), yang menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan, stabil, dan memiliki respon yang baik. Dimensi accessibility memperoleh nilai rata-rata terendah (15,0777), meskipun masih berada dalam kategori baik. Analisis EUCS menunjukkan bahwa content, format, ease of use, dan timeliness berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna (R2 = 0,666), sedangkan accuracy tidak signifikan. Hasil IPA memperlihatkan sebagian besar atribut sistem telah memenuhi harapan pengguna, meskipun beberapa aspek masih memerlukan perbaikan. Secara keseluruhan, Wayground dinilai layak secara teknis dan mampu memberikan pengalaman serta tingkat kepuasan pengguna yang baik dalam mendukung pembelajaran hybrid learning. Kata kunci: Hybrid learning, Wayground, QoS, QoE, EUCS, IPA, PLS-SEM
Actions (login required)
![]() |
View Item |
