BACHTIAR, AFRIZAL AGUNG (2025) PENGARUH WAKTU PENAHANAN (HOLDING TIME) PADA PROSES TEMPERING TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN BAJA HADFIELD. S1 thesis, Universitas Mercu Buana - Buncit.
|
Text (COVER)
41323110016 - Afrizal Agung Bachtiar - 01 Cover.pdf Download (625kB) | Preview |
|
![]() |
Text (BAB 1)
41323110016 - Afrizal Agung Bachtiar - 02 BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (86kB) |
|
![]() |
Text (BAB 2)
41323110016 - Afrizal Agung Bachtiar - 03 BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (579kB) |
|
![]() |
Text (BAB 3)
41323110016 - Afrizal Agung Bachtiar - 04 BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (275kB) |
|
![]() |
Text (BAB 4)
41323110016 - Afrizal Agung Bachtiar - 05 BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (403kB) |
|
![]() |
Text (BAB 5)
41323110016 - Afrizal Agung Bachtiar - 06 BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (26kB) |
|
![]() |
Text (DAFTAR PUSATKA)
41323110016 - Afrizal Agung Bachtiar - 08 Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (132kB) |
|
![]() |
Text (LAMPIRAN)
41323110016 - Afrizal Agung Bachtiar - 09 Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Baja Mangan Austenitik atau lebih dikenal dengan nama Baja Hadfield merupakan salah satu baja yang memiliki sifat kekerasan yang tinggi, tetapi keuletan dan ketangguhannya relatif rendah. Dalam penggunaan di lingkungan pembebanan kontinyu, baja ini sering mengalami lifetime defect dan kegagalan. Secara umum, baja hadfield memiliki kecenderungan getas karena terbentuknya formasi karbida. Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan suatu proses rekayasa baja agar mempunyai sifat kekerasan dengan keuletan dan ketangguhannya yang lebih baik yaitu dengan melakukan proses perlakuan panas. Perlakuan panas bertujuan untuk merekayasa struktur mikro, menghaluskan butir kristal, dan menghilangkan tegangan sisa yang nantinya berefek pada perubahan sifat mekanik. Salah satu perlakuan panas yang dapat dilakukan untuk mengurangi presipitasi karbida dan menurunkan kekerasan yaitu tempering dan quenching. Penelitian dilakukan dengan mememanaskan baja hadfield sampai temperatur austenisasi 1150 °C yang ditahan selama 60 menit kemudian di quenching. Proses quenching dilakukan dengan menggunakan media pendingin air sebelum baja mengalami proses tempering. Kemudian dilakukan proses tempering pada temperatur 400 °C dan 450 °C dengan variasi holding time 30 menit, 45 menit, dan 60 menit. Pemilihan variasi holding time ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sifat kekerasan dan tingkat perubahan fasa pada struktur mikro. Setelah proses tempering selesai lalu di quenching kembali dengan media air agar mengurangi presipitasi karbida, setelah itu dilakukan pengamatan struktur mikro dan pengujian kekerasan. Hasil menunjukkan, temperatur 450 °C dengan holding time 60 menit dihasilkan presipitasi karbida yang sedikit di batas butir serta kekerasan menurun dibandingkan dengan as cast dengan nilai kekerasan 217,10 HV. Penelitian ini perlu ditinjau kembali untuk hasil yang didapat agar lebih optimal dan kekerasan lebih menurun.
Actions (login required)
![]() |
View Item |