ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KOMPONEN BARREL G2 PADA PRODUK PULPEN DENGAN METODE SIX SIGMA (DMAIC) DI PT. XYZ (MANUFAKTUR ALAT TULIS)

ISKANDAR, ANDI MUHAMAD (2023) ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS KOMPONEN BARREL G2 PADA PRODUK PULPEN DENGAN METODE SIX SIGMA (DMAIC) DI PT. XYZ (MANUFAKTUR ALAT TULIS). S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img] Text (COVER)
01 COVER.pdf

Download (496kB)
[img] Text (ABSTRAK)
02 ABSTRAK.pdf

Download (34kB)
[img] Text (BAB I)
03 BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[img] Text (BAB II)
04 BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (466kB)
[img] Text (BAB III)
05 BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB)
[img] Text (BAB IV)
06 BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (745kB)
[img] Text (BAB V)
07 BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
08 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (132kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
09 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

PT. XYZ is one of the largest stationery manufacturing companies in Indonesia, one of the superior products produced by PT. XYZ is a pen product. Pen products produced by PT. XYZ consists of several forming components, including barrel components type G2. This G2 barrel component is the most widely used type of barrel component by pen products produced by PT. XYZ, with monthly production figures reaching more than 10 million pcs. During the production period of January 2023 - March 2023, the percentage of defects in the production of G2 barrel components has consistently reached more than 5%, where the 5% defect percentage is the minimum defect percentage allowed by the company. With these problems, the purpose of this research is to determine the types of defects that are dominant in the G2 barrel component, and provide recommendations for improvement using the DMAIC method. At the define stage, it is known that the production of G2 barrel components has 4 different types of defects. At the measure stage, it was found that the DPMO value in G2 barrel production was 27,812 and the sigma value was 3.41. At the analysis stage, it is known that the most dominant type of defect that occurs in barrel G2 is a short shot type defect with a percentage of occurrence of 63.48%. At the improve stage based on analysis using the FMEA method, it is known that the most influential factor in the occurrence of this short shot defect is the engine factor with the root of the problem is a problem with a mold with an RPN value of 340. Finally, at the control stage, seven improvement proposals were given based on the seven root causes of the short shot defect problem. Keywords : Quality Control, Defect, DMAIC, DPMO PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan manufaktur alat tulis terbesar di Indonesia, salah satu produk unggulan yang diproduksi oleh PT. XYZ adalah produk pulpen. Produk pulpen yang diproduksi oleh PT. XYZ terdiri dari beberapa komponen pembentuk, diantaranya adalah komponen barrel jenis G2. Komponen barrel G2 ini merupakan jenis komponen barrel yang paling banyak digunakan oleh produk-produk pulpen yang diproduksi oleh PT. XYZ, dengan angka produksi bulanan mencapai lebih dari 10 juta pcs. Selama periode produksi Januari 2023 - Maret 2023 persentase defect produksi komponen barrel G2 ini konsisten mencapai angka lebih dari 5%, dimana persentase defect 5% tersebut merupakan persentase defect minimum yang diizinkan oleh perusahaan. Dengan adanya permasalahan tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis defect ada saja yang dominan terjadi pada komponen barrel G2, serta memberikan rekomendasi perbaikan dengan menggunakan metode DMAIC. Pada tahap define diketahui bahwa produksi komponen barrel G2 mengalami 4 jenis defect yang berbeda. Pada tahap measure berhasil diketahui bahwa nilai DPMO pada produksi barrel G2 adalah sebesar 27.812 dan nilai sigma sebesar 3,41. Pada tahap analyze diketahui bahwa jenis defect yang paling dominan terjadi pada barrel G2 adalah defect jenis short shot dengan persentase kejadian sebesar 63,48%. Pada tahap improve berdasarkan analisa dengan metode FMEA diketahui bahwa faktor yang paling berpengaruh pada terjadinya defect short shot ini adalah faktor mesin dengan akar permasalahan terjadi masalah pada cetakan dengan nilai RPN sebesar 340. Terakhir pada tahap control diberikan tujuh usulan perbaikan berdasarkan pada tujuh akar penyebab permasalahan defect short shot. Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Defect, DMAIC, DPMO

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FT/IND. 23 071
Call Number: ST/16/23/065
NIM/NIDN Creators: 41619010018
Uncontrolled Keywords: Pengendalian Kualitas, Defect, DMAIC, DPMO
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 620.1-620.9 Standard Subdivisions of Engineering and Applied Operations/Subdivisi Standar Dari Ilmu Teknik dan operasi Terapan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Annas Tsabatulloh
Date Deposited: 13 Sep 2023 07:00
Last Modified: 13 Sep 2023 07:00
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/80554

Actions (login required)

View Item View Item