WIRANI, PUTRI EKA SAKTI (2025) ANALISIS RESPON VIBRASI PADA STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT (STUDI KASUS: GEDUNG DI TANGERANG). S2 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (HAL COVER)
01 COVER.pdf Download (599kB) | Preview |
|
![]() |
Text (BAB I)
02 BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) |
|
![]() |
Text (BAB II)
03 BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
![]() |
Text (BAB III)
04 BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
![]() |
Text (BAB IV)
05 BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
![]() |
Text (BAB V)
06 BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (276kB) |
|
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
07 DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) |
|
![]() |
Text (LAMPIRAN)
08 LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
In order to maintain the building structure, a vibration response analysis is carried out to ensure the overall condition of the structure. The initial analysis is the design stage of the current building condition. This research process was carried out with the help of ETABS software version 22.0. For dynamic analysis, this study will use a vibration inspection procedure with a smartphone application and the VIBXPERT II tool. In this study, static data measurement data will also be inputted, namely the Non Destructive Test and Destructive Test examinations in vibration testing so that the maximum performance or deflection produced can be estimated. Furthermore, the acceleration data is analyzed using FFT used to identify the largest amplitude value in the frequency domain. The results of the study showed that the highest amplitude obtained was from the three sensors, namely on the 2nd floor label 157. Smaller than the maximum amplitude value on the 3rd floor label 241. The largest amplitude on the 2nd floor (label 157) was 0.0746 cm for the smartphone sensor, 0.013733 cm for the VIBXPERT II sensor, and 0.9 cm Etabs analysis. The largest amplitude on the 3rd floor (label 241) was 0.2116 cm for the smartphone sensor, 0.000116 cm for the VIBXPERT II sensor, and 27.3 cm Etabs analysis. The largest amplitude on the 3rd floor (label 291) was 0.5877 cm for the smartphone sensor, 0.000303 cm for the VIBXPERT II sensor, and 16.6 cm Etabs analysis. Keywords: Vibration analysis, multi-storey buildings, vibration pro, Fast Fourier Transform Dalam rangka pemeliharaan struktur bangunan dilakukan analisis respon vibrasi untuk memastikan kondisi struktur secara keseluruhan. Analisis awal merupakan tahap desain kondisi gedung saat ini. Proses penelitian ini dilakukan dengan bantuan software ETABS versi 22.0. Untuk analisis dinamik, pada studi ini akan memakai prosedur pemeriksaan getaran dengan aplikasi smartphone dan alat VIBXPERT II. Dalam penelitian ini juga akan dilakukan penginputan data pengukuran data statik adalah pemeriksaan Non Destructive Test dan Destructive Test dalam pengujian getaran sehingga dapat diperkirakan besaran kinerja atau lendutan maksimal yang dihasilkan, Selanjutnya, data percepatan dianalisis menggunakan FFT digunakan untuk mengidentifikasi nilai amplitudo terbesar dalam domain frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amplitude tertinggi yang didapatkan adalah dari ketiga sensor yaitu pada lantai 2 label 157 Lebih kecil daripada nilai amplitude maksimum terdapat di lantai 3 label 241. Amplitude terbesar pada lantai 2 (label 157) adalah 0,0746 cm untuk sensor smartphone, 0,013733 cm untuk sensor VIBXPERT II, dan 0,9 cm analisis Etabs. Amplitude terbesar pada lantai 3 (label 241) adalah 0,2116 cm untuk sensor smartphone, 0,000116 cm untuk sensor VIBXPERT II, dan 27,3 cm analisis Etabs . Amplitude terbesar pada lantai 3 (label 291) adalah 0,5877 cm untuk sensor smartphone, 0,000303 cm untuk sensor VIBXPERT II, dan 16,6 cm analisis Etabs. Kata kunci: Analisis getaran, bangunan bertingkat, vibration pro, Fast Fourier Transform
Actions (login required)
![]() |
View Item |