PEMILIHAN OPSI REGULASI LAYANAN PITA FREKUENSI RADIO 2,3 GHZ UNTUK KEPERLUAN LAYANAN PITA LEBAR NIRKABEL (BWA) DENGAN METODE RIA

M., Zainullah (2011) PEMILIHAN OPSI REGULASI LAYANAN PITA FREKUENSI RADIO 2,3 GHZ UNTUK KEPERLUAN LAYANAN PITA LEBAR NIRKABEL (BWA) DENGAN METODE RIA. S2 thesis, Universitas Mercu Buana.

[img]
Preview
Text (Cover)
Cover.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (44kB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (73kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (212kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (53kB)
[img] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (109kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (46kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (392kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memilih opsi yang tepat bagi regulasi layanan pita frekuensi radio 2,3 GHz khususnya pita frekuensi radio 2360 – 2390 MHz untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel (BWA) yang terdapat pada Kepdirjen 94/DIRJEN/2008, 95/DIRJEN/2008 dan 96/DIRJEN/ 2008 dengan metode analisa dampak regulasi (Regulatory Impact Analysis-RIA). Metodelogi penelitian ini, dilakukan dengan penelitian kualitatif , disertai studi literatur/pustaka, internet dan kuesioner sebagai pelengkap. Analisa menggunakan metode Regulatory Impact Analysis (RIA) dengan 10 pertanyaan RIA yang telah di ajukan ke Regulator Ditjen Pos dan Telekomunikasi sesuai dengan standard OECD. Hasil penelitian berupa 3 (tiga) opsi yaitu : Opsi 1 (Konsisten/Status Quo).Opsi ini pada intinya adalah tetap pada kebijakan yang tercantum dalam dokumen seleksi dan regulasi terkait lainnya, Opsi 2 (Merespon Aspirasi Industri/Membolehkan 802.16e). Opsi ini pada intinya adalah memperbolehkan pemenang seleksi untuk memilih teknologi BWA yang akan digunakan, namun tetap dibawah standar IEEE 802.16 sehingga pilihannya adalah standar IEEE 802.16d atau 802.16e. Opsi 3 (Hybrid/Pembagian Wilayah). Opsi ini pada intinya adalah hybrid atau “jalan tengah” dari Opsi 1 dan Opsi 2. Opsi ini membagi satu zona layanan yang menjadi wilayah penyelenggaraan suatu pemenang seleksi menjadi 2 bagian, wilayah yang akan menggunakan teknologi 802.16d dan wilayah yang akan menggunakan teknologi 802.16e. Dari ketiga opsi yang diajukan, dipilih opsi 2 (Merespon Aspirasi Industri/Membolehkan 802.16e). Opsi ini pada intinya adalah memperbolehkan pemenang seleksi untuk memilih teknologi BWA yang akan digunakan, namun tetap dibawah standar IEEE 802.16 sehingga pilihannya adalah standar IEEE 802.16d atau IEEE 802.16e.

Item Type: Thesis (S2)
Call Number: 54/MTEL/2011/001
NIM: 55408120002
Uncontrolled Keywords: Regulasi, Layanan Pita Lebar Nirkabel, Analisa Dampak Regulasi
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 621 Applied Physics/Fisika terapan
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 621 Applied Physics/Fisika terapan > 621.3 Electrical Engineering, Lighting, Superconductivity, Magnetic Engineering, Applied Optics, Paraphotic Technology, Electronics Communications Engineering, Computers/Teknik Elektro, Pencahayaan, Superkonduktivitas, Teknik Magnetik, Optik Terapan, Tekn
Divisions: Pascasarjana > Magister Teknik Elektro
Depositing User: Virda Syifa
Date Deposited: 18 Dec 2018 07:07
Last Modified: 18 Dec 2018 07:07
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/42724

Actions (login required)

View Item View Item