ANALISIS KINERJA AIR COOLER SEBAGAI DEHUMIDIFIER PADA AIR COMPRESSOR SYSTEM

SUPRIYADI, DERI (2018) ANALISIS KINERJA AIR COOLER SEBAGAI DEHUMIDIFIER PADA AIR COMPRESSOR SYSTEM. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
1. Halaman Judul.pdf

Download (48kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. Abstrak.pdf

Download (64kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
3. Surat Pernyataan.pdf

Download (44kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
4. Lembar Pengesahan.pdf

Download (309kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KATA PENGANTAR)
5. Kata Pengantar.pdf

Download (134kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
6. Daftar Isi.pdf

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR TABEL)
7. Daftar Tabel.pdf

Download (46kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR GAMBAR)
8. Daftar Gambar.pdf

Download (73kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR LAMPIRAN)
9. Daftar Lampiran.pdf

Download (94kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
10. Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (48kB)
[img] Text (BAB II)
11. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (595kB)
[img] Text (BAB III)
12. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[img] Text (BAB IV)
13. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB)
[img] Text (BAB V)
14. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (69kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
15. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
16. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Pressurized air as a water instrument is needed as a support for production activities in the industry, the air compressor system as a producer of pressurized air has an important role in producing pressurized air of good quality, so before pressurized air is distributed to facilities in the industry, the pressurized air must be dried first to reduce the moisture content in it to prevent condensation occurs on the pipe which results in compressed pipelines and rust in the pipe, the poor quality of water instruments results in damage to pneumatic components and some clogged air ducts, marked by an increase in dew point temperature values on water a dryer that reaches -20 oC from a standard of -40 oC, this is very disturbing to the production process. The addition of air cooler facilities in the air compressor system aims to help the performance of the air dryer which serves to dry up, analysis of the process and performance of air coolers to determine the value of heat transfer, as well as factors that affect the performance of the air cooler, the method used this time is an experiment. and analysis of calculations based on actual and theoretical data, so that the process, heat transfer values and factors that affect the performance of the air cooler can be determined by performing several assumptions to facilitate calculation. From the results of the calculation assuming the initial RH value is obtained from weather forecasts, the pressure is fixed, with a temperature change that is not too significant in getting the average value of heat transfer that occurs in the air cooler is 20.29 kW, besides the addition of an air cooler can reduce the dew point temperature in the air dryer significantly above -40 °C and find factors that affect its performance so that action can be taken or renewed for future maintenance and repair activities. Keywords: instrument air, air compressor system, air cooler, dew point temperature Udara bertekanan sebagai instrument air sangatlah dibutuhkan sebagai penunjang aktifitas produksi pada industri, air compressor system sebagai penghasil udara bertekanan memiliki peran penting dalam menghasilkan udara bertekanan berkualitas baik, maka sebelum udara bertekanan disalurkan untuk fasilitas di industri, terlebih dahulu udara bertekanan haruslah di keringkan terlebih dahulu untuk mengurangi kandungan uap air didalamnya untuk mencegah terjadinya pengembunan pada pipa yang mengakibatkan mampatnya saluran pipa maupun karat pada pipa, kualitas instrument air yang kurang baik mengakibatkan kerusakan pada komponen pneumatik dan beberapa pipa saluran udara yang tersumbat, ditandai dengan kenaikan nilai suhu dew point pada air dryer yang mancapai -20 oC dari standard -40 oC, hal tersebut sangat menggangu proses produksi. Penambahan fasilitas air cooler pada air compressor system bertujuan untuk membantu kinerja air dryer yang berfungsi untuk menegeringkan, Analisis terhadap proses dan kinerja air cooler bertujan untuk mengetahui nilai perpindahan panas, serta faktor yang mempengaruhi kinerja dari air cooler, metode yang digunakan penelitian kali ini adalah eksperimen, serta analisis perhitungan berdasarkan data aktual dan teori, sehingga dapat diketahui proses, nilai perpindahan panas serta faktor yang mempengaruhi kinerja air cooler dengan melakukan beberapa asumsi untuk memudahkan perhitungan. Dari hasil perhitungan dengan asumsi nilai RH awal di dapatkan dari prakiraan cuaca, tekanan tetap, dengan perubahan suhu yang tidak terlalu signifikan di dapatkan nilai rata-rata perpindahan panas yang terjadi pada air cooler adalah sebesar 20,29 kW, selain itu penambahan air cooler dapat menurunkan nilai dew point temperatur pada air dryer secara signifikan yakni diatas -40 oC serta didapatkan faktor yang mempengaruhi kinerjanya sehingga dapat diambil tindakan maupun pembaharuan untuk kegiatan pemeliharaan dan perbaikan kedepannya. Kata kunci: instrument air, air compressor system, air cooler, sushu dew point

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FT/MSN.18 011
NIM: 41316120001
Uncontrolled Keywords: instrument air, air compressor system, air cooler, sushu dew point
Subjects: 300 Social Science/Ilmu-ilmu Sosial > 320 Political dan Government Science/Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan > 322 Relation of The State of Organized Groups/Hubungan Negara dengan Kelompok Sosial yang Terorganisir > 322.3 Business and Industry/Bisnis dan Industri
600 Technology/Teknologi > 630 Agriculture and Related Technologies/Pertanian dan Teknologi Terkait > 633 Field and Plantation Crops/Tanaman Lapangan dan Perkebunan > 633.8 Industrial Crops/Tanaman untuk Keperluan Industri, Tumbuhan untuk Keperluan Industri
600 Technology/Teknologi > 660 Chemical Engineering and Related Technologies/Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan > 660.1-660.9 Standard Subdivisions of Chemical Engineering and Related Technologies/Subdivisi Standar Dari Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan > 660.7 Industrial Stoichiometry/Stoikiometri Industri
700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 720 Architecture/Arsitektur > 725 Public Structures Architecture/Arsitektur Struktur Umum > 725.4 Industrial Buildings/Bangunan Industri
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Virda Syifa
Date Deposited: 19 Sep 2018 04:45
Last Modified: 25 Sep 2018 07:22
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/44635

Actions (login required)

View Item View Item