PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP PATCH BOWTIE DENGAN TEKNIK DGS (DEFECTED GROUND STRUCTURE) PADA FREKUENSI 1.57 GHz

HANDAYANI, GINTA AULIA (2020) PERANCANGAN ANTENA MIKROSTRIP PATCH BOWTIE DENGAN TEKNIK DGS (DEFECTED GROUND STRUCTURE) PADA FREKUENSI 1.57 GHz. S1-Sarjana thesis, Universitas Mercu Buana Jatisampurna.

[img]
Preview
Text
01. Halaman Judul.pdf

Download (96kB) | Preview
[img]
Preview
Text
02. Abstrak.pdf

Download (66kB) | Preview
[img]
Preview
Text
03. Surat Pernyataan.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
04. Lembar Pengesahan.pdf

Download (202kB) | Preview
[img]
Preview
Text
05. Kata Pengantar.pdf

Download (107kB) | Preview
[img]
Preview
Text
06. Daftar Isi.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
07. Daftar Tabel.pdf

Download (83kB) | Preview
[img]
Preview
Text
08. Daftar Gambar.pdf

Download (67kB) | Preview
[img] Text
10. BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (159kB)
[img] Text
11. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (489kB)
[img] Text
12. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (647kB)
[img] Text
13. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (954kB)
[img] Text
14. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (86kB)
[img] Text
15. Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (160kB)

Abstract

ABSTRAK Teknologi Global Positoning System (GPS) yang saat ini sudah umum digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat navigasi. Dalam teknologi ini untuk dapat mengetahui posisi seseorang maka diperlukan alat yang berfungsi untuk menerima sinyal yang dikirim dari satelit GPS yaitu antena GPS reciever. Antena GPS receiver pada umunya berbentuk tipis dan kecil oleh karena itu antena mikrostrip merupakan salah satu jenis antena yang dapat memenuhi kebutuhan ini. Antena mikrostrip ini berbentuk bowtie dan menggunakan teknik DGS (Defected Ground Structure). Teknik ini diharapkan mampu memperbaiki karakteristik dari antena. Software yang diperlukan untuk merancang antena ini adalah computer simulation technology (CST). Dari hasil simulasi pada software terebut dibandingkan dengan hasil realisasi dengan menggunakan nilai dari parameter antena yaitu VSWR, return loss, bandwidth, gain, dan bentuk pola radiasi. Sehingga didapat analisa pengaruh dari teknik DGS terhadap mikrostrip berbentuk patch bowtie pada frekuensi 1.57 GHz ini dapat memperbaiki karakteristik pada antena. Dari hasil pengukuran didapatkan nilai return loss sebesar -24,681, vswr 1.123, bandwidth 33 MHz dan gain 2,6 dB. Sedangkan hasil simulasi didapat nilai return loss sebesar -30,79, vswr 1.05, bandwidth 24 MHz dan gain sebesar 4,60 dB. Dimana pada hasil keseluruhan simulasi dan pengukuran dapat dikatakan antena mikrostrip patch bowtie dengan DGS segitiga masih dalam range spesifikasi antena yang baik, dan jika dibandingan hasil tanpa dan dengan menggunakan teknik DGS, hasil parameter yang lebih bagus didapat dari antena mikrostrip bowtie menggunakan tenik DGS. Kata kunci : Antena Mikrostrip, DGS (Defected Ground Structure), Patch Bowtie, GPS ABSTRACT Global Positoning System (GPS) technology which is now commonly used by humans in everyday life as a navigation tool. In this technology to determine one's position, we need the tools needed to receive signals sent from GPS satellites, namely GPS receiver antennas. GPS receiver antennas are generally thin and small by a microstrip antenna is one type of antenna that can meet this need. This microstrip antenna forms a bowtie and uses the DGS (Defected Ground Structure) technique. The software needed to get this antenna is computer simulation technology (CST). From the simulation results on the software compared with the results thought by using the value of the VSWR antenna parameters, return loss, bandwidth, gain, and the shape of the radiation pattern. DGS against bowtie patch microstrip in the frequency of 1.57 GHz can improve the characteristics of the antenna. From the measurement results obtained value of return loss of -24,681, vswr 1,123, bandwidth of 33 MHz and gain of 2.6 dB. While the simulation results obtained return value of -30.79, vswr 1.05, 24 MHz bandwidth and gain of 4.60 dB. Where the overall results of simulations and measurements can be done with a bowtie patch microstrip antenna with a triangle DGS still within the range of a good antenna specification, and when compared to results without and using the DGS technique, better yield parameters are obtained from a bowtie microstrip antenna using the DGS technique. Kata kunci : Microstrip Antenna, DGS (Defected Ground Structure), Patch Bowtie, GPS

Item Type: Thesis (S1-Sarjana)
Call Number CD: FK/ELK 19 033
NIM: 41417320009
Uncontrolled Keywords: Antena Mikrostrip, DGS (Defected Ground Structure), Patch Bowtie, GPS
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 621 Applied Physics/Fisika terapan
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 621 Applied Physics/Fisika terapan > 621.3 Electrical Engineering, Lighting, Superconductivity, Magnetic Engineering, Applied Optics, Paraphotic Technology, Electronics Communications Engineering, Computers/Teknik Elektro, Pencahayaan, Superkonduktivitas, Teknik Magnetik, Optik Terapan, Tekn
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Nasruddin Mansyur S.Hum
Date Deposited: 14 Oct 2020 04:55
Last Modified: 14 Oct 2020 04:55
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/57674

Actions (login required)

View Item View Item