OMPUSUNGGU, SANFAISAL (2025) RANCANGAN BANGUN SISTEM DETEKSI DINI KEBAKARAN DAN KUALITAS UDARA MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY BERBASIS INTERNET OF THINGS. S1 thesis, UNIVERISTAS MERCU BUANA - BUNCIT.
|
Text (COVER)
41422120058- Sanfaisal Ompusunggu- 01 Cover.pdf Download (686kB) | Preview |
|
![]() |
Text (BAB 1)
41422120058- Sanfaisal Ompusunggu- 02 BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (104kB) |
|
![]() |
Text (BAB 2)
41422120058- Sanfaisal Ompusunggu- 03 BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) |
|
![]() |
Text (BAB 3)
41422120058- Sanfaisal Ompusunggu- 04 BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (684kB) |
|
![]() |
Text (BAB 4)
41422120058- Sanfaisal Ompusunggu- 05 BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (481kB) |
|
![]() |
Text (BAB 5)
41422120058- Sanfaisal Ompusunggu- 06 BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (138kB) |
|
![]() |
Text (DAFTAR PUSTAKA)
41422120058- Sanfaisal Ompusunggu- 07 Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (116kB) |
|
![]() |
Text (LAMPIRAN)
41422120058- Sanfaisal Ompusunggu- 08 Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (622kB) |
Abstract
Kebakaran merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia dan dapat menimbulkan kerugian besar, baik dari segi material maupun keselamatan jiwa. Selain itu, kualitas udara yang buruk akibat polusi seperti asap rokok juga menjadi masalah serius, terutama di lingkungan bangunan komersial dengan aktivitas padat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem deteksi dini kebakaran dan pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things dengan menerapkan logika fuzzy dengan memanfaatkan mikrokontroler ESP8266, flame sensor, sensor MQ-3, driver motor L298N, kipas, pompa penyemprot, dan aplikasi Telegram. Logika fuzzy diterapkan untuk mengendalikan kecepatan berdasarkan dua variabel input, yaitu gas/asap dan api yang masing-masing memiliki tiga himpunan fuzzy. Sistem menghasilkan satu variabel output, yaitu kecepatan kipas, yang terdiri dari empat himpunan fuzzy, dengan total enam aturan fuzzy yang menentukan tingkat respons sistem terhadap kondisi lingkungan. Pengujian sistem dilakukan dengan membandingkan hasil perhitungan fuzzy antara MATLAB dan implementasi di Arduino IDE. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata eror hanya di 0.23% serta memberikan notifikasi kepada pengguna melalui Telegram dengan waktu respon sekitar 0,3-5 detik sehingga sistem yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan api dan asap bekerja dengan baik. Data yang diperoleh dari sensor dikirimkan melalui mikrokontroler ESP8266 ke aplikasi Telegram, sehingga pengguna dapat menerima notifikasi dan mengambil tindakan dengan cepat. Sistem juga dilengkapi dengan aktuator, seperti kipas dan pompa penyemprot, untuk merespons kondisi darurat secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi api dan gas dengan tingkat sensitivitas yang baik. Notifikasi dikirimkan ke telegram dan perangkat mampu mengaktifkan aktuator sesuai kondisi yang terdeteksi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat keselamatan dengan menyediakan solusi deteksi dini dan pencegahan kebakaran yang terintegrasi.
Actions (login required)
![]() |
View Item |