ANALISIS KETERLAMBATAN PROYEK PEKERJAAN PERKERASAN BETON LANTAI STABLING CUCI KERETA DI STASIUN JAKARTA KOTA DAOP 1 JAKARTA

NUGROHO, EKO AGUS (2018) ANALISIS KETERLAMBATAN PROYEK PEKERJAAN PERKERASAN BETON LANTAI STABLING CUCI KERETA DI STASIUN JAKARTA KOTA DAOP 1 JAKARTA. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
1. COVER TUGAS AKHIR.pdf

Download (131kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. ABSTRAK.pdf

Download (148kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
3. SURAT PERNYATAAN.pdf

Download (86kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PENEGSAHAN)
4. LEMBAR PENGESAHAN SIDANG.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KATA PENGANTAR)
5. KATA PENGANTAR.pdf

Download (172kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR TABEL)
7. DAFTAR TABEL.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR GAMBAR)
8. DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
9. BAB I - PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB)
[img] Text (BAB II)
10. BAB II - TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB)
[img] Text (BAB III)
11. BAB III - METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[img] Text (BAB IV)
12. BAB IV - HASIL DAN ANALISIS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
13. BAB V - PENUTUP.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
14. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (150kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
15. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (774kB)

Abstract

The implementation of the project always refers to the work plan of construction implementation and the actual time of implementation in the site, both in terms of time and cost. The gap between the work plan and its actual implementation enables to trigger construction’s problems. In general, the problem is related to delay in project implementation, which is associated with duration and time implementation. Duration issues always generate adverse consequences either from the owner or contractor. The construction of concrete pavement on the stabling area of train-wash in the Station of Jakarta City, Operational Area 1 Jakarta owned by PT Kereta Api Indonesia (Persero) encountered a delay of 22 calendar days. Based on the agreement contract, 90 calendar days is agreed as the duration of implementation. Then, it is agreed upon the owner and the contractor, PT Tunggal Jaya, to accelerate the project into 60 calendar days. It means that there are 30 calendar days of acceleration. However, regarding to the plan of time acceleration, the contractor has experienced a delay, with only 22.85% of completion after 60 calendar days. There are three alternative work methods used to calculate the duration of implementation, suggested by Saldjana:1995, that is, alternative methods of overtime work, alternative methods of adding labor, and alternative methods of adding shift work. Microsoft Excel and Microsoft Project 2007 software application is used to calculate those alternative methods, as well as to calculate the planning duration of curve – S and determination of critical path. The analysis calculation is started from the work items having critical path, in which is based on the working plan duration of curve – S. The duration difference is calculated between the plans of 90 calendar days toward the change of 60 calendar days. Then, the calculation of critical path is used according to the duration of 60 calendar days since that duration is a mutually agreed duration for the acceleration work. The fine of the work against the work duration of 90 calendar days is Rp 71.812.464,24. The cost of alternative methods of overtime work is Rp 113,870,419.00 with the work acceleration of 30 calendar days. The cost of alternative methods of adding labor is Rp 20,870,419.00 with the acceleration of 30 calendar days. The cost of alternative methods of adding shift work is Rp 20,870,419.00 with the work acceleration of 30 calendar days. The most effective and efficient method concerning additional cost and time is the alternative method of adding labor and shift work because the inflicted cost is minimal compared to the method of overtime work. It can be said that it is 16.39% more efficient compared to the cost of total delays without adding the labor or shift work. It can be concluded that the most effective method of construction acceleration is the alternative method of adding labor and shift work. It is because those methods have the minimum financial loss. As a result, the methods are recommended to the contractor as the acceleration of implementation of construction work. Keywords: delay, cost, time, duration, acceleration. Pelaksanaan pekerjaan proyek selalu mengacu kepada rencana pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan waktu pelaksanaan di lapangan secara nyata, baik dari segi waktu dan dan biaya. Oleh karena itu, masalah kontruksi akan muncul jika ada perbedaan antara rencana pekerjaan dan pelaksanaan pekerjaan yang sebenarnya. Pada umumnya masalah yang timbul merupakan masalah keterlambatan pelaksanaan proyek yang tentunya berhubungan dengan durasi atau waktu pelaksanaan, dengan masalah durasi tersebut selalu menimbulkan konsekuensi yang merugikan baik dari pemilik atau owner maupun kontraktor. Proyek pekerjaan pembangunan perkerasan beton lantai stabling cuci kereta di Stasiun Jakarta Kota Daop 1 Jakarta yang dimiliki oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengalami keterlambatan pekerjaan sebesar 22 hari kalender. Dengan durasi waktu pelaksanaan rencana sesuai kontrak perjanjian sebesar 90 hari kalender, dan disepakati oleh pihak owner dan pihak Kontraktor pelaksana PT Tunggul Jaya untuk melaksanakan percepatan pekerjaan selama 60 hari kalender, dengan selisih percepatan sebesar 30 hari kalender. Tetapi dari waktu rencana percepatan pekerjaan pihak kontraktor pelaksana mengalami keterlambatan dengan progress pekerjaan pada 60 hari kalender baru mencapai 22,85%. Metode perhitungan durasi pelaksanaan yang digunakan menggunakan 3 (tiga) metode alternatif pekerjaan, yang dikemukakan oleh Saldjana : 1995, ketiga metode tersebut yaitu : metode alternatif kerja lembur, metode alternatif penambahan tenaga kerja dan metode penambahan kerja shift. Perhitungan metode alternatif tersebut dibantu dengan aplikasi software Microsoft Excel dan aplikasi software Microsoft Project 2007, guna perhitungan durasi rencana kurva – S dan penentuan lintasan kritis atau critical path. Perhitungan analisis dimulai dari item pekerjaan yang mengalami lintasan kritis berdasarkan durasi rencana pekerjaan dari kurva – S. Perhitungan selisih durasi pelaksanaan dihitung antara durasi rencana 90 hari kalender terhadap durasi perubahan 60 hari kalender. Kemudian perhitungan lintasan kritis digunakan dari hasil durasi 60 hari kalender karena durasi tersebut merupakan durasi yang disepakati bersama untuk percepatan pekerjaan. Nilai denda pekerjaan terhadap durasi pekerjaan 90 hari kalender adalah sebesar Rp 71.812.464,24. Biaya metode alternatif kerja lembur sebesar Rp 113,870,419.00 dengan percepatan pekerjaan 30 hari kalender. Biaya metode alternatif penambahan tenaga kerja sebesar Rp 20,870,419.00 dengan percepatan pekerjaan 30 hari kalender. Biaya metode alternatif kerja shift sebesar Rp 20,870,419.00 dengan percepatan pekerjaan 30 hari kalender. Metode yang paling efektif dan efisien terhadap waktu dan biaya yang ditimbulkan yaitu dengan metode alternatif penambahan tenaga kerja dan kerja shift, karena biaya yang ditimbulkan paling minimal dibandingkan dengan metode kerja lembur. atau lebih hemat 16,39% dari biaya yang harus dikeluarkan daripada harus membayar total seluruh keterlambatan pekerjaan tanpa adanya penambahan tenaga kerja atau kerja shift. Kesimpulannya, metode percepatan konstruksi yang paling efektif adalah metode alternatif penambahan tenaga kerja dan kerja shift, dikarenakan dari metode tersebut memperoleh kerugian keuangan yang paling minimum dan direkomendasikan kepada kontraktor pelaksana untuk digunakan sebagai percepatan pelaksanaan pekerjaan konstruksii. Kata kunci : keterlambatan, biaya, waktu, durasi, percepatan

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FT/SIP. 18 014
NIM: 41116120094
Uncontrolled Keywords: keterlambatan, biaya, waktu, durasi, percepatan
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 625 Engineering Of Railroads, Roads/Rekayasa Rel Kereta Api, Jalan > 625.1 Railroad Engineering/Teknik Jalan Kereta Api, Teknik Rel Kereta Api
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 625 Engineering Of Railroads, Roads/Rekayasa Rel Kereta Api, Jalan > 625.2 Railroad Rolling Stock/Perlengkapan Kereta Api
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 625 Engineering Of Railroads, Roads/Rekayasa Rel Kereta Api, Jalan > 625.3 Special Purpose Railroads/Kereta Api Khusus
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Virda Syifa
Date Deposited: 05 Sep 2018 02:43
Last Modified: 28 Sep 2018 03:24
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/44404

Actions (login required)

View Item View Item