PROTOTIPE PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SIMULASI KECEPATAN DAN JARAK MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC BERBASIS IOT DENGAN SENSOR ULTRASONIK PADA KENDARAN

SAMUEL, SAMUEL (2021) PROTOTIPE PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SIMULASI KECEPATAN DAN JARAK MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC BERBASIS IOT DENGAN SENSOR ULTRASONIK PADA KENDARAN. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
AWAL SAMPUL.pdf

Download (722kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (581kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (886kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (488kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (501kB)

Abstract

Sometimes the distance between other vehicles can trigger a minor accident, for example, a sudden brake when a vehicle is behind at high speed can cause the vehicle behind to be not ready to stop and hit the vehicle in front of it. A warning device can help drivers. Before being applied to an actual vehicle, a prototype simulation is needed on the tool. Therefore a simulation is designed that can help drivers with a safe vehicle distance. Simulation using Sugeno Fuzzy Logic method with 2 variables, namely distance and speed. Then the tool made is to use a Raspberry Pi microprocessor which is connected to a Mini 4WD chassis with a speed controlled dynamo, then add 2 ultrasonic sensors to provide distance input on the front and back of the tool. Then added an LED light, OLED display, and a Buzzer as a complementary output. Based on the implementation, it was concluded that the prototype device with an ultrasonic sensor sometimes had problems in distance accuracy so that the distance input became less accurate. The L298N Module and the step up booster interfere with the power on the Microprocessor so that the program process stops. Then the "very slow" and "slow" variables are less helpful if they are not created separately in fuzzy rules on the front or rear sensors. Using a speed that matches the original vehicle in the simulation is very dangerous, so it is necessary to scale the speed in the simulation. The faster the tool runs in the simulation, the tool vibrates and changes position, so it needs to be strengthened so that there is no vibration in the prototype tool. Keywords: Vehicle Safety Distance, Vehicle, Simulation, FIS Sugeno, Internet of Things Terkadang jarak antara kendaraan lain dapat memicu kecelakaan ringan, sebagai contoh, rem mendadak ketika ada kendaraan di belakang dengan kecepatan yang tinggi dapat menimbulkan kendaraan yang ada di belakang tidak siap untuk berhenti dan menabrak kendaraan yang berada di depannya. Sebuat alat untuk memberi peringatan dapat membantu pengendara. Sebelum diterapkan pada kendaraan yang sebenarnya, dibutuhkan sebuah simulasi prototype pada alat tersebut. Oleh karena itu dirancang sebuah simulasi yang dapat membantu pengendara dengan jarak kendaraan yang aman. Simulasi menggunakan metode fuzzy logic sugeno dengan 2 variable, yaitu jarak dan kecepatan. Lalu alat yang dibuat adalah dengan menggunakan Microprocessor Raspberry Pi yang di hubungkan pada sebuah chasis Mini 4WD dengan dinamo yang dapat dikendalikan kecepatannya, lalu di tambahkannya 2 buah sensor ultrasonik untuk memberikan input jarak pada bagian depan dan belakang alat. Lalu ditambahkannya sebuah lampu LED, OLED Display, dan Buzzer sebagai output pelengkap. Berdasarkan Implementasi yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa alat prototype denga sensor ultrasonik terkadang memiliki kendala dalam akurasi jarak sehinggal input jarak menjadi kurang akurat. Pada Module L298N dan step up booster mengganggu daya pada Microprocessor sehingga membuat proses program menjadi terhenti. Lalu variable “sangat lambat” dan “lambat” kurang membantu jika tidak di buat terpisah pada rule fuzzy di sensor depan atau belakang. Menggunakan kecepatan yang sesuai dengan kendaraan asli pada simulasi sangat berbahaya, sehingga perlu di skala-kan kecepatan yang ada pada simulasi. Semakin cepat alat berjalan pada simulasi, membuat alat bergetar dan berubah posisi, sehingga perlu di perkuat agar tidak ada getaran pada alat prototype. Kata Kunci: Jarak Aman Kendaraan, Kendaraan, Simulasi, FIS Sugeno, Internet of Things

Item Type: Thesis (S1)
NIM/NIDN Creators: 41416120075
Uncontrolled Keywords: Jarak Aman Kendaraan, Kendaraan, Simulasi, FIS Sugeno, Internet of Things
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu
600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu > 681 Precision Instruments/Produksi Instrumen Presisi
600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu > 681 Precision Instruments/Produksi Instrumen Presisi > 681.2 Testing, Measuring, Sensing Instruments/Produksi Alat-alat untuk Tes, Pengujian dan Sensor
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Dede Muksin Lubis
Date Deposited: 18 Jan 2022 03:35
Last Modified: 18 Jan 2022 03:35
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/54420

Actions (login required)

View Item View Item