HERMAWAN, AGUS (2025) ANALISIS WATER INGRESS STRUKTUR SANDWICH COMPOSITE PADA CABIN FLOOR PESAWAT AIRBUS A330 MENGGUNAKAN ANSYS. S2 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (HAL COVEER)
01 COVER.pdf Download (666kB) | Preview |
|
![]() |
Text (BAB I)
02 BAB I.pdf Restricted to Registered users only Download (98kB) |
|
![]() |
Text (BAB II)
03 BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
|
![]() |
Text (BAB III)
04 BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (582kB) |
|
![]() |
Text (BAB IV)
05 BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (584kB) |
|
![]() |
Text (BAB V)
06 BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (84kB) |
|
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
07 DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (94kB) |
|
![]() |
Text (LAMPIRAN)
08 LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (482kB) |
Abstract
The Airbus A330 utilizes sandwich composite materials in its cabin floor, serving as the primary footing for passengers and crew. One common issue is water ingress due to leaks or condensation, which can cause moisture buildup, structural damage, and electrical system malfunctions. To mitigate these risks, regular inspections are necessary. This study analyzes water ingress in the cabin floor using Non-Destructive Testing (NDT) methods and load simulation with ANSYS to evaluate material durability.. Using thermography, areas with water ingress were identified, with darker regions indicating trapped moisture within the composite layers. Two cases were analyzed: one with areas requiring repair and another within acceptable damage limits as per the Structure Repair Manual (SRM). The study simulated the effects of pressure and temperature using ANSYS. Results revealed minimal pressure differences, with values ranging between 0 and 0.80 atm. Temperature simulations showed a range of 21°C to 24°C, suggesting potential condensation that could lead to water ingress. Structural simulations evaluated the composite's deformation, elastic strain, and stress distribution. The maximum deformation was 1.864 mm, with elastic strain peaking at 3.894e-5 mm/mm and stress von Mises reaching 9.3456 MPa. This research highlights the importance of periodic inspections and advanced simulation techniques in maintaining composite structures. Recommendations include utilizing additional NDT methods, such as ultrasonic testing, to enhance detection accuracy and investigating actual cabin conditions to refine future analyses. Keywords : water ingress, composite sandwich, cabin floor, NDT, ANSYS Pesawat Airbus A330 menggunakan material komposit sandwich pada cabin floor, yang berperan sebagai pijakan utama penumpang dan kru. Salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah water ingress akibat kebocoran atau kondensasi, yang dapat menyebabkan kelembaban, kerusakan struktural, serta gangguan pada sistem elektrikal. Untuk mencegah dampak negatif tersebut, inspeksi berkala diperlukan. Penelitian ini menganalisis water ingress pada cabin floor menggunakan metode Non-Destructive Test (NDT) serta simulasi uji beban dengan ANSYS untuk mengevaluasi ketahanan material. Melalui thermography, area dengan water ingress berhasil diidentifikasi, di mana area yang lebih gelap menunjukkan adanya kelembapan yang terperangkap di dalam lapisan komposit. Dua kasus dianalisis: satu dengan area yang membutuhkan perbaikan dan lainnya berada dalam batas kerusakan yang dapat diterima berdasarkan Structure Repair Manual (SRM). Penelitian ini juga mensimulasikan efek tekanan dan suhu menggunakan ANSYS. Hasil menunjukkan perbedaan tekanan minimal, dengan nilai berkisar antara 0 hingga 0,80 atm. Simulasi suhu menunjukkan rentang antara 21°C hingga 24°C, yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya kondensasi yang dapat menyebabkan water ingress. Simulasi struktural mengevaluasi deformasi, regangan elastis, dan distribusi tegangan pada komposit. Deformasi maksimum mencapai 1,864 mm, dengan regangan elastis maksimum sebesar 3,894e-5 mm/mm, dan tegangan von mises mencapai 9,3456 MPa. Penelitian ini menyoroti pentingnya inspeksi berkala dan penggunaan teknik simulasi canggih untuk mempertahankan struktur komposit. Rekomendasi meliputi pemanfaatan metode NDT tambahan, seperti pengujian ultrasonik, untuk meningkatkan akurasi deteksi, serta investigasi kondisi aktual kabin untuk memperbaiki analisis di masa depan. Kata kunci : water ingress, composite sandwich, cabin floor, NDT, ANSYS
Actions (login required)
![]() |
View Item |