Strategi Pemasaran Telkom Flexi di Kandatel Sukabumi

PRAMONO, BUDI (2006) Strategi Pemasaran Telkom Flexi di Kandatel Sukabumi. S2 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta-Menteng.

[img]
Preview
Text (Cover)
COVER TESIS ver2.pdf

Download (77kB) | Preview
[img] Text (Bab All)
BAB ALL Super OK ver3.doc.pdf
Restricted to Registered users only

Download (590kB)

Abstract

Bidang telekomunikasi merupakan bisnis yang sangat menarik bagi para investor, karena memiliki tingkat pertumbuhan dan peluang yang sangat besar. Hal tersebut didorong karena perkembangan teknologi yang sangat cepat dan didasarkan karena kebutuhan sarana telekomunikasi merupakan bagian dari kehidupan yang tidak dapat dipisahkan. Persaingan dalam industri telekomunikasi mengalami persaingan yang sangat ketat hal tersebut ditandai dengan hadirnya operator baru dalam bisnis jasa telekomunikasi. Operator yang beroperasi di area Sukabumi meliputi PT Telkom, Telkomsel, Indosat, Bakrie Telekom, Excelcomindo, dan Mobile 8. Kondisi tersebut merupakan dasar bagi PT Telkom untuk menyesuaikan lingkungan bisnisnya dengan melakukan transformasi organisasi yang berorientasi kepada pelanggan (customer centrix). Telkom Flexi merupakan produk baru sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus, mengingat pada bisnis tersebut sangat besar tingkat persaingannya. Dimanan operator lain sangat gencar dalam menawarkan produk dan layananya. Penelitian strategi pemasaran Telkom Flexi di Kandatel Sukabumi sangat menarik untuk diangkat, karena masih jarang peneltian di bidang telekomunikasi. Dalam penelitian tersebut diuraikan tentang internal perusahaan yaitu faktor kekuatan dan kelemahan serta faktor eksternal perusahaan yaitu peluang dan ancaman. Analisis strategi STP Telkom Flexi menguraikan tentang penetapan segmentasi produk yang terdiri segmentasi geografik, segmentasi demografik, segmentasi perilaku dan psikografik. Targeting mencakup penetapan lokasi pemasaran dan para pengguna yang berkisar pada usia 20 sampai 55 tahun serta pola pembelian. Positioning menetapkan Telkom Flexi sebagai limited mobility dengan kode area sesuai dengan fixed telephone. Analisis matrix General Electric menguraikan tentang daya tarik pasar (business attractivenes) dan kekuatan bisnis (business strength) untuk mengukur posisi produk Telkom Flexi, sehingga dapat menetapkan strategi yang dipilih yaitu tumbuh selektif dan memperkuat daerah yang dianggap rapuh. Selanjutnya menetapkan strategi bauran pemasaran Telkom Flexi yang mencakup strategi pengembangan produk, dimana Telkom Flexi selain untuk voice juga bisa dipakai untuk akses data dengan kecepatan tinggi, penetapan strategi pricing yang sama dengan pentaripan fixed telephone, strategi promosi yang lebih intensif dan efektif dan saluran distribusi dengan mengoptimalkan fungsi Kantor Cabang Pelayanan (KANCATEL), Warung Telkom dan Warung Internet serta melakukan sinergi dengan Telkomsel. Telecommunication is an interesting business for investors, because it has great potention in development and opportunity. It was motivated by the fast growing of technology and based on means of communication, which is such as daily part of lifes. Telecommunication industry has strict competition. It is indicated by the presence of new operators in telecommunication business. Operator which is existed in Sukabumi area comprises PT Telkom, Telkomsel, Indosat, Bakrie Telecom, Excelkomindo, and Mobile 8. Based on circumstances PT Telkom adjusted its business field by doing organization transformation oriented to the customer (customer centric). Telkom Flexi is a brand new product should be given special preference, considering it has strict competition. Where other operator is very incessant in offering their product and support. Marketing Strategy observation of Telkom Flexi of Kandatel Sukabumi is very interesting to discuss because the observation in telecommunication field still wide apart. On it observation is analyzed about company internal factor, strength and weakness, and company external factora, are opportunity and threat. STP Strategy of Telkom Flexi analysis described about segmentation product persistent such as geographic, demographic, behaviour and psicographict segmentation. The target cope marketing location persistent and users at 20 untill 55 years old and the way buying is taking place. Positioning puts Telkom Flexi as limited mobility in accordance with fixed telephone. Matrix General Electric analysis, described about business attractiveness and business strength is measuring Telkom Flexi position product. Untill able to persistant choosen strategy it is selectively growing and reinforce strap area. The next step is persistant marketing strategy diffused which cope product development strategy, where Telkom Flexi not only for voice services but also for high speed data access, persistant procing strategy the same with fixed telephone rate, more intensive and effective promotion strategy and distribution line by optimizing the function of service brand office (Kancatel), Warung Telkom and Warung Internet and carry on with Telkomsel.

Item Type: Thesis (S2)
Call Number CD: CDT-551-06-027
NIM/NIDN Creators: 131030204-021
Uncontrolled Keywords: MPS, Manajemen Pemasaran
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 650 Management, Public Relations, Business and Auxiliary Service/Manajemen, Hubungan Masyarakat, Bisnis dan Ilmu yang Berkaitan > 658 General Management/Manajemen Umum
Divisions: Pascasarjana > Magister Manajemen
Depositing User: Admin Perpus UMB
Date Deposited: 06 Jun 2012 11:36
Last Modified: 28 Jul 2022 02:38
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/38235

Actions (login required)

View Item View Item