HASRAT SEKSUALITAS MANULA DALAM MENONTON FILM DIRTY GRANDPA (Analisis Resepsi Komunikasi Pada Manula Produktif Di Kalangan Pegawai Lsf Jakarta)

HANIFAH, NURAINY (2018) HASRAT SEKSUALITAS MANULA DALAM MENONTON FILM DIRTY GRANDPA (Analisis Resepsi Komunikasi Pada Manula Produktif Di Kalangan Pegawai Lsf Jakarta). S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
1. Halaman judul.pdf

Download (112kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2. Abstrak.pdf

Download (23kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
4. Lembar Pernyataan.pdf

Download (125kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
3. Lembar Persetujuan Skripsi, Tanda Lulus Sidang & Pengesahan Perbaikan Skripsi.pdf

Download (192kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KATA PENGANTAR)
5. Kata Pengantar.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
6. Daftar Isi.pdf

Download (28kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
7. Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (277kB)
[img] Text (BAB II)
8. Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (504kB)
[img] Text (BAB III)
9. Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB)
[img] Text (BAB IV)
10. Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (482kB)
[img] Text (BAB V)
11. Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (108kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
12. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (115kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
13. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB)

Abstract

Film Dirty Grandpa adalah film dewasa seksual yang mengalami banyak revisi dalam proses sensornya di Lembaga Sensor Film. Tak hanya itu, film tersebut juga mendapat pro dan kontra di masyarakat dikarenakan adegan seksual yang dinilai terlalu vulgar untuk menjadi konsumsi publik. Dirty Grandpa mengalami penurunan layar sementara untuk meredam kegaduhan di masyarakat dan sempat dinaikkan kembali ke layar lebar setelah proses dialog yang cukup panjang antara Lembaga Sensor Film dan pemilik film terkait revisi adegan yang harus dijalankan. Masyarakat menganggap film Dirty Grandpa dapat mempengaruhi hasrat seksual penontonnya sehingga film tersebut diminta untuk berhenti ditayangkan. Mengingat apa yang terjadi di masyarakat, penelitian terkait hasrat seksual dalam menonton film dinilai penting untuk dilakukan. Pembangkitan hasrat seksual seringkali dibutuhkan bagi manula yang dinilai menurun hasrat seksualnya seiring penuaan fungsi seksual dan kondisi fisik yang menurun. Penelitian ini bertujuan untuk melihat resepsi khalayak terhadap film Dirty Grandpa dan melihat perubahan hasrat seksual yang muncul saat menikmati film tersebut. Metode penelitian ini adalah metode penelitian dengan analisis resepsi yang didasarkan pada atas model Stuard Hall. Informan yang diambil dengan tekhnik purposive sampling berjumlah 3 orang. Informan dipilih di Lembaga Sensor Film karena dianggap mewakili seluruh unsur masyarakat. Proses pemilihan informan dilihat berdasarkan usia manula dan pengalamannya dalam menonton film Dirty Grandpa. Penelitian ini melihat resepsi khlayak dengan hegemoni dominant, negotiated, dan oppositional. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, masing-masing individu memiliki persepsi yang beraneka ragam terhadap film dewasa Dirty Grandpa. Setiap informan memandang film dari sudut pandang masing-masing berdasarkan pengalaman yang diperoleh semasa hidupnya. Manula dari unsur masyarakat memandang film sebagaimana penonton umum yang mudah terbawa hasrat seksualnya, manula dari kalangan birokrat memandang film sebagai seni namun juga tetap memperhatikan adanya adegan yang membangkitkan hasrat, sedang manula dari kalangan sineas memandang film sebagai karya seni dengan segala proses kreatif didalamnya.

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FK/BRD. 18 145
NIM: 44116110050
Uncontrolled Keywords: HASRAT, SEKSUALITAS, MANULA, FILM DIRTY GRANDPA
Subjects: 700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 770 Photography and Photographs/Seni Fotografi dan Foto > 778 Specific Fields of Photography/Bidang-bidang Khusus Seni Fotografi > 778.5 Cinematography, Video Production, Related Activities/Sinematografi, Produksi Video, dan Kegiatan Terkait
700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 770 Photography and Photographs/Seni Fotografi dan Foto > 778 Specific Fields of Photography/Bidang-bidang Khusus Seni Fotografi > 778.5 Cinematography, Video Production, Related Activities/Sinematografi, Produksi Video, dan Kegiatan Terkait > 778.58 Preservation and Storage of Motion Picture Films/Pelestarian dan Penyimpanan Film Bergerak
700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 790 Recreational and Performing Arts/Olah Raga dan Seni Pertunjukan
700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 790 Recreational and Performing Arts/Olah Raga dan Seni Pertunjukan > 791 Public Performances/Pertunjukan Umum > 791.4 Motion Pictures, Radio, Television/Gambar Gerak, Radio, Televisi > 791.43 Motion Pictures, Movies, Cinema/Bioskop, Movie, Film Hiburan, Sinema
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Penyiaran
Depositing User: Dede Muksin Lubis
Date Deposited: 29 Mar 2018 02:54
Last Modified: 06 Nov 2018 03:23
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/41461

Actions (login required)

View Item View Item