ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PERCEPATAN PEKERJAAN TANAH DENGAN METODE PENAMBAHAN JUMLAH ALAT BERAT PADA PROYEK JALAN TOL DEPOK – ANTASARI

RIMAWAN, FAHMIZAN (2020) ANALISIS BIAYA DAN WAKTU PERCEPATAN PEKERJAAN TANAH DENGAN METODE PENAMBAHAN JUMLAH ALAT BERAT PADA PROYEK JALAN TOL DEPOK – ANTASARI. S1-Sarjana thesis, Universitas Mercu Buana Jatisampurna.

[img]
Preview
Text
1. Halaman Judul.pdf

Download (104kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. Abstrak.pdf

Download (181kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. Surat Pernyataan.pdf

Download (536kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. Lembar Pengesahan.pdf

Download (47kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. Kata Pengantar.pdf

Download (130kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. Daftar Isi.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. Daftar Tabel.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. Daftar Gambar.pdf

Download (161kB) | Preview
[img] Text
10. Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (693kB)
[img] Text
11. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
12. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (426kB)
[img] Text
13. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
14. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (202kB)
[img] Text
15. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB)
[img] Text
16. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Proyek pembangunan Jalan Tol Depok – Antasari mengalami keterlambatan pekerjaan pada pelaksanaan pekerjaan tanah sebesar 30,70% dari presentasi rencana awal Sehingga waktu yang awalnya direncanakan selesai pada bulan Agustus 2019 diperpanjang menjadi harus selesai pada bulan Desember 2019. Dalam Penelitian ini akan menganalisis percepatan durasi penyelesaian pada proyek pembangunan Jalan Tol Depok – Antasari dengan alternatif penambahan jumlah alat berat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya proyek yang efisien dan durasi waktu yang lebih cepat dengan menggunakan alternatif tersebut. Hasil analisis pada penelitian ini didapatkan bahwa total biaya proyek dalam kondisi normal ialah sebesar Rp. 9.860.552.249,00 dengan durasi pelaksanaan proyek 130 hari kerja. Dalam kondisi sesudah dipercepat dengan penambahan jumlah alat berat Alternatif – 1 didapat biaya sebesar Rp. 10.030.638.486,00 atau lebih mahal 1,02% dari biaya proyek pada kondisi normal dan durasi pelaksanaan proyek 109 hari kerja atau lebih cepat 21 hari dari durasi normal. Sedangkan total biaya proyek pada kondisi alternatif – 2 didapat sebesar Rp. 10.153.918.103,00 atau lebih mahal 1,04% dari biaya proyek pada kondisi normal dan durasi pelaksanaan proyek 104 hari atau lebih cepat 26 hari dari durasi normal. Dapat diambil kesimpulan bahwa percepatan pekerjaan dengan metode alternatif - 1 merupakan alternatif percepatan yang lebih efektif dan ekonomis, karena dengan menerapkan percepatan alternatif – 1 durasi pekerjaan proyek lebih cepat dari keadaan normal dan tidak mengalami keterlambatan pekerjaan dari waktu rencana yaitu 120 hari. Dan total anggaran biaya proyek lebih murah jika dibandingkan dengan metode percepatan alternatif – 2. Kata Kunci : Percepatan Proyek, Waktu dan Biaya, Penambahan Jumlah Alat Berat. ABSTRACT The development of Depok- Antasari Toll road construction was delayed by the work on the implementation of land work of 30.70% from the original plan presentation so that The initially planned time was completed in August 2019 extended to be completed in December 2019. In this study will analyze the acceleration of completion duration on The construction project of Depok – Antasari Toll road with an alternative to the number of heavy equipment. The purpose of this research is to know the cost of project that is physical and duration of time is faster by using the alternative. The results of the analysis was obtained that total project cost under normal conditions is IDR. 9,860,552,249.00 with the duration of project execution 130 working days. In the condition after accelerated with the addition of the number of heavy equipment alternative – 1 obtained a fee of Rp. 10,030,638,486.00 or more expensive 1.02% of the project cost in normal conditions and duration Project execution of 109 business days or faster 21 days from the normal duration. While the total cost of the project in the alternative condition – 2 obtained Rp. 10,153,918,103.00 or more expensive 1.04% of the project cost under normal conditions and duration of project execution 104 days or faster 26 days from the normal duration. It can concluded that the acceleration of work by alternative method-1 is a more effective and economical acceleration alternative, because By applying an alternate acceleration – 1 The duration of project work is faster than normal circumstances and does not experience a delay of employment from the planned time of 120 days. And the total budget cost of the project is cheaper compared to the alternative acceleration method – 2. Keywords : Project Acceleration, Time and Cost, Addition of the number of heavy equipment.

Item Type: Thesis (S1-Sarjana)
Call Number CD: FT/SIP 20 042
NIM: 41118310023
Uncontrolled Keywords: Percepatan Proyek, Waktu dan Biaya, Penambahan Jumlah Alat Berat.
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 624 Civil Engineering/Teknik Sipil
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Nasruddin Mansyur S.Hum
Date Deposited: 29 Sep 2020 05:48
Last Modified: 29 Sep 2020 05:48
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/57354

Actions (login required)

View Item View Item