Analisis kekuatan campuran ACWC (asphalt concrete wearing course) dgn bahan tambah abu batu bata (fly ash)

Hartanto, Danu (2009) Analisis kekuatan campuran ACWC (asphalt concrete wearing course) dgn bahan tambah abu batu bata (fly ash). S1 thesis, Universitas Mercu Buana.

[img] Text (FULL SKRIPSI)
files177758053665.pdf
Restricted to Registered users only

Download (951kB)

Abstract

Di Indonesia, batubara merupakan bahan bakar utama selain solar (diesel fuel) yang telah umum digunakan pada banyak industri, dari segi ekonomis batu bara jauh lebih hemat dibandingkan solar. Dari segi kuantitas batu bara termasuk cadangan energi fosil terpenting bagi Indonesia. Jumlahnya sangat berlimpah, mencapai puluhan milyar ton. Jumlah ini sebenarnya cukup untuk memasok kebutuhan energi listrik hingga ratusan tahun ke depan. Batu bara dibakar dan hasil dari pembakaran tersebut menghasilkan abu, yang disebut abu batu bara atau FLY ASH. abu batu bara dalam campuran aspal dapat mengisi daerah kosong (rongga-rongga) antara aspal dengan agregat sehingga dapat meningkatkan mutu aspal yang juga akan meningkatkan mutu abu batu bara sendiri.sehingga dapat direkomendasikan untuk perkerasan pada jalan Sebelum melakukan pemeriksaan dan pengujian di Laboratorium dilakukan persiapan penyediaan bahan atau material. Agregat yang digunakan adalah agregat yang memenuhi gradasi standar dari Bina Marga untuk Asphalt Concrete Wearing Course (ACWC). Bahan pengikat yang digunakan adalah aspal keras penetrasi 60/70. Bahan filler yang digunakan adalah Semen, yang fungsinya sebagai bahan pengisi. Dan bahan tambah yang di gunakan adalah abu batu bara, Metode yang digunakan untuk mengetahui karakteristik campuran adalah metode marshall, sedangkan untuk mengetahui kekuatan (stabilitas) mengunakan metode marshall dengan lama perendaman 30 menit, 24 jam, 3 hari dan 7 hari dengan suhu 60 C . Dan stabilitas awal yang digunakan adalah stabilitas perendaman 30 menit. Beberapa karakteristik campuran yang dapat diperoleh dari hasil pengujian dengan alat marshall antara lain stabilitas (Stability), kelelehan (Flow), kekakuan (Marshall Quotient), rongga dalam campuran (Void In Mix), dan rongga dalam agregat (Void In Mineral Agregat). Dalam hal tugas akhir ini diharapkan bisa menyatakan campuran dengan bahan tambah abu batu bara yang lebih baik dari aspek stabilitas (Stability). Melalui analisa hasil uji laboratorium, dari sampel yaitu campuran aspal dengan bahan tambah abu batu bara. Untuk bahan tambah abu batu bara hasi yang didapat dari pengujian stabilits Dari hasil pengujian didapat nilai kadar aspal optimum yang nilainya = 7.5 %, pada kadar abu batu bara inilah keseluruhan syarat parameter Marshall bisa terpenuhi. Adapun yang di dapat pada pengujian Stabilitas pada tiap perendaman yang nilai terbesar didapat pada kadar abu batu bara 3% dengan masing-masing perendaman 30 menit yang nilainya =2549.18 kg, 24 jam yang nilainya = 2378.48 kg, 3 hari =1327.23 kg, sedangkan pada perendaman 7 hari yang nilainya =1200.33. terpenuhi standar persyaratan minimum beton aspal campur panas dengan minimum yang nilainya =800 kg.Didapat dari keseluruhan nilai maksimum pada kadar abu Batu bara 3% dengan perendaman 30 menit dengan nilai maksimum = 2549.18 kg. Nilai IKS (indeks kekuatan sisa) yang didapat Pada Kadar abu batu bara 3 % = 93.30 %. Hasil ini masih memenuhi peryaratan bina marga/SNI (yaitu kekuatan sisa minimal 75 % pada perendaman 24 jam pada suhu 600 C). pada kadar abu batu bara 6 %, didapat nilai =90.79 %.pada kadar abu batu bara 9 % didapat nilai 94.08 %.pada kadar abu batu bara 12 % didapat nilai = 67 %.dan pada kadar abu batu bara 15 % didapat nilai 102 %. Kata kunci : ACWC, Campuran beraspal, Uji Marshall, Filler Abu batu bara, Stabiltas

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FTSP/SIP. 09 040
Call Number: STSP/09/092
NIM/NIDN Creators: 01103-002
Uncontrolled Keywords: ACWC, Campuran beraspal, Uji Marshall, Filler Abu batu bara, Stabiltas
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Admin Perpus UMB
Date Deposited: 07 Dec 2009 10:50
Last Modified: 24 Oct 2022 04:04
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/25369

Actions (login required)

View Item View Item