TAMAS, RYAN ADI (2022) RANCANG BANGUN SMART HOME BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) DENGAN APLIKASI USER INTERFACE BLYNK. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.
|
Text (HAL COVER)
01 COVER.pdf Download (363kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
02 ABSTRAK.pdf Download (65kB) | Preview |
|
Text (BAB I)
03 BAB 1.pdf Restricted to Registered users only Download (69kB) |
||
Text (BAB II)
04 BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
||
Text (BBA III)
05 BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (433kB) |
||
Text (BAB IV)
06 BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (277kB) |
||
Text (BAB V)
07 BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (60kB) |
||
Text (DAFTAR PUSTAKA)
08 DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (63kB) |
||
Text (LAMPIRAN)
09 LAMPIRAN.pdf Restricted to Registered users only Download (899kB) |
Abstract
Current technological developments allow humans to design and create tools that can be used to control electronic devices and monitor homes remotely (Smart Home Systems). One of the current technological developments is the development of the Internet of Things (IoT). To overcome the problems mentioned above, a Smart Home based on the Internet of Things (IoT) was designed with the Blynk application on a smartphone. The Smart Home is equipped with a motion sensor (PIR) to detect human movement, a temperature sensor (DHT-22) to control room temperature, and a gas detection sensor (MQ-2) to detect combustion smoke. The system used by the ESP 8266 Wi-Fi module to process data and connect to the Internet. There are three outputs, namely lights for lighting control in the room, a blower for comfortable room with a stable temperature and avoiding combustion smoke, and a bell for notification. The Blynk application platform on smartphones is designed to be able to control and monitor sensor readings and outputs as long as they are connected to an Internet connection. Internet of Things (IoT) based Smart Home with the Blynk application on a smartphone was successfully carried out using ESP8266 to integrate NodeMCU with Android devices to monitor the state of the room. The sending of commands to the hardware from the Blynk application display for on/off control of two room lights was successfully carried out using a program designed on Arduino. The PIR sensor succeeded in detecting the presence of humans up to a distance of five meters, the DHT-22 sensor was successful and feasible to use to monitor room temperature with an accuration & error value of 0,26 °C & 0.9% and MQ-2 successfully detected combustion smoke with an error value of 6.801%. PIR has succeeded in providing notification of human presence, the blower automatically turns on according to a predetermined value of 300C for the temperature sensor and 300 ADC for the sensor as soon as possible. The blower automatically turns off when the room conditions have returned to normal or have decreased to the set value limit. Keywords: Smart Home System, Internet of Things (IoT), Blynk, motion detection sensor (PIR), temperature sensor (DHT-22), gas detection sensor (MQ-2), module Wi-Fi ESP 8266. Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan manusia untuk merancang dan menciptakan alat yang dapat digunakan untuk mengendalikan perangkat elektronik dan memonitor rumah dari jarak jauh (Smart Home System). Salah satu perkembangan teknologi saat ini adalah perkembangan Internet of Things (IoT). Untuk mengatasi permasalahan tersebut diatas, dirancang sebuah bangun Smart Home berbasis Internet of Things (IoT) dengan aplikasi Blynk pada smartphone. Smart Home dilengkapi dengan sensor gerak (PIR) untuk mendeteksi adanya gerakan manusia, sensor suhu (DHT-22) untuk kontrol suhu ruangan, dan sensor pendeteksi gas (MQ-2) untuk mendeteksi asap pembakaran. Sistem yang digunakan diproses oleh modul Wi-Fi ESP 8266 yang digunakan untuk memproses data dan terhubung ke Internet. Terdapat tiga buah output yaitu lampu untuk kontrol penerangan pada ruangan, blower untuk kenyamanan ruangan dengan suhu stabil dan terhindar asap pembakaran, serta notifikasi keberadaan manusia. Platform aplikasi Blynk pada smartphone dirancang untuk dapat mengontrol dan memonitoring hasil pembacaan sensor dan output selama terhubung dengan koneksi Internet. Rancangan Smart Home berbasis Internet of Things (IoT) dengan aplikasi Blynk pada smartphone berhasil dilakukan menggunakan ESP8266 untuk mengintegrasi NodeMCU dengan perangkat Android guna memonitoring keadaan ruangan. Pengiriman perintah kepada perangkat hardware dari tampilan aplikasi Blynk untuk kontrol on/off lampu dua ruangan berhasil dilakukan menggunakan program yang dirancang pada Arduino. Sensor PIR berhasil mendeteksi keberadaan manusia hingga jarak 5 meter, sensor DHT-22 berhasil dan layak digunakan untuk monitoring suhu ruangan dengan nilai akurasi & error sebesar 0,26 °C& 0,9% dan MQ-2 berhasil mendeteksi asap pembakaran dengan nilai error sebesar 6,801%. Sensor PIR berhasil memberikan notifikasi keberadaan manusia, blower secara otomatis menyala sesuai dengan set value yang telah ditentukan yaitu 300C untuk sensor suhu dan 300 ADC untuk sensor asap. Blower otomatis mati ketika kondisi ruangan telah kembali normal atau mengalami penurunan sampai batas set value. Kata kunci: Blynk, Smart Home System, Internet of Things (IoT), Modul Wi-Fi ESP 8266, Sensor Gerak (PIR), Sensor Pendeteksi gas (MQ-2), Sensor Suhu (DHT-22).
Actions (login required)
View Item |