IQBAL, MUHAMMAD (2025) ANALISIS PERBANDINGAN VARIASI SUHU HEAT TREATMENT ANNEALING PADA MATERIAL TUNGSTEN CARBIDE N-18 TERHADAP KEKUATAN KEKERASAN. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (HAL COVER)
01 COVER.pdf Download (301kB) | Preview |
|
![]() |
Text (BAB I)
02 BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (102kB) |
|
![]() |
Text (BAB II)
03 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (285kB) |
|
![]() |
Text (BAB III)
04 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (351kB) |
|
![]() |
Text (BAB IV)
05 BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (83kB) |
|
![]() |
Text (BAB V)
06 BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (138kB) |
|
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
07 DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) |
|
![]() |
Text (LAMPIRAN)
08 LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (560kB) |
Abstract
This study discusses the effect of varying annealing heat treatment temperatures on Tungsten Carbide N-18 material. This material is widely used in the metal cutting industry due to its high hardness, wear resistance, and good thermal stability. The research was conducted by heating specimens at temperatures of 540°C, 580°C, and 620°C for 40 minutes, then cooling them in the furnace. Hardness testing was performed using the Rockwell HRA method, while microstructural analysis was carried out with an optical microscope after etching using Murakami’s Reagent solution. The results show that the higher the annealing temperature, the lower the hardness value of the material tends to be. The standard specimen without heat treatment had an average hardness of 89.48 HRA. After annealing at 540°C, the hardness decreased to 88.42 HRA (a decrease of 1.06%), at 580°C to 87.02 HRA (a decrease of 2.46%), and at 620°C to 85.26 HRA (a decrease of 4.22%). This hardness reduction is caused by the grain growth of Tungsten Carbide (WC) and the redistribution of the Cobalt (Co) phase, which become more significant at higher annealing temperatures, resulting in a less homogeneous and more brittle material structure. Microstructural analysis shows that at low annealing temperatures, the distribution of WC grains and Co phase remains uniform, whereas at higher temperatures, larger grain growth and Co phase dominance in certain areas occur. This affects the decrease in hardness and wear resistance of the material. The study recommends using low to medium annealing temperatures (540–580°C) to maintain a balance between hardness and toughness, making it more optimal for industrial applications that require high precision, wear resistance, and toughness. Keywords: Tungsten Carbide N-18, Annealing, Heat treatment, Hardness test, Microstructur Pada penelitian ini membahas pengaruh variasi suhu Heat Treatment Annealing terhadap material Tungsten Carbide N-18. Material ini banyak digunakan dalam industri pemotongan logam karena memiliki kekerasan tinggi, ketahanan aus, dan stabilitas termal yang baik. Penelitian dilakukan dengan memanaskan spesimen pada suhu 540°C, 580°C, dan 620°C selama 40 menit, kemudian didinginkan pada suhu tungku. Uji kekerasan dilakukan menggunakan metode Rockwell HRA, sedangkan analisis mikrostruktur dilakukan dengan mikroskop optik setelah etsa menggunakan larutan Murakami’s Reagent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu Annealing, nilai kekerasan material cenderung menurun. Spesimen standar tanpa perlakuan panas memiliki kekerasan rata-rata 89,48 HRA. Setelah Annealing pada 540°C, kekerasan turun menjadi 88,42 HRA (penurunan 1,06%), pada 580°C menjadi 87,02 HRA (penurunan 2,46%), dan pada 620°C menjadi 85,26 HRA (penurunan 4,22%). Penurunan kekerasan ini disebabkan oleh pertumbuhan butir Tungsten (WC) dan redistribusi fasa Kobalt (Co) yang semakin signifikan pada suhu Annealing yang lebih tinggi, sehingga struktur material menjadi kurang homogen dan lebih rapuh. Analisis mikrostruktur memperlihatkan bahwa pada suhu Annealing rendah, distribusi butir WC dan fasa Co masih seragam, sedangkan pada suhu tinggi terjadi pertumbuhan butir yang lebih besar dan dominasi fasa Co di area tertentu. Hal ini berdampak pada penurunan kekerasan dan ketahanan aus material. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan suhu Annealing rendah hingga menengah (540–580°C) untuk menjaga keseimbangan antara kekerasan dan ketangguhan material, sehingga lebih optimal untuk aplikasi industri yang membutuhkan presisi, ketahanan aus tinggi dan keuletan tinggi. Kata Kunci: Tungsten Carbide N-18, Annealing, Heat treatment, Uji kekerasan, Mikrostruktur
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Call Number CD: | FT/MSN. 25 073 |
NIM/NIDN Creators: | 41320010006 |
Uncontrolled Keywords: | Tungsten Carbide N-18, Annealing, Heat treatment, Uji kekerasan, Mikrostruktur |
Subjects: | 500 Natural Science and Mathematics/Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika > 536 Heat/Panas 500 Natural Science and Mathematics/Ilmu-ilmu Alam dan Matematika > 530 Physics/Fisika > 536 Heat/Panas > 536.5 Temperature/Temperatur, Suhu 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 621 Applied Physics/Fisika terapan > 621.8 Machine Engineering, Machinery/Teknik Mesin 600 Technology/Teknologi > 670 Manufacturing/Manufaktur, Pabrik-pabrik 700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 760 Graphic Arts/Seni Grafika > 761 Block Printing/Cetak Blok |
Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
Depositing User: | khalimah |
Date Deposited: | 28 Aug 2025 08:06 |
Last Modified: | 28 Aug 2025 08:06 |
URI: | http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/97204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |