PERBAIKAN EFISIENSI GUDANG DENGAN METODE LEAN DAN EOQ

RUDI, RUDI (2018) PERBAIKAN EFISIENSI GUDANG DENGAN METODE LEAN DAN EOQ. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
COVER.pdf

Download (267kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III Metodologi Penelitian.pdf
Restricted to Registered users only

Download (125kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (935kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V ANALISA DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (109kB)
[img] Text (BAB VI)
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (22kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (55kB)

Abstract

Efisiensi merupakan perbandingan sebelum dan sesudah perbaikan atas suatu masalah sehingga didapat penyelesaian yang lebih baik. Efisiensi mempunyai pengaruh terhadap penghematan waktu kerja. Proses perbaikan pada penelitian digunakan metode Lean dengan tools VSM (Value Stream Mapping), pada tahap ini diuraikan proses kerja dan waktu baku pengeluaran produk di gudang PT SKM sehingga diketahui penyebab keterlambatan pengiriman produk kepada konsumen, penyebab keterlambatan pengiriman adalah kekurangan stok produk untuk konsumen sehingga harus menunggu produk dari suplier. Untuk menyelesaikan kekurangan stok produk digunakan metode persediaan EOQ (Economic Order Quantity). Proses penyelesaian permasalahan kondisi gudang tidak rapi digunakan metode Kaizen tools 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke). Selain itu diterapkan SOP (Standard Operational Procedure) untuk menyelesaikan permasalahan ketiga yaitu penitipan produk tanpa tanda bukti dan proses kerja staff terhadap pembatalan pengiriman produk tanpa adanya tanda bukti dan SOP. Setelah itu melakukan improve atau simulasi penerapan perbaikan permasalahan dan perhitungan ulang setelah perbaikan. Waktu baku pengeluaran produk sebelum perbaikan sebesar 345.786 second dan setelah perbaikan sebesar 1478 second, persediaan sebelum perbaikan sebesar 230 pcs setelah perbaikan persediaan menjadi 377 pcs. Sebelum melakukan perbaikan dengan metode Kaizen kondisi gudang berantakan, setelah melakukan simulasi perbaikan diketahui kondisi gudang menjadi lebih ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin. Sebelum diterapkan SOP penitipan produk elektronik ke gudang mobile phone tanpa ada tanda bukti dan masih tumpang tindih tanggung jawab antar staff, setelah dilakukan simulasi penerapan SOP penitipan produk memakai tanda bukti dan masing-masing staff mempunyai tanggung jawab masing-masing. Kata kunci: Value Stream Mapping, EOQ, 5S dan SOP

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FT/IND. 18 061
NIM/NIDN Creators: 41613110081
Uncontrolled Keywords: Value Stream Mapping, EOQ, 5S dan SOP
Subjects: 700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 720 Architecture/Arsitektur > 725 Public Structures Architecture/Arsitektur Struktur Umum > 725.3 Transportation and Storage Buildings/Arsitektur Gedung Sarana Pengangkutan dan Penyimpanan
700 Arts/Seni, Seni Rupa, Kesenian > 720 Architecture/Arsitektur > 725 Public Structures Architecture/Arsitektur Struktur Umum > 725.3 Transportation and Storage Buildings/Arsitektur Gedung Sarana Pengangkutan dan Penyimpanan > 725.35 Warehouses/Gudang
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
Depositing User: Dede Muksin Lubis
Date Deposited: 15 May 2018 01:49
Last Modified: 10 Jan 2022 05:58
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/42645

Actions (login required)

View Item View Item