Kecenderungan strategi kreatif iklan farmasi (iklan suplemen, iklan jamu dan iklan obat-obatan) di majalah intisari periode Januari - Desember 2006

Mardhiana, Anita (2008) Kecenderungan strategi kreatif iklan farmasi (iklan suplemen, iklan jamu dan iklan obat-obatan) di majalah intisari periode Januari - Desember 2006. S1 thesis, Universitas Mercu Buana.

[img] Text (Full Text)
Full Text.pdf
Restricted to Registered users only

Download (0B)

Abstract

ABSTRAKSI Fakultas Ilmu Komunikasi Program Studi Periklanan Universitas Mercu Buana ANITA MARDHIANA (04302-005) KECENDERUNGAN STRATEGI KREATIF IKLAN FARMASI DI MAJALAH INTISARI PERIODE JANUARI – DESEMBER 2006 xvi + 108 halaman; 31 Tabel, Lampiran Bibliografi: 20 buku dari tahun 1979-2007, 2 Majalah, 4 Internet Banyak perusahaan farmasi yang menjaring konsumennya pada pasar obat-obatan yang dijual bebas (Over The Counter / OTC). Termasuk dalam produk OTC tersebut di antaranya adalah obat-obatan, Jamu dan suplemen. Dengan memiliki segmen dan karakteristik yang sama, sehingga masyarakat dihadapkan dengan banyak pilihan produk farmasi. Dengan demikian strategi kreatif dalam kampanye periklanan sangat penting sebagai salah satu upaya untuk mencapai tujuan yang ditentukan. Maka, tujuan penelitian ini yaitu ingin mengetahui perbedaan kecenderungan strategi kreatif iklan produk farmasi di majalah INTISARI Periode Januari-Desember 2006, baik dilihat dari segi naskah, visual, maupun daya tariknya. Dalam periode ini terdapat 38 iklan farmasi yang diiklankan yang terdiri dari 12 iklan suplemen, 9 iklan jamu dan 17 iklan obat-obatan. Penelitian ini melihat pada pemikiran Bovee, Arens, Thill, Dovel dan Wood yang menjelaskan kategori iklan cetak baik dari segi naskah maupun visualnya berdasarkan klasifikasi headline, subheadline, bodycopy, flash, baseline, ilustrasi, teknik ilustrasi, warna dan daya tarik pesan dari sebuah iklan. Tipe yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan metode penelitian analisis isi yang bertujuan untuk mendeskripsikan kecenderungan strategi kreatif yang ada pada iklan-iklan farmasi berdasarkan elemen copywriting dan visual serta daya tarik pesan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh iklan farmasi pada majalah INTISARI mulai bulan Januari-Desember 2006 dengan menggunakan total sampling dalam teknik pengambilan sampelnya. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa pada iklan suplemen, elemen copy yaitu headline cenderung menggunakan Directive headline (33,33%), cenderung menggunakan Subheadline (75%), Bodycopy cenderung menggunakan Straight-line copy (75%), cenderung tidak menggunakan flash (66,67%) dan cenderung menggunakan baseline (91,67%). Daya tarik pesannya cenderung menggunakan daya tarik rasional (91,67%). Pada elemen visual yaitu, cenderung menggunakan show the product (33,33%), teknik ilustrasi cenderung menggunakan photography (66,67%), warna dominan dan warna tema pada iklan suplemen cenderung menggunakan warna putih (33,33%). Pada iklan jamu, dari elemen copywriting yaitu headline cenderung menggunakan Directive headline (44,44%), cenderung tidak menggunakan Subheadline (66,67%), Bodycopy cenderung menggunakan picture and caption copy (55,56%), cenderung menggunakan flash (55,56%) dan cenderung menggunakan baseline (66,67%). Daya tarik pesannya cenderung menggunakan daya tarik rasional (66,67%). Pada elemen visual yaitu, cenderung menggunakan show the product (66,67%), teknik ilustrasi cenderung menggunakan photography (100%), warna dominan dan warna tema pada iklan suplemen cenderung menggunakan warna hijau (44,44%). Sedangkan untuk iklan obat-obatan, pada elemen copywriting yaitu headline cenderung menggunakan Slogan/Label/Logo headline (47,06%), cenderung menggunakan Subheadline (52,94%), Bodycopy cenderung menggunakan Straight-line copy (47,06%), cenderung tidak menggunakan flash (46,47%) dan cenderung menggunakan baseline (76,47%). Daya tarik pesannya cenderung menggunakan daya tarik rasional (70,59%). Pada elemen visual yaitu, cenderung menggunakan show the product (52,94%), teknik ilustrasi cenderung menggunakan photography (82,35%), warna dominan dan warna tema pada iklan suplemen cenderung menggunakan warna biru (41,18%).

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FK/IKL. 08 069
Call Number: SK/08/108
NIM/NIDN Creators: 04302-005
Uncontrolled Keywords: strategi kreatif, iklan farmasi, majalah intisari
Divisions: Fakultas Ilmu Komunikasi > Periklanan dan Komunikasi pemasaran
Depositing User: Admin Perpus UMB
Date Deposited: 05 Jan 2009 18:05
Last Modified: 05 Jun 2017 05:23
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/28718

Actions (login required)

View Item View Item