EVALUASI PERKUATAN STRUKTUR ATAS AKIBAT PENAMBAHAN TINGKAT BERDASARKAN PERATURAN SNI 2847-2013 (Studi Kasus : Gedung Alat Berat PNJ)

DELIANI, IDIA INTAN (2022) EVALUASI PERKUATAN STRUKTUR ATAS AKIBAT PENAMBAHAN TINGKAT BERDASARKAN PERATURAN SNI 2847-2013 (Studi Kasus : Gedung Alat Berat PNJ). S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (COVER)
1. Halaman Judul.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (323kB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
2. Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[img] Text (BAB 2)
3. Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 3)
4. Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB)
[img] Text (BAB 4)
5. Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB 5)
6. Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (204kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (273kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
8. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Banyaknya mahasiswa yang datang ke Pulau Jawa, khususnya Kota Jakarta membuat ketersediaan lahan menjadi terbatas, salah satu yang terkena dampak adalah gedung kampus. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menambah tingkat bangunan serta mengevaluasi kemampuan elemen struktur dari bangunan eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tingkat terhadap gaya dalam dan dimensi struktur atas serta mengevaluasi perkuatan yang dibutuhkan jika bangunan tidak mampu menahan beban. Penelitian dilakukan dengan menganalisis bangunan eksisting dan bangunan yang sudah ditambah tingkatnya menggunakan software ETABS yang mengacu pada peraturan SNI 2847-2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah penambahan tingkat, momen dan gaya geser balok meningkat rata-rata sebesar 43%, sedangkan pada kolom meningkat rata-rata 22%. Pada gaya aksial kolom, mengalami peningkatan rata-rata sebesar 47%. Pada struktur gedung Alat Berat setelah penambahan tingkat diketahui ada beberapa komponen struktur yang tidak kuat menahan beban yaitu Balok B, B1, dan RB berturut-turut sebanyak 6 batang, 26 batang, dan 12 batang serta Kolom K, K1, dan K2 berturut-turut sebanyak 18 batang, 12 batang, dan 8 batang. Baik balok dan kolom dilakukan perkuatan struktur dengan FRP (Fiber Reinforcement Polymer) sehingga dimensi balok dan kolom tidak berubah. Perkuatan elemen struktur adalah sebagai berikut : Balok B, B1 dan RB diperkuat FRP dengan kuat tarik sebesar 2800 Mpa, tebal FRP sebesar 1,2 mm, lebar FRP sebesar 80 mm dan jumlah FRP yang digunakan yaitu 1 lapis. Kolom K, K1, K2 diperkuat FRP dengan kuat tarik sebesar 4300 Mpa, tebal FRP sebesar 0,167 mm, lebar FRP sebesar 500 mm dan jumlah FRP yang digunakan yaitu 16 lilitan untuk kolom K & K2 dan 24 lilitan untuk kolom K1. Kata Kunci : penambahan tingkat, gaya dalam, perkuatan struktur, FRP

Item Type: Thesis (S1)
NIM/NIDN Creators: 41119120057
Uncontrolled Keywords: penambahan tingkat, gaya dalam, perkuatan struktur, FRP
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 690 Buildings/Teknik Bangunan
600 Technology/Teknologi > 690 Buildings/Teknik Bangunan > 690.1-690.9 Standard Subdivisions of Planning, Anaysis, Engineering Design/Subdivisi Standar Dari Perencanaan, Analisa dan Teknik Bangunan
600 Technology/Teknologi > 690 Buildings/Teknik Bangunan > 691 Building Material/Material Bangunan
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Nasruddin Mansyur S.Hum
Date Deposited: 17 Dec 2022 06:53
Last Modified: 17 Dec 2022 06:53
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/72563

Actions (login required)

View Item View Item