PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM DAN PERT PADA PROYEK PEMBUATAN BELT PRESS MACHINE DI PT. IKAWA MULTI DINAMIKA

SAPUTRO, ARIEF FIRMAN (2017) PENJADWALAN PROYEK DENGAN MENGGUNAKAN METODE CPM DAN PERT PADA PROYEK PEMBUATAN BELT PRESS MACHINE DI PT. IKAWA MULTI DINAMIKA. S1-Sarjana thesis, Universitas Mercu Buana Jatisampurna.

[img]
Preview
Text
Hal Cover.pdf

Download (522kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (164kB) | Preview
[img] Text
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (754kB)
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (281kB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (832kB)
[img] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (422kB)
[img] Text
Bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[img] Text
Hal Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (421kB)

Abstract

ABSTRAK. Dalam suatu proyek konstruksi, proses penjadwalan adalah salah satu faktor penting penentu berhasil atau tidaknya proyek konstruksi tersebut. Apabila penjadwalan dilakukan dengan ceermat dan teliti maka kemungkinan proyek tersebut berhasil akan semakin besar. Dimana penjadwalan itu sendiri memiliki pengertian yaitu merupakan perangkat untuk menentukan aktifitas yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu proyek dalam urutan serta kerangka waktu tertentu, dimana setiap aktivitas harus dilaksanakan agar proyek selesai tepat waktu dengan biaya yang ekonomis. Tujuan dari perencanaan jadwal adalah untuk mengetahui bagaimanakah penerapan metode CPM dan PERT pada penjadwalan proyek sehingga menghasilkan time schedule dengan durasi kerja yang tepat dan memiliki probabilitas keberhasian yang tinggi. Dalam penjadwalan diperlukan diagram network untuk menentukan urutan seluruh kegiatan. Untuk menyusun network diagram diperlukan perlu diketahui apa yang menjadi predecessor dan successor. Untuk menyusun network diagram pada metode CPM dan PERT digunakan pendekatan AOA atau Activity On Arrow. Dari hasil perhitungan perencanaan dengan metode CPM dan PERT yang digunakan peneliti didapatkan durasi optimal selama 42 hari kerja. Pada metode PERT didapatkan hasil bahwa probabilitas keberhasilan proyek dengan durasi 42 hari adalah sebesar 50%, dan durasi 45 hari sebesar 99.6%. Biaya normal proyek ini adalaha sebesar Rp 125.080.000,-, namun karena adanya percepatan yang dilakukan maka terdapat biaya tambahan yaitu untuk penambahan waktu 1 jam kerja, biaya proyek bertambah menjadi Rp 126.430.000,-, untuk penambahan 2 jam kerja biaya proyek menjadi Rp 128.230.000,- dan jika dilakukan penambahan waktu kerja selama 3 jam didapatkan biaya proyek bertambah menjadi Rp 130.030.000,-. Kata Kunci: Proyek, percepatan waktu, optimalisasi waktu, jalur kritis, CPM (Critical Path Methode), PERT (Program Evaluation and Review Technique) . ABSTRACT. In a construction project, the scheduling process is one of the important factors determining whether or not the construction project is successful. If the scheduling is done carefully and thoroughly then the possibility of the project will be greater success. Where the scheduling itself has an understanding is a tool to determine the activities required to complete a project in a particular order and time frame, in which each activity must be implemented in order to complete the project on time at an economical cost. The purpose of planning the schedule is to find out how the application of CPM and PERT methods on project scheduling so as to produce time schedule with the right working duration and have a high probability of success. In the scheduling required network diagram to determine the order of all activities. To compile a network diagram it is necessary to know what is the predecessor and successor. To construct network diagrams on the CPM and PERT methods AOA or Activity On Arrow approach is used. From the results of scheduling calculations with CPM and PERT methods used the researchers obtained the optimal duration for 42 working days. In PERT method found that the probability of success of the project with a duration of 42 days is 50%, and 45 days duration of 99.6%. Normal cost of this project is Rp 125.080.000, -, but due to acceleration it will be an additional cost due to it. From the results of the research, it was found that with the addition of 1 hour working time, the project cost increased to Rp 126,430,000, and then added 2 hours of project cost to Rp 128.230.000, - and if added work time for 3 hours to Rp 130.030.000, -. Keyword: Project, crashing project, time optimalization, critical path, CPM (Critical Path Method), PERT (Program Evaluation and Review Technique)

Item Type: Thesis (S1-Sarjana)
Call Number CD: FT/IND 17 064
NIM: 41615320065
Uncontrolled Keywords: Proyek, percepatan waktu, optimalisasi waktu, jalur kritis, CPM (Critical Path Methode), PERT (Program Evaluation and Review Technique) .
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 670 Manufacturing/Manufaktur, Pabrik-pabrik
600 Technology/Teknologi > 670 Manufacturing/Manufaktur, Pabrik-pabrik > 670.1-670.9 Standard Subdivisions of Manufacturing/Subdivisi Standar Dari Manufaktur, Pabrik-pabrik
600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu
600 Technology/Teknologi > 680 Manufacture For Specific Uses/Industri Pembuatan produk untuk penggunaan tertentu > 680.1-680.9 Standard Subdivisions of Manufacture For Specific Uses/Subdivisi Standar Dari Industri Pembuatan Produk Untuk Penggunaan Tertentu
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Nasruddin Mansyur S.Hum
Date Deposited: 15 Feb 2021 08:09
Last Modified: 15 Feb 2021 08:09
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/59728

Actions (login required)

View Item View Item